Berita Terkini
Trending Tags

300 Satlinmas Kota Madiun Dilatih Tanggap Kebakaran, Jadi Garda Awal Hadapi Keadaan Darurat

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 54
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
300 Satlinmas Kota Madiun ikuti pelatihan kebakaran. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 300 personel Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) se-Kota Madiun mendapat pelatihan tanggap kebakaran di GOR Wilis, Selasa (11/8/2026). Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Madiun memperkuat kemampuan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat, khususnya kebakaran. Pelatihan digelar dengan melibatkan Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Madiun.

Para personel Satlinmas diberikan edukasi mengenai pencegahan kebakaran hingga langkah awal yang dapat dilakukan ketika terjadi kebakaran skala kecil di lingkungan masyarakat. Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, pelatihan tersebut penting karena Satlinmas merupakan unsur yang berada dekat dengan masyarakat dan dapat bergerak lebih awal ketika terjadi keadaan darurat.

“Ini kan tanggap darurat. Kalau beberapa kali kita melatih secara internal, hari ini saya menginstruksikan kepada Satpol, Damkar, untuk melatih masyarakat, dalam hal ini Satlinmas,” ujarnya.

Menurut Bagus, Satlinmas ke depan akan semakin banyak dilibatkan dalam berbagai kegiatan, terutama yang berkaitan dengan kedaruratan. Hal itu tidak lepas dari sejumlah kejadian yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir, mulai dari kebakaran hingga kemunculan hewan yang berpotensi membahayakan masyarakat.

Dengan pelatihan tersebut, Satlinmas diharapkan mampu memberikan respons awal sembari menunggu petugas Satpol PP dan Damkar tiba di lokasi. “Setidaknya Satlinmas membantu di awal sambil menunggu kedatangan rekan-rekan dari Satpol Damkar. Sehingga materi hari ini sangat penting,” katanya.

Image Not Found
Pelatihan perkuat respons awal menghadapi kebakaran. Foto : Kris-Sinergia

Bagus juga meminta agar materi pelatihan tidak berhenti di GOR Wilis. Pelatihan serupa diharapkan kembali digelar di tingkat kecamatan sehingga kemampuan personel Satlinmas semakin terasah.

“Materi-materi ini teman-teman Satlinmas bisa sangat menguasai. Nanti akan diulang di kecamatan-kecamatan untuk mengingatkan lagi bagaimana cara penggunaan alat dan bagaimana apabila terjadi kondisi tertentu Satlinmas ini bergerak,” jelasnya.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Madiun Agus Purwo Widagdo mengatakan, peran Satlinmas dalam penanganan kebencanaan tidak hanya sebatas membantu ketika kejadian berlangsung. Mereka juga memiliki peran penting dalam mitigasi dan pencegahan. Saat terjadi kebakaran, Satlinmas diharapkan mampu membantu melokalisasi wilayah serta mengetahui cara menggunakan peralatan yang tersedia di lokasi.

“Bagaimana pada saat mitigasi, kemudian bagaimana apabila terjadi kejadian, ini bisa melokalisir wilayah. Teman-teman setidaknya sudah tahu bagaimana cara menggunakan alat-alat yang ada di lokasi,” kata Agus.

Ia menyebut pelatihan tersebut diikuti sekitar 300 Satlinmas dari seluruh wilayah Kota Madiun. Setelah pelatihan tingkat kota, kegiatan serupa direncanakan berlanjut di tiga kecamatan. Harapannya, seluruh Satlinmas memiliki pengetahuan dasar mengenai pencegahan maupun penanganan awal kebakaran dalam skala kecil.

Agus mengungkapkan, sepanjang 2026 hingga saat ini tercatat sudah ada sekitar 60 kejadian kebakaran di wilayah Kota Madiun. Bahkan, pada periode Juli hingga Agustus saja terdapat sekitar 18 kejadian. Menurutnya, pola kebakaran belakangan ini mulai banyak terjadi di area perkebunan atau lahan terbuka yang kondisinya kering.

Sementara untuk kebakaran di permukiman, penyebab yang sering ditemukan berkaitan dengan aktivitas rumah tangga, terutama penggunaan kompor. Sedangkan di tempat usaha dan pertokoan, korsleting listrik menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai.

“Untuk yang sekarang trennya satu bulan terakhir ini kebakaran di kebun-kebun,” ungkap Agus.

Kondisi cuaca yang kering selama musim kemarau turut meningkatkan risiko api cepat membesar. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api. Agus secara khusus mengimbau masyarakat tidak membakar sampah di kebun maupun lahan kosong.

Menurutnya, sebagian kejadian kebakaran dipicu aktivitas pembakaran yang ditinggalkan sebelum api benar-benar padam. “Jangan membakar sampah di kebun. Apalagi cuaca sekarang lagi kering, akhirnya sampah-sampah mudah sekali tersulut api,” tegasnya.

