Pidato Kenegaraan Prabowo, Magetan Fokus Perkuat Pangan, Pendidikan dan Ekonomi Desa
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 50
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan bersama DPRD dan jajaran Forkopimda mengikuti pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui Rapat Paripurna Istimewa DPRD Magetan, Jumat (14/8/2026).
Pidato Presiden dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Jakarta menyoroti sejumlah agenda strategis, antara lain swasembada pangan, kemandirian energi, penguatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bagi Magetan, sejumlah agenda tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan pembangunan daerah. Salah satunya sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat.
Selain pangan, program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) juga menjadi perhatian. Pemerintah daerah didorong memastikan koperasi tidak sekadar terbentuk secara kelembagaan, tetapi mampu menjadi penggerak ekonomi desa dan membantu pemasaran produk lokal.
Program Sekolah Rakyat juga menjadi bagian dari agenda yang perlu dikawal. Pemkab Magetan sebelumnya menyiapkan fasilitas untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, terutama dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, program MBG yang telah berjalan di Magetan juga membutuhkan pengawasan agar pelaksanaannya tepat sasaran, memenuhi standar keamanan pangan, sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat.
Plt Ketua DPRD Magetan H. Suyatno mengatakan peringatan HUT ke-81 RI harus menjadi momentum memperkuat semangat mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.
“Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya sekadar perayaan memperingati suatu peristiwa bersejarah, tapi sekaligus menanamkan rasa semangat yang tidak pernah padam dari pendiri bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur,” ujar Suyatno.
Pidato kenegaraan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi pemerintah daerah agar kebijakan nasional dapat diterjemahkan menjadi program yang berdampak langsung. Mulai dari menjaga produktivitas pertanian, menguatkan ekonomi desa, memperluas akses pendidikan hingga memastikan program pemenuhan gizi berjalan efektif.
Dengan demikian, semangat HUT ke-81 RI tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata di tingkat daerah. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez



