Berita Terkini
Trending Tags

Atasi Sampah dari 15 Kecamatan, Lahan TPA Kaliabu Akan Dikelola Pemkab Madiun untuk TPST

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 75
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kawasan TPA Kaliabu sisi selatan akan dibangun TPST LSDA dari Pemerintah Pusat. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menyatakan siap menerima program pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) melalui Local Service Delivery Improvement Project (LSDP). Fasilitas yang akan dibangun di kawasan TPA Kaliabu, Kecamatan Mejayan, itu diproyeksikan untuk menangani timbulan sampah dari 15 kecamatan di Kabupaten Madiun.

Kesiapan tersebut mengemuka saat tim Desk LSDP dari pemerintah pusat melakukan peninjauan langsung ke lokasi calon pembangunan TPST di TPA Kaliabu.

Tim tersebut terdiri dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Lingkungan Hidup, Bappenas, serta perwakilan Bank Dunia sebagai pendukung pendanaan program.

Direktur Perencanaan, Evaluasi, dan Informasi Pembangunan Daerah Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Iwan Kurniawan, mengatakan Kabupaten Madiun telah masuk dalam daftar 30 daerah yang akan mendapatkan program LSDP setelah melalui proses seleksi dan asesmen kