Semarak HUT ke-81 RI, Warga Desa Kuwu Madiun Tampilkan Kreativitas dalam Pawai Budaya
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 104
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun — Ratusan warga Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, tumpah ruah mengikuti pawai budaya untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tak sekadar menjadi tontonan, kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan kecintaan sekaligus menjaga warisan budaya lokal di tengah perubahan Desa Kuwu yang mulai berkembang sebagai kawasan industri.
Pawai budaya tersebut diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), LPMD, kelompok masyarakat dari seluruh dusun, lembaga desa, perguruan pencak silat, hingga warga Desa Kuwu.
Masing-masing kontingen yang berasal dari kelompok RW dan dusun menampilkan atraksi dengan beragam kreativitas. Busana, kesenian, hingga penampilan khas masyarakat dikemas semarak sehingga membuat suasana pawai semakin meriah.
Penjabat (Pj) Kepala Desa Kuwu, Fajar Lumaksono, mengatakan kegiatan tersebut mengusung tema “Desa Kuwu Bersatu, Berkarya & Berbudaya”.
Menurut Fajar, tema tersebut menjadi pesan bahwa perkembangan desa menuju kawasan industri tidak boleh membuat masyarakat meninggalkan akar budaya yang telah diwariskan para leluhur.
“Desa Kuwu yang sekarang mulai beralih menjadi desa industri, tetap dan akan selalu melestarikan budaya-budaya warisan leluhur kita,” kata Fajar.

Pawai budaya dimulai dari lapangan yang berada di dekat Kantor Desa Kuwu. Peserta kemudian bergerak menyusuri rute yang melewati seluruh dusun di wilayah Desa Kuwu.
Pemilihan rute tersebut sekaligus menjadi cara pemerintah desa agar kemeriahan peringatan kemerdekaan dapat dirasakan masyarakat secara luas. Warga di setiap dusun dapat menyaksikan langsung berbagai penampilan yang dibawa masing-masing kontingen.
Fajar menegaskan, penyelenggaraan pawai budaya di tingkat desa bukan semata untuk memeriahkan HUT ke-81 RI. Lebih dari itu, pemerintah desa ingin mengajak seluruh elemen masyarakat mengambil bagian dalam upaya mempertahankan kebudayaan lokal.
“Pemerintah desa mengajak seluruh elemen masyarakat dan seluruh warga Desa Kuwu untuk terus melestarikan kebudayaan kita,” ujarnya.
Di tengah geliat pembangunan dan perubahan sosial yang berlangsung di Desa Kuwu, pawai budaya menjadi pengingat bahwa kemajuan desa tidak harus menghapus identitas lokal. Kreativitas warga justru menjadi jembatan untuk merawat tradisi sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat dalam merayakan kemerdekaan. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez



