Berita Terkini
Trending Tags

Mobil Pickup Terbakar di Area Pemecah Batu Ponorogo, Pemilik Diduga Kabur dan Belum Diketahui

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
  • visibility 106
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Identitas pemilik mobil terbakar masih misterius. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Sebuah mobil pickup hangus terbakar di area usaha pemecah batu di Desa Karanglo Kidul, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Rabu pagi (29/7/2026). Hingga kini, identitas pemilik kendaraan maupun penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Mobil tersebut ditemukan terbakar di halaman usaha pemecah batu milik Dwi Cahyo (43). Dwi mengaku baru mengetahui kejadian itu setelah menerima telepon dari saudaranya saat dirinya masih berada di rumah di Madiun.

Mendapat kabar tersebut, Dwi langsung meminta keluarganya untuk mengecek lokasi. Saat ia tiba di tempat kejadian, api sudah berhasil dipadamkan.

“Saya ditelepon saudara kalau ada kebakaran. Lalu saya telepon kakak untuk melihat ke sini tadi. Ada mobil terbakar, tapi saya tidak tahu itu mobil milik siapa,” ujar Dwi.

Dari rekaman kamera pengawas (CCTV) yang masih dapat diakses, mobil pikap tersebut terlihat memasuki area usaha sekitar pukul 06.00 WIB dalam kondisi normal dan belum terbakar. Namun, CCTV yang mengarah ke bagian belakang lokasi tidak menyimpan rekaman, sehingga rangkaian peristiwa sebelum kebakaran tidak dapat diketahui secara pasti.

Dwi juga mengungkapkan bahwa lokasi usahanya relatif sepi pada pagi hari. Menurutnya, kondisi tersebut diduga sering dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan aktivitas tertentu.

“Saya menduga bukan sekali ini saja. Di sini kelihatannya sepi, mungkin dimanfaatkan untuk hal-hal yang tidak baik,” jelasnya.

Meski demikian, dugaan tersebut masih sebatas perkiraan dan belum dapat dipastikan. Dwi menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada aparat kepolisian untuk mengungkap penyebab kebakaran serta mengidentifikasi pemilik kendaraan yang hingga kini belum diketahui. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pergeseran Pejabat, Bupati Madiun Tegaskan Merotasi ASN Bukan Karena Sesuatu

    Pergeseran Pejabat, Bupati Madiun Tegaskan Merotasi ASN Bukan Karena Sesuatu

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan pergeseran sejumlah pejabat memang akan dilakukan. Hanya saja tetap melalui tahapan regulasi di Kemendagri. Terpenting rotasi memang dibutuhkan untuk kekompakan kabinet Harmonis Bersahaja. “Sudah kita perintahkan BKD untuk koordinasi dengan Kemendagri. Yang jelas merotasi ASN harus sesuai kebutuhan, kompetensi dan hal itu jangan sampai karena […]

    Bagikan
  • Bejat! Polisi Ringkus Pria Ngrayun Cabuli Anak di Bawah Umur Selama Tiga Tahun

    Bejat! Polisi Ringkus Pria Ngrayun Cabuli Anak di Bawah Umur Selama Tiga Tahun

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi bejat seorang pria paruh baya asal Kecamatan Ngrayun, Ponorogo, akhirnya terungkap. Pelaku berinisial SR (51) ditangkap polisi atas dugaan mencabuli seorang siswi perempuan selama tiga tahun, sejak 2022 hingga awal 2025. Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengungkapkan, kasus ini terkuak setelah korban mengikuti kegiatan renungan di sekolah. “Korban lalu […]

    Bagikan
  • Tanpa Pasien, Ambulans Desa Oleng dan Hantam Pagar Rumah Warga

    Tanpa Pasien, Ambulans Desa Oleng dan Hantam Pagar Rumah Warga

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah ambulans siaga desa mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Selasa (6/1/2026) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena kendaraan dalam kondisi tanpa pasien. Ambulans jenis Suzuki APV milik Desa Koripan, Kecamatan Bungkal, itu dikemudikan Saiful Ipung (40). Kendaraan […]

    Bagikan
  • 427 Hektar Lahan Pertanian Terendam Banjir, Petani Terpaksa Tanam Ulang

    427 Hektar Lahan Pertanian Terendam Banjir, Petani Terpaksa Tanam Ulang

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Dampak banjir beberapa waktu lalu sejumlah tanaman padi yang baru berusia 7-21 hari terancam gagal tanam. Genangan air yang masih ada mengancam kondisi tanaman padi. Data menyebut sekitar 427 hektar lahan tanaman padi terendam banjir. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Ngawi Supardi menjelaskan, dampak hujan deras di wilayah […]

    Bagikan
  • Belasan Kambing Warga Dagangan Madiun Mati Diduga Diserang Hewan Buas

    Belasan Kambing Warga Dagangan Madiun Mati Diduga Diserang Hewan Buas

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Warga Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dibuat resah oleh serangkaian kematian ternak kambing yang diduga diserang hewan buas. Sedikitnya 15 ekor kambing dilaporkan mati, sementara puluhan lainnya mengalami luka serius akibat gigitan. Peristiwa ini terjadi di tiga desa, yakni Desa Ngranget, Padas, dan Segulung, dalam kurun waktu dua pekan terakhir. […]

    Bagikan
  • Lebih dari 13 Ribu Pelajar di Magetan Alami Gangguan Mata, Penggunaan Gadget Berlebihan Jadi Sorotan

    Lebih dari 13 Ribu Pelajar di Magetan Alami Gangguan Mata, Penggunaan Gadget Berlebihan Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tingginya penggunaan perangkat elektronik di kalangan anak-anak dan remaja mulai berdampak pada kesehatan mata. Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan mencatat lebih dari 13.000 pelajar tingkat SD hingga SMA mengalami gangguan penglihatan yang sebagian besar memerlukan koreksi menggunakan kacamata. Data tersebut diperoleh dari hasil skrining kesehatan mata yang dilakukan Dinas Kesehatan Magetan sepanjang […]

    Bagikan
expand_less