Minggu, 25 Okt 2026
Trending Tags

DPRD dan Pemkab Ponorogo Sepakati KUA-PPAS 2027, Infrastruktur hingga Pelayanan Dasar Jadi Prioritas

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • visibility 190
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab dan DPRD Ponorogo sepakati KUA-PPAS 2027. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo bersama DPRD menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat paripurna DPRD Ponorogo, Kamis (13/8/2026). Dengan kesepakatan itu, pembahasan selanjutnya akan masuk pada penyusunan dan pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Ponorogo Tahun Anggaran 2027.

Wakil Ketua DPRD Ponorogo Anik Suharto mengatakan, pembahasan KUA-PPAS telah dilakukan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan mempertimbangkan kebutuhan pembangunan sekaligus kemampuan keuangan daerah.

Untuk tahun 2027, terdapat sejumlah sektor yang menjadi perhatian dalam arah kebijakan pembangunan. Tema pembangunan yang disepakati yakni akselerasi pemerataan dan pemberdayaan ekonomi sektor strategis, investasi, industri, serta pelayanan dasar yang didukung infrastruktur berkualitas.

Di sektor infrastruktur, DPRD mendorong agar pemerintah daerah memprioritaskan pemeliharaan dan perbaikan jalan serta jembatan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Pemeliharaan dan perbaikannya perlu menjadi perhatian dan didukung anggaran yang memadai,” kata Anik.

Selain infrastruktur, sektor perhubungan juga menjadi perhatian. DPRD meminta dilakukan meterisasi penerangan jalan umum (PJU) untuk mencegah potensi kebocoran pembayaran.

Penataan parkir juga didorong melalui kajian terhadap titik-titik parkir. Langkah tersebut diikuti dengan penertiban kendaraan angkutan barang yang melebihi batas dimensi dan berat yang diizinkan.

Pada sektor kebencanaan, DPRD meminta usulan anggaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), khususnya belanja tidak terduga (BTT), dapat dipenuhi.

Sementara di bidang kesehatan, dukungan anggaran juga diarahkan untuk RSUD Bantarangin, terutama dalam penyediaan fasilitas penunjang pelayanan.

DPRD berharap penguatan fasilitas RSUD Bantarangin tidak hanya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Fasilitas olahraga turut masuk dalam prioritas. Peningkatan sarana Stadion Batoro Katong, gedung olahraga hingga kolam renang didorong agar dapat dimanfaatkan masyarakat secara aman dan nyaman.

Di sektor pendidikan, perhatian diarahkan pada peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru madrasah diniyah. DPRD juga mendorong pemerataan jumlah guru melalui regrouping sekolah.

Sementara dari sisi aparatur pemerintahan, pengembangan kompetensi, pelatihan serta penerapan manajemen talenta berbasis meritokrasi juga menjadi bagian dari arah kebijakan.

Pemkab dan DPRD juga memasukkan kebutuhan pembangunan sarana gedung perpustakaan daerah, perekaman KTP untuk mendukung pembentukan lima desa baru, pengamanan aset daerah hingga penanganan persoalan sampah.

Untuk meningkatkan pendapatan daerah, strategi yang disepakati antara lain melalui inovasi, intensifikasi pajak dan retribusi, digitalisasi pembayaran serta optimalisasi aset daerah yang memiliki nilai ekonomis.

“Peningkatan PAD perlu dilakukan dengan inovasi dan optimalisasi potensi yang sudah dimiliki daerah. Digitalisasi pembayaran juga penting agar pelayanan lebih mudah sekaligus memperkuat tata kelola penerimaan,” ujar Anik.

Selain KUA-PPAS 2027, rapat paripurna juga menyepakati Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026. DPRD dan Pemkab Ponorogo sepakat memperkuat pengawasan internal maupun eksternal guna mencegah pemborosan anggaran.

Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengatakan, KUA menjadi bagian penting dalam menjabarkan rencana pembangunan tahunan daerah yang dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

“KUA dan PPAS ini menjadi pegangan agar program yang direncanakan dapat disusun sesuai prioritas pembangunan dan kemampuan keuangan daerah,” kata Lisdyarita.

Setelah nota kesepakatan KUA-PPAS ditandatangani, tahapan penyusunan anggaran selanjutnya masuk pada pembahasan rancangan APBD 2027.

