Berita Terkini
Trending Tags

Kapolres Madiun Kumpulkan Bhabinkamtibmas, Singgung Soal Jebakan Tikus Beraliran Listrik

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
  • visibility 104
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kapolres Madiun Kumpulkan Bhabinkamtibmas, Kab. Madiun, 5/2/2025, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Madiun – Kapolres Madiun, AKBP Mohammad Zainur Rofik memberikan pengarahan kepada para Bhabinkamtibmas Polres Madiun yang digelar di Gedung Bhayangkara Polres Madiun, Rabu (5/2/2025). 179 personil Bhabinkamtibmas dinilai menjadi ujung tombak kepolisian di tingkat desa/kelurahan. Kapolres Madiun juga menyinggung permasalahan yang berkaitan dengan jebakan tikus beraliran listrik di persawahan.

AKBP Mohammad Zainur Rofik mengatakan seluruh Bhabinkamtibmas agar menyampaikan kepada para petani di desa binaan terkait bahaya penggunaan jebakan tikus yang dialiri listrik. Metode tersebut sangat berbahaya dan telah menyebabkan banyak korban jiwa. 

“Berikan imbauan kepada para petani agar tidak memasang jebakan tikus listrik. Sebab risiko dari jebakan tikus listrik di sawah ini sangat besar. Tak jarang orang lain atau pemilik sawah yang menjadi korban tersengat arus listrik jebakan tikus di sawahnya sendiri,” jelas AKBP M. Zainur Rofik.

Image Not Found
Kapolres Madiun Kumpulkan Bhabinkamtibmas, Kab. Madiun, 5/2/2025, Foto : Istimewa

Lebih lanjut, Bhabinkamtibmas dapat mensosialisasikan kepada para petani cara-cara yang lebih aman dalam mengendalikan hama pertanian tanpa membahayakan keselamatan manusia.

“Jangan sampai ada korban jiwa berikutnya akibat jebakan tikus listrik ini. Jadi harus terjun ke lapangan melakukan himbauan dan arahan kepada para petani” pungkasnya.

Dalam arahannya, Kapolres menekankan dengan semangat pengabdian yang tinggi, diharapkan peran Bhabinkamtibmas semakin optimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Madiun. 

Dana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • BEJAT! Pimpinan Ponpes Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri, 6 Masih Anak di Bawah Umur

    BEJAT! Pimpinan Ponpes Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri, 6 Masih Anak di Bawah Umur

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – JYD (55), pimpinan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Raden Wijaya di Desa Pulosari, Kecamatan Jambon, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan terhadap belasan santri laki-laki yang menjadi anak didiknya sendiri. JYD diamankan petugas Polres Ponorogo pada Senin (18/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB langsung dari pondok pesantren miliknya. Pengamanan dilakukan menyusul […]

    Bagikan
  • Dua Rombongan Umrah Angkatan 64 Sindo Wisata Tiba Dengan Penuh Syukur di Kota Madinah

    Dua Rombongan Umrah Angkatan 64 Sindo Wisata Tiba Dengan Penuh Syukur di Kota Madinah

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia – Alhamdulillah, kurang lebih 9 jam berada di pesawat, 2 rombongan umrah Sindo Wisata Madiun Haji Ulul Azmi tiba di Kota Nabi, Madinah al-Munawwarah. Perasaan bahagia dan penuh syukur pun terpancar dari jemaah umrah Sindo Wisata angkatan 64. Hari pertama tiba dimanfaatkan jemaah untuk melaksanakan sholat di Masjid Nabawi. Selain itu, sesuai jadwal dari […]

    Bagikan
  • Pohon Pasang Tumbang Tutup Total Jalan Sarangan–Cemorosewu, Akses Sempat Lumpuh

    Pohon Pasang Tumbang Tutup Total Jalan Sarangan–Cemorosewu, Akses Sempat Lumpuh

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah pohon pasang berdiameter sekitar 90 sentimeter tumbang dan menutup total akses Jalan Raya Sarangan–Cemorosewu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, pada Sabtu (15/11/2025) sekitar pukul 06.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kasi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Magetan, Eka Wahyudi, menjelaskan bahwa hujan berintensitas ringan yang mengguyur wilayah Plaosan […]

    Bagikan
  • 13 Tahun Berkuasa, Sekda Ponorogo Tumbang Usai OTT KPK! 

    13 Tahun Berkuasa, Sekda Ponorogo Tumbang Usai OTT KPK! 

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Setelah lebih dari satu dekade menduduki kursi Sekretaris Daerah (Sekda), masa jabatan Agus Pramono akhirnya berakhir. Pergantian ini terjadi setelah kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi pada November tahun lalu, yang turut menyeret sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, termasuk Bupati Non Aktif Sugiri Sancoko. […]

    Bagikan
  • Akses Dusun Ngukir Madiun Kembali Terbuka Usai Longsor, Gotong Royong TNI dan Warga Jadi Kunci

    Akses Dusun Ngukir Madiun Kembali Terbuka Usai Longsor, Gotong Royong TNI dan Warga Jadi Kunci

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Akses jalan di Dusun Ngukir, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, yang sempat tertutup longsor selama satu hari, kini telah kembali terbuka dan dapat dilalui warga, Rabu (8/4/2026). Jalan tersebut memiliki peran vital bagi masyarakat setempat. Selain menjadi penghubung antarwilayah, akses ini juga merupakan jalur utama untuk aktivitas harian seperti menuju […]

    Bagikan
  • Progres Pengerjaan Baru 10 persen, Gedung Sekolah Rakyat terus Dikebut

    Progres Pengerjaan Baru 10 persen, Gedung Sekolah Rakyat terus Dikebut

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo– Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Ponorogo terus dikebut. Meski baru dimulai beberapa hari lalu, proses renovasi gedung bekas Sentra Industri di Jalan Trunojoyo itu ditargetkan selesai pada akhir Juli 2025. Hingga Senin (7/7/2025), progres pembangunan baru mencapai sekitar 10 persen. Belum terlihat adanya sekat untuk ruang kelas maupun asrama siswa. Selain itu, […]

    Bagikan
expand_less