Berita Terkini
Trending Tags

DPRD-Bupati Madiun Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Sertifikasi Aset Jadi PR

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
  • visibility 47
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rapat paripurna DPRD Kabupaten Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun bersama Pemerintah Kabupaten Madiun menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Madiun, Senin (27/7/2026).

Kesepakatan tersebut menjadi penutup pembahasan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025. Meski pendapatan daerah melampaui target, besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp210,94 miliar menjadi perhatian utama DPRD untuk diperbaiki pada tahun anggaran berikutnya.

Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Madiun, Rudi Triswahono, menyampaikan realisasi pendapatan daerah tahun 2025 mencapai Rp2,172 triliun atau 102,87 persen dari target sebesar Rp2,111 triliun.

Dari capaian tersebut, Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi sebesar Rp448,25 miliar atau 102,27 persen dari target, sedangkan pendapatan transfer mencapai Rp1,723 triliun atau 103,03 persen.

Sementara itu, realisasi belanja dan transfer mencapai Rp2,105 triliun atau 93,34 persen dari anggaran sebesar Rp2,255 triliun. Rinciannya meliputi belanja operasi sebesar Rp1,481 triliun, belanja modal Rp199,34 miliar, belanja tidak terduga Rp7,63 miliar, serta transfer Rp416,74 miliar.

Dari sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan terealisasi Rp147,40 miliar, sedangkan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp3,49 miliar. Kondisi tersebut menghasilkan surplus anggaran sebesar Rp67,03 miliar dan pembiayaan netto Rp143,90 miliar sehingga SiLPA tahun anggaran 2025 tercatat sebesar Rp210,94 miliar.

Dalam sambutannya, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyebut pembahasan Raperda telah selesai sesuai jadwal. Ia menegaskan pemerintah daerah akan menindaklanjuti sejumlah rekomendasi DPRD.

Beberapa catatan yang menjadi perhatian antara lain percepatan sertifikasi aset daerah, penyelesaian persoalan Perumda Objek Wisata Umbul, serta penyesuaian alokasi belanja wajib sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.

Hari Wuryanto mengungkapkan salah satu pekerjaan rumah terbesar Pemkab Madiun adalah menyelesaikan sertifikasi aset yang masih menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Menurutnya, dari sekitar 8.000 aset milik daerah, kini tersisa sekitar 400 aset yang belum bersertifikat.

“Yang belum bersertifikat tinggal sekitar 400 aset. Tetapi prosesnya membutuhkan penelitian yang sangat teliti agar memiliki kepastian hukum. Jangan sampai setelah bersertifikat justru muncul persoalan baru,” ujar Bupati yang akrab disapa Hari Wur kepada wartawan usai rapat.

Image Not Found
DPRD dan Pemkab Madiun sepakati Raperda APBD 2025. Foto : Tova-Sinergia

Ia menjelaskan, kendala utama berasal dari penelusuran riwayat kepemilikan lahan yang melibatkan ahli waris maupun asal-usul aset.

“Ada beberapa yang harus ditelusuri ahli warisnya dan asal-usul tanahnya. Itu yang membuat proses sertifikasi membutuhkan waktu,” katanya.

Terkait berbagai rekomendasi DPRD dalam pembahasan LKPJ APBD 2025, Hari memastikan seluruh masukan akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah.

“Semua rekomendasi dari DPRD kami sepakati untuk ditindaklanjuti, termasuk terkait perubahan anggaran maupun penyelesaian persoalan Perumda Umbul,” ucapnya.

Menanggapi sorotan mengenai besarnya SiLPA, Hari menilai kondisi tersebut tidak lepas dari kepatuhan pemerintah daerah terhadap regulasi pengelolaan keuangan.

Ia mengatakan sejumlah kegiatan harus ditunda karena tidak memungkinkan dilaksanakan pada tahun berjalan apabila berpotensi melanggar aturan, terutama untuk program yang bukan bersifat tahun jamak (multi-years).

“Daripada melanggar regulasi, lebih baik kami menyesuaikan dengan aturan. Namun kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas dan akan kami lanjutkan pada anggaran berikutnya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono menekankan agar besarnya SiLPA tidak kembali terulang pada tahun anggaran berikutnya.

“Kami berharap SiLPA tahun depan jangan terlalu besar. Tahun ini harus benar-benar menjadi evaluasi agar perencanaan dan pelaksanaan anggaran lebih optimal,” kata Fery.

Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Madiun segera menindaklanjuti berbagai temuan BPK, terutama yang berkaitan dengan penyelesaian aset daerah.

“Pengurusan aset dan seluruh temuan BPK harus segera diselesaikan agar tidak menjadi persoalan yang berulang,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Bersama Duta Besar India Bahas Kolaborasi Wujudkan Kota Maju dan Mendunia

    Pemkot Madiun Bersama Duta Besar India Bahas Kolaborasi Wujudkan Kota Maju dan Mendunia

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya Pemerintah Kota Madiun untuk mewujudkan visi Madiun Maju dan Mendunia kembali mendapat dukungan dari komunitas internasional. Kali ini, giliran Duta Besar India untuk Indonesia, Shri Sandeep Chakravorty, yang mengunjungi Kota Madiun pada Senin (21/07/2025). Kunjungan tersebut menjadi momen penting untuk mempererat hubungan bilateral sekaligus menjajaki peluang kerja sama lintas […]

    Bagikan
  • Bulog Madiun Targetkan Serapan Gabah 100.120 Ton dan Jagung 10.105 Ton di Tahun 2026

    Bulog Madiun Targetkan Serapan Gabah 100.120 Ton dan Jagung 10.105 Ton di Tahun 2026

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Cabang Madiun mulai melakukan penyerapan terhadap gabah dan beras hasil panen petani. Tidak hanya komoditi padi, Bulog juga menyerap untuk komoditi jagung di wilayah Kota/Kabupaten Madiun serta Ngawi. Tahun 2026 ini, target serapan gabah Bulog Madiun mencapai 100.120 ton serta jagung 10.105 ton. “Target Kantor cabang Madiun ini […]

    Bagikan
  • Hadiri Bumi Reog Berdzikir, Emil Dardak : PSHT Konsisten Menjaga Solidaritas Dan Kebersamaan

    Hadiri Bumi Reog Berdzikir, Emil Dardak : PSHT Konsisten Menjaga Solidaritas Dan Kebersamaan

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Suasana Alun-alun Kabupaten Ponorogo dipenuhi lantunan dzikir dan doa dalam kegiatan Bumi Reog Berdzikir yang digelar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Ponorogo, Pusat Madiun, Minggu (28/12/2025). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, yang menyampaikan apresiasinya terhadap kekompakan dan nilai persaudaraan warga PSHT. Emil menyebut kehadirannya […]

    Bagikan
  • Pria Tusuk Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Kabur Usai Dihadang Warga

    Pria Tusuk Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Kabur Usai Dihadang Warga

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 601
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Peristiwa penganiayaan terjadi di sebuah rumah di Jalan Munggut Arum, Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Selasa (18/8/2026) malam. Seorang pria bernama Totok diduga menusuk istri sirinya, Widya, dan anak perempuan korban yang masih di bawah umur inisial N. Kedua korban mengalami luka akibat senjata tajam dan langsung dievakuasi warga ke […]

    Bagikan
  • Meriahnya Festival Barongsai di Kota Madiun, Sambut Tahun Baru Imlek 2025 dengan Penuh Warna.

    Meriahnya Festival Barongsai di Kota Madiun, Sambut Tahun Baru Imlek 2025 dengan Penuh Warna.

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam memperingati imlek Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kota Madiun menyelenggarakan festival Barongsai pada Senin (28/01/2025). Ratusan warga Kota Madiun tumpah ruah memadati jalan area festival untuk menyaksikan kemeriahan Festival Barongsai. Acara ini yang semula diadakan pada hari Senin sore (27/01/2025) harus di tunda karena terkendala cuaca.  Ketua FOBI Kota […]

    Bagikan
  • Ilut Belum Ditemukan, Sang Ibu : Anak Saya Masih Hidup

    Ilut Belum Ditemukan, Sang Ibu : Anak Saya Masih Hidup

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pencarian Ilut Apriliani, remaja penyandang disabilitas yang dilaporkan hilang di hutan Desa Lembean Wetan, Kecamatan Lembean, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terus dilakukan hingga Minggu (11/5/2025). Memasuki hari ketiga, keberadaan Ilut masih belum diketahui meskipun ratusan personel gabungan telah dikerahkan. Sekitar 200 petugas dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, relawan, dan warga menyisir hutan […]

    Bagikan
expand_less