Lisdyarita berharap seluruh tahapan pembahasan dapat berjalan tepat waktu sesuai ketentuan.

“Kita berharap kesepakatan hari ini dapat ditindaklanjuti dengan baik pada pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun 2026 dan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun 2027. Dengan demikian seluruh tahapan dapat berjalan tepat waktu sesuai ketentuan,” pungkasnya. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hujan Deras dan di Sertai Angin Kencang Porak Porandakan Belasan Rumah dan Kandang Sapi

    Hujan Deras dan di Sertai Angin Kencang Porak Porandakan Belasan Rumah dan Kandang Sapi

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Madiun pada Sabtu sore (21 Desember 2024), menyebabkan belasan rumah di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebonsari, mengalami kerusakan. Tidak hanya rumah, sebuah kandang sapi milik kelompok peternak warga juga roboh akibat cuaca ekstrem tersebut. Angin kencang yang datang secara tiba-tiba mengakibatkan kerusakan parah […]

    Bagikan
  • Bapanas dan Satgas Pangan Pantau Stabilitas Harga Beras di Kota Madiun

    Bapanas dan Satgas Pangan Pantau Stabilitas Harga Beras di Kota Madiun

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Pangan Bareskrim Polri, Ditkrimsus Polda Jawa Timur, Satgas Pangan Kota Madiun, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi dan Kota Madiun, serta Dinas Perdagangan Provinsi dan Kota Madiun, melakukan monitoring pengendalian harga beras di Kota Madiun, Jumat (24/10/2025). Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko […]

    Bagikan
  • Relokasi Kios ke Dalam Terminal Purboyo Berbuah Manis, Omzet Pedagang Naik 100 Persen

    Relokasi Kios ke Dalam Terminal Purboyo Berbuah Manis, Omzet Pedagang Naik 100 Persen

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Para pedagang di Terminal Tipe A Purboyo Madiun kini bisa tersenyum. Setelah bertahun-tahun berjualan di luar kawasan terminal, kini kios mereka telah direlokasi ke dalam area terminal. Kebijakan tersebut memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan penghasilan para pedagang. Sudah tiga minggu kios-kios baru tersebut berdiri di dalam terminal dan para pedagang […]

    Bagikan
  • Aduan Proyek RPH Manguharjo Masuk DPRD Kota Madiun, Komisi III Siapkan Verifikasi

    Aduan Proyek RPH Manguharjo Masuk DPRD Kota Madiun, Komisi III Siapkan Verifikasi

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Proyek pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) di Kecamatan Manguharjo menuai sorotan. Pada Kamis (30/4/2026), perwakilan organisasi masyarakat Squad Nusantara mengadukan hasil pembangunan tahap I kepada Komisi III DPRD Kota Madiun. Ketua Komisi III DPRD Kota Madiun, Nur Salim, mengatakan laporan tersebut berasal dari elemen masyarakat dan mencakup sejumlah aspek, mulai dari […]

    Bagikan
  • Lagi, Petani di Madiun Tewas Tersengat Jebakan Tikus Listrik

    Lagi, Petani di Madiun Tewas Tersengat Jebakan Tikus Listrik

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sarno (61) warga Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, ditemukan tewas di area persawahan setelah tersengat aliran listrik dari jebakan tikus. Peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (10/5/2025) sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, korban diduga terpeleset ketika hendak menanam padi di sawah milik warga bernama Supriyono. Menurut […]

    Bagikan
  • Polisi Menduga Bayi Mengapung Dibuang 2 Hari Sebelum Ditemukan

    Polisi Menduga Bayi Mengapung Dibuang 2 Hari Sebelum Ditemukan

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Madiun | Peristiwa penemuan jasad bayi yang mengapung ditengah sungai sono pada Kamis siang ( 09/01/2025) menarik simpati publik. Pihak kepolisian yang mendatangi lokasi kejadian di Desa Tiron Kecamatan Madiun Kabupaten Madiun Jawa Timur telah mengevaluasi jawab balita itu sekitar pukul 15.0 WIB. Usai dievakuasi tim identifikasi dari Satreskrim Polres Madiun langsung […]

    Bagikan
expand_less