Diduga Korsleting Listrik, Rumah di Banjarsari Madiun Ludes Terbakar
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 47
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Kebakaran melanda sebuah rumah di Desa Banjarsari, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Senin (24/8) malam. Api melahap rumah milik Sulasmi hingga menghanguskan sejumlah barang berharga serta menyebabkan tiga ekor kambing mati.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun, Andy Koerniawan, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada Senin malam sekitar pukul 23.32 WIB.
“Petugas kemudian menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 23.49 WIB. Pemadaman dan pembasahan langsung dilakukan hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.10 WIB,” kata Andy.
Peristiwa itu pertama kali diketahui warga sekitar. Salah seorang saksi, Sumarjono, yang baru pulang dari warung, mendengar suara benda seperti roboh dari arah rumah korban.
Saat keluar untuk mencari sumber suara, Sumarjono melihat api telah keluar dari bagian atap rumah sebelah kanan.
Ia kemudian mengajak warga lain, Efendi Prasetyo, untuk memeriksa kondisi rumah. Keduanya berusaha masuk dengan mendobrak pintu depan.
Namun, bagian dalam rumah telah dipenuhi asap dan kobaran api. Bersama warga sekitar, mereka sempat berupaya memadamkan api menggunakan ember berisi air. Upaya tersebut tidak berhasil karena api semakin membesar.
“Api kemudian berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar Kabupaten Madiun dengan dibantu warga dan personel kepolisian, sehingga tidak merembet ke rumah warga di sekitar lokasi,” ujar Andy.

Petugas menerjunkan satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil suplai air untuk menangani kebakaran tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, kebakaran diduga dipicu hubungan arus pendek atau korsleting listrik.
Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban manusia. Namun, tiga ekor kambing milik korban dilaporkan mati akibat kebakaran.
Sejumlah barang juga hangus terbakar, di antaranya dua sepeda motor jenis Supra dan GL Max, 12 karung beras, kulkas, dua unit televisi, tiga meja, tiga lemari, serta empat kasur.
Kerugian material akibat kebakaran itu diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta. Setelah proses pemadaman dan pembasahan selesai dilakukan, kondisi di lokasi kembali aman dan tertib. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez



