Berita Terkini
Trending Tags

Bupati Madiun Pastikan Tahun 2027 Porsi ADD tetap 20 %, Tekankan Program Ketahanan Pangan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 66
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun pastikan ADD tetap 20 persen pada 2027. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto memastikan alokasi Dana Desa (ADD) sebesar 20 persen tetap diberikan kepada seluruh desa di Kabupaten Madiun pada 2027. Komitmen itu disampaikan saat Sarasehan Penyelarasan RPJMD Kabupaten Madiun dengan perencanaan desa dalam rangka penyusunan RKPDes 2027.

Kegiatan tersebut diikuti puluhan aparatur pemerintahan desa, mulai dari kepala desa, sekretaris desa hingga Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Penyelarasan perencanaan dilakukan agar program pembangunan desa sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Madiun dalam mewujudkan visi Madiun Bersahaja.

“ADD tetap komitmen kita berikan 20 persen, jangan khawatir. Kita sudah jelas,” kata Hari Wuryanto Rabu (12/8/2026).

Orang nomer satu di Kabupaten Madiun itu juga  mengatakan, penyelarasan RPJMD dan RPJMDes menjadi penting karena kondisi fiskal pemerintah daerah yang terbatas. Dengan perencanaan yang terintegrasi, anggaran di tingkat kabupaten maupun desa diharapkan dapat digunakan lebih efektif dan tepat sasaran.

“Kalau kita tidak sinkron, nanti kurang bisa efisien. Kami berharap kegiatan ini betul-betul bisa dilaksanakan dengan baik, sehingga dampaknya kepada masyarakat bisa dirasakan,” ujarnya.

Ketahanan Pangan Jadi Prioritas

Menurutnya, salah satu program utama yang perlu diselaraskan hingga tingkat desa adalah ketahanan pangan. Program tersebut dinilai penting untuk mendukung upaya mewujudkan swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain pangan, pemerintah juga mendorong desa memperkuat program di sektor pendidikan dan kesehatan.

“Yang utamanya adalah mulai dari ketahanan pangan untuk berswasembada. Kemudian program kita supaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mulai dari pendidikan dan kesehatan juga kita fokuskan,” jelasnya.

Bupati yang akrab disapa Mas Hari Wur itu menekankan, ketahanan pangan harus menjadi perhatian karena ketersediaan pangan berkaitan langsung dengan ketenangan dan kesejahteraan masyarakat.

“Wong iki nek wis enek panganane, ayem,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hari juga meminta aparatur desa tidak bersikap masa bodoh terhadap berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

Menurutnya, perkembangan demokrasi menuntut pemerintah desa terbuka terhadap kritik dan aspirasi warga. Setiap masukan harus direspons secara proporsional dan demokratis.

Ia juga meminta sejumlah kebutuhan dasar masyarakat masuk dalam skala prioritas perencanaan desa, di antaranya penanganan rumah tidak layak huni (RTLH), program satu pohon, pipanisasi, dukungan bagi guru PAUD dan TK, rehabilitasi jalan akses ekonomi, serta pengelolaan keuangan dan aset desa.

“Jangan masa bodoh terhadap permasalahan di masyarakat. Apapun kritik dan aspirasi masyarakat harus kita tanggapi dengan sikap demokratis,” pesannya.

Hari juga mengingatkan aparatur desa agar tidak alergi terhadap perkembangan teknologi. Di tengah era digitalisasi, pemerintah desa dituntut mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi untuk menunjang pelayanan masyarakat.

Ia meminta aparatur desa terus belajar dan mengikuti perkembangan teknologi, namun tetap menggunakannya secara bijak.

Hari juga mengingatkan agar aparatur desa tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial.

Selain itu, ia memberikan peringatan tegas terkait judi online dan pinjaman online. Menurutnya, aparatur desa harus menjaga perilaku serta rekam digital karena aktivitas di ruang digital dapat terlacak melalui sistem.

“Jangan sekali-kali coba-coba kalau mau aman dan tidur nyenyak. Jejak digital terekam jelas melalui sistem,” tegasnya.

Menghadapi 2027, Hari meminta para kepala desa tetap fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia juga menyinggung kepala desa yang masa jabatannya memasuki periode lanjutan pada 2027.

Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama pemerintah desa.

“Yang penting mereka melayani masyarakat dengan baik, mereka harusnya tetap lanjut,” pungkas Hari. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisruh Perceraian di Madiun Berujung Eksekusi Rumah

    Kisruh Perceraian di Madiun Berujung Eksekusi Rumah

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pengadilan Agama Kabupaten Madiun mengeksekusi sebuah bangunan rumah di Desa Jiwan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, pada Senin (28/04/2025). Tindakan eksekusi ini merupakan buntut dari perceraian antara Edi Prastyo dan Tutik Rofiati. Eksekusi berdasarkan permohonan yang diajukan Edi Prastyo melalui perkara Nomor: 2/Pdt.Eks/2025/PA.Kab.Mn. Bangunan yang dibongkar merupakan rumah permanen satu lantai […]

    Bagikan
  • HGN 2025, Bupati Madiun Dorong Guru Lebih Adaptif Hadapi Era Digital dan Tantangan Sosial Baru

    HGN 2025, Bupati Madiun Dorong Guru Lebih Adaptif Hadapi Era Digital dan Tantangan Sosial Baru

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Peringatan Hari Guru Nasional di Kabupaten Madiun menjadi momentum penguatan kualitas pendidik di tengah perubahan zaman. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa guru dituntut untuk tidak terpaku pada hal-hal yang tidak produktif serta harus mampu beradaptasi dengan dinamika pendidikan modern. Hal itu ia sampaikan saat memimpin upacara peringatan Hari Guru Nasional […]

    Bagikan
  • Tim Gibran Center Tinjau SPPG Lembeyan Kulon, Tindak Lanjuti Dugaan Kasus Keracunan MBG

    Tim Gibran Center Tinjau SPPG Lembeyan Kulon, Tindak Lanjuti Dugaan Kasus Keracunan MBG

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tim Gibran Center Magetan melakukan kunjungan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, pada Senin (27/10/2025). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari dugaan kasus keracunan makanan yang sebelumnya menimpa sejumlah siswa di wilayah tersebut. Namun, dalam kunjungan tersebut, tim Gibran Center belum diizinkan untuk melihat secara […]

    Bagikan
  • Petani Madiun Keluhkan Sawah Tercemar Limbah Diduga dari SPPG

    Petani Madiun Keluhkan Sawah Tercemar Limbah Diduga dari SPPG

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Petani di Desa Sumberejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, mengeluhkan sawah mereka tercemar limbah sisa makanan. Limbah tersebut diduga berasal dari aktivitas pencucian milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Assalam. Limbah berupa air sisa cucian makanan itu mengalir ke lahan pertanian warga dan menimbulkan bau menyengat. Podo, salah satu petani mengatakan […]

    Bagikan
  • Damkar Ponorogo Evakuasi Sarang Tawon Vespa Raksasa Di Pekarangan Warga Babadan

    Damkar Ponorogo Evakuasi Sarang Tawon Vespa Raksasa Di Pekarangan Warga Babadan

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Desa Lembah, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, digegerkan dengan temuan sarang tawon vespa berukuran besar di kebun belakang rumah milik Bambang Eko Winarto, Selasa (28/10). Sarang tawon yang menempel di atas pohon mangga itu berpotensi membahayakan warga karena berada di lingkungan padat penduduk. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Ponorogo langsung diterjunkan ke […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Siap Awasi Sasaran Program MBG bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita

    Pemkot Madiun Siap Awasi Sasaran Program MBG bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bakal melakukan pengawasan terhadap distribusi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MGB). Apalagi, Kota Madiun ditunjuk oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) dan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk simulasi MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui hingga balita non PAUD. Hal itu bagian dari upaya untuk mencukupi […]

    Bagikan
expand_less