Ia menambahkan, masyarakat yang terlanjur melakukan pembakaran juga harus memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi. Bara yang masih tersisa dapat kembali membesar dan memicu kebakaran.

Untuk itu, melalui pelatihan Satlinmas dan sosialisasi kepada masyarakat, Satpol PP dan Damkar Kota Madiun berharap pencegahan dapat dilakukan sejak dini. Bagi Damkar, semakin sedikit kejadian kebakaran menjadi salah satu indikator keberhasilan dalam menjalankan fungsi pencegahan.

“Keberhasilan kita itu kan tidak banyaknya kebakaran. Semakin sedikit kebakaran, itu indikator kinerja kita,” pungkas Agus. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWI Jatim Lantik Kepengurusan PWI Madiun Raya Periode 2025-2028

    PWI Jatim Lantik Kepengurusan PWI Madiun Raya Periode 2025-2028

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Madiun Raya resmi berganti. Hal itu sesuai dengan hasil Konferensi III dan Pelantikan yang digelar di Hotel Aston Madiun yang dihadiri langsung oleh Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim dan Wakil Ketua Bidang Organisasi, Machmud Suhermono pada Kamis (04/12/2025). Turut hadir Wakil Wali Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Retakan Tanah Makin Parah di Madiun, Tim Kaji Cepat Pemprov Jatim Temukan Pondasi Rumah Mulai Turun

    Retakan Tanah Makin Parah di Madiun, Tim Kaji Cepat Pemprov Jatim Temukan Pondasi Rumah Mulai Turun

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Fenomena retakan tanah di Dusun Morosowo, Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, menjadi perhatian serius tim kaji cepat Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Retakan tersebut dilaporkan merusak sejumlah rumah warga dan menyebabkan sebagian pondasi mengalami penurunan. Pada Jumat (07/11/2025), tim gabungan dari Departemen Teknik Geologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Dinas […]

    Bagikan
  • Laptop Berisi Data Kerja Raib, Pemkab Magetan Evaluasi Sistem Keamanan Perkantoran

    Laptop Berisi Data Kerja Raib, Pemkab Magetan Evaluasi Sistem Keamanan Perkantoran

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus pencurian tujuh laptop dan satu hard disk di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan tidak hanya menimbulkan kerugian materiil. Hilangnya perangkat kerja tersebut juga berpotensi mengganggu aktivitas pemerintahan karena sebagian data pekerjaan pegawai diduga ikut hilang. Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Magetan, Hendrawan Prastawa Adhi, menjelaskan perangkat yang dicuri […]

    Bagikan
  • TPA Winongo Bakal Jadi Kebun Buah, Solusi untuk Ketahanan Pangan 

    TPA Winongo Bakal Jadi Kebun Buah, Solusi untuk Ketahanan Pangan 

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, mempunyai gebrakan baru, yaitu dengan memanfaatkan gunung sampah yang ada di TPA Winongo menjadi gunung buah dan piramida. Gebrakan ini menjadi sebuah konsep pertanian perkotaan yang menggabungkan pertanian produktif dengan penanganan sampah berkelanjutan. Menurut Maidi, seluruh tanaman dan infrastruktur penanaman telah siap. Buah-buahan tidak ditanam langsung […]

    Bagikan
  • Ansar Rasidi Ramaikan Bursa Calon Sekda Magetan, Ini Kata Wali Kota Maidi

    Ansar Rasidi Ramaikan Bursa Calon Sekda Magetan, Ini Kata Wali Kota Maidi

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bursa calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan mulai mengerucut. Dari delapan nama yang lolos seleksi administrasi, satu di antaranya berasal dari luar daerah yakni Ansar Rasidi, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Madiun. Selain Ansar, tujuh pejabat internal Pemkab Magetan juga masuk daftar peserta yang melaju ke tahap berikutnya. […]

    Bagikan
  • Soal Dugaan Pungli, Komite SMAN 2 Mejayan Klaim Jika Sumbangan Sukarela, Bukan Paksaan

    Soal Dugaan Pungli, Komite SMAN 2 Mejayan Klaim Jika Sumbangan Sukarela, Bukan Paksaan

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Komite SMAN 2 Mejayan, Kabupaten Madiun, akhirnya buka suara menanggapi keluhan sejumlah orang tua siswa terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang dikenakan kepada wali murid. Ketua Komite, Atik Prihartatik, menegaskan bahwa tidak ada unsur paksaan dalam penarikan dana yang dimaksud. Menurut Atik, sumbangan yang diminta bersifat sukarela dan digunakan untuk […]

    Bagikan
expand_less