Viral! Maling Bertopeng Plastik Bobol Minimarket di Ngawi, Rokok Rp30 Juta Raib
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 14
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ngawi – Aksi pembobolan minimarket kembali terjadi di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Kali ini pelaku menjalankan aksinya dengan cara tak biasa, yakni menutupi kepala menggunakan tas atau kantong plastik hitam untuk menghindari identifikasi kamera pengawas (CCTV).
Peristiwa tersebut terjadi di sebuah minimarket di Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 23.51 WIB. Rekaman CCTV memperlihatkan seorang pria masuk ke area kasir dan berupaya mencari uang di dalam laci. Namun, setelah mendapati laci kasir dalam keadaan kosong, pelaku beralih mengincar barang dagangan bernilai tinggi.
Dalam rekaman yang sama, pelaku terlihat memanjat meja kasir untuk merusak atau mematikan kamera CCTV agar aksinya tidak terekam lebih lanjut. Setelah merasa situasi aman, pelaku menggasak seluruh rokok yang tersimpan di etalase serta sejumlah barang berharga lainnya.
Kerugian akibat aksi pencurian tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp30 juta. Pelaku kemudian melarikan diri sesaat setelah alarm minimarket berbunyi.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, polisi menduga aksi tersebut dilakukan lebih dari satu orang. Pelaku masuk ke dalam minimarket melalui sisi bangunan dengan menggunakan tangga sederhana yang terbuat dari sebatang kayu. Setelah berhasil memanjat, pelaku menjebol plafon dan masuk ke dalam bangunan, sementara rekannya diduga bertugas mengawasi situasi di sekitar lokasi.

Aksi pencurian baru diketahui pada Selasa (28/7/2026) pagi saat karyawan datang untuk membuka toko. Mereka mendapati kondisi minimarket telah berantakan, laci kasir terbuka, plafon berlubang, serta seluruh stok rokok di etalase raib. Temuan tersebut kemudian langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Karyawan minimarket, Andrean Bagus Rahmandika, mengatakan kondisi toko sudah dalam keadaan acak-acakan saat pertama kali dibuka. Selain laci kasir yang terbuka, seluruh rokok di etalase telah hilang dan ditemukan bekas plafon yang dijebol pelaku.
“Saat kami membuka toko, kondisinya sudah acak-acakan. Laci kasir terbuka, rokok di etalase habis, dan plafon sudah dijebol. Kerugiannya diperkirakan sekitar Rp30 juta,” ujarnya.
Kapolsek Ngawi Kota AKP Jais Bintoro mengatakan pihaknya bersama Tim Identifikasi Polres Ngawi telah melakukan olah TKP dan mendalami rekaman CCTV untuk mengungkap identitas pelaku.
“Kami langsung mendatangi lokasi bersama Tim Identifikasi Polres Ngawi. Rekaman CCTV masih kami dalami. Barang yang dicuri berupa rokok dan sejumlah barang berharga lainnya,” kata AKP Jais Bintoro.
Dalam olah TKP, petugas memeriksa sejumlah titik, mulai dari area meja kasir, etalase rokok, hingga plafon yang dijebol pelaku. Polisi juga mengamankan sebatang kayu yang diduga digunakan sebagai alat untuk memanjat dinding minimarket.
Selain itu, penyidik mengumpulkan rekaman CCTV dari sekitar lokasi kejadian guna menelusuri jejak para pelaku. Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku yang diduga merupakan komplotan spesialis pembobol minimarket. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez




