Berita Terkini
Trending Tags

Krisis Air Bersih Meluas di Ngawi, Enam Desa Bergantung Bantuan BPBD

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
  • visibility 97
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BPBD Ngawi distribusikan air ke enam desa terdampak. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Krisis air bersih mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, seiring musim kemarau yang menyebabkan banyak sumber air mengering. Hingga Senin (3/8/2026), tercatat enam desa di empat kecamatan terdampak, yakni Bringin, Pitu, Kasreman, dan Ngawi. Dampaknya ribuan warga mulai bergantung pada bantuan distribusi air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi.

Kondisi paling parah terjadi di Desa Cantel dan Desa Ngancar, Kecamatan Pitu. Di kawasan pinggiran hutan tersebut, sebagian besar sumur warga dilaporkan telah mengering selama sekitar tiga bulan terakhir.

Di Dusun Kaligede, Desa Ngancar, warga kini hanya mengandalkan satu titik sumber air yang berada di lubang dasar sungai. Debit air yang tersisa sangat terbatas sehingga tidak mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat.

Air dari dasar sungai tersebut hanya dimanfaatkan untuk mandi, mencuci, dan kebutuhan ternak. Sementara untuk memasak dan air minum, warga harus berjalan kaki menuju rumah-rumah yang sumurnya masih memiliki cadangan air.

Salah seorang warga, Suyati, mengatakan warga harus bergantian mengambil air secara hati-hati agar air yang tersisa tidak keruh.

“Mengambilnya pakai gayung pelan-pelan dan bergantian supaya airnya tidak kotor. Air itu hanya untuk mencuci dan mandi,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Suwati yang setiap hari terpaksa turun ke sungai untuk memenuhi kebutuhan dasar. Sedangkan air minum diperoleh dengan meminta kepada warga lain yang sumurnya masih mengeluarkan air.

“Kalau untuk mencuci dan mandi kami ke sungai. Untuk air minum, kami minta ke warga yang sumurnya masih ada air,” katanya.

Merespons kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Ngawi mulai menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah terdampak. Pada Senin (3/8/2026), sebanyak 5.500 liter air bersih didistribusikan ke Dusun Kaligede. Penyaluran serupa juga dilakukan ke sejumlah dusun di enam desa terdampak, di antaranya Desa Kenongorejo, Ngancar, Cantel, Kiyonten, dan Karangtengah Prandon.

Petugas BPBD Kabupaten Ngawi, Yudha Herlambang, mengatakan permintaan bantuan air bersih terus berdatangan sejak awal Agustus seiring semakin meluasnya dampak kekeringan.

“Saat ini sudah ada permintaan dropping air dari sejumlah dusun di enam desa. Penyaluran kami lakukan sejak kemarin dengan kapasitas satu tangki sekitar 5.500 liter air,” jelasnya.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Ngawi, wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan pada tahun ini mencakup 11 dusun di 11 desa yang tersebar di lima kecamatan, yakni Sine, Pitu, Kasreman, Bringin, dan Ngawi.

BPBD telah memulai distribusi air bersih sejak Sabtu (1/8/2026) dan memastikan penyaluran akan terus dilakukan secara bertahap sesuai permintaan dari pemerintah desa. Masyarakat di wilayah terdampak juga diimbau menggunakan air secara hemat agar kebutuhan dasar tetap dapat terpenuhi hingga musim hujan tiba. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rocky Gerung: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Nalar, Bukan Sekadar Kemarahan

    Rocky Gerung: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Nalar, Bukan Sekadar Kemarahan

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Filsuf Rocky Gerung mengingatkan bahwa kritik terhadap pemerintah akan memiliki nilai lebih apabila disampaikan dengan argumentasi akademis, bukan sekadar luapan emosi. Menurutnya, tradisi berpikir kritis harus menjadi fondasi gerakan mahasiswa maupun masyarakat sipil dalam mengawal jalannya pemerintahan. Pandangan tersebut disampaikan Rocky Gerung saat menjadi pembicara dalam Soekarno Talk In yang digelar […]

    Bagikan
  • Aksi Balap Liar di Jiwan Digagalkan Polisi, Honda Jazz hingga Motor Racing Disita

    Aksi Balap Liar di Jiwan Digagalkan Polisi, Honda Jazz hingga Motor Racing Disita

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Satlantas Polres Madiun Kota menggagalkan dugaan aksi balap liar di kawasan SPBU Teguhan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Kamis (7/5/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 2 mobil dan dua sepeda motor modifikasi balap jenis Yamaha Jupiter. Penindakan bermula saat Regu 1 piket jaga malam yang dipimpin Aiptu Andik menerima laporan […]

    Bagikan
  • Target Investasi Kabupaten Madiun 2026 Dipatok Rp. 3 Triliun, 4 Perusahaan Besar Siap Masuk

    Target Investasi Kabupaten Madiun 2026 Dipatok Rp. 3 Triliun, 4 Perusahaan Besar Siap Masuk

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menargetkan realisasi investasi sebesar Rp. 3 triliun pada tahun 2026. Target tersebut meningkat Rp.500 miliar dibandingkan target investasi tahun 2025 yang berada di angka Rp. 2,5 triliun. Kepala DPMPTSP Kabupaten Madiun, Anang Sulistijono, mengatakan peningkatan target itu didasarkan […]

    Bagikan
  • 206 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Madiun Resmi Berbadan Hukum

    206 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Madiun Resmi Berbadan Hukum

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menyatakan seluruh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang tersebar di 206 desa dan kelurahan telah resmi berbadan hukum. Penyelesaian legalitas ini menandai langkah strategis dalam penguatan ekonomi desa melalui wadah koperasi. “Per tanggal 25 kemarin, sudah 100 persen. Jadi 206 KDMP sudah terbentuk dan seluruhnya telah memiliki […]

    Bagikan
  • Lansia Hilang Saat Buang Sampah Di Pinggir Sungai, Ditemukan Meninggal berjarak 1 Km 

    Lansia Hilang Saat Buang Sampah Di Pinggir Sungai, Ditemukan Meninggal berjarak 1 Km 

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun— Seorang lanjut usia bernama Sami (70), warga Desa Golan, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang usai membuang sampah di tepi sungai, Minggu (25/1/2026). Korban ditemukan pada Senin pagi (26/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di pinggiran sungai dekat rimbunan bambu, berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi awal korban diduga […]

    Bagikan
  • Jasad Sosok Pria Ditemukan Hanyut di Sungai Bengawan Madiun

    Jasad Sosok Pria Ditemukan Hanyut di Sungai Bengawan Madiun

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga Kota Madiun digemparkan oleh penemuan sesosok mayat tanpa identitas yang hanyut di aliran Sungai Bengawan Madiun, Minggu (07/12/2025) malam. Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan sekitar pukul 22.50 WIB oleh warga yang melihat tubuh mengapung terbawa arus. Mendapat laporan itu, tim gabungan BPBD Kota Madiun bersama TNI dan Polri langsung […]

    Bagikan
expand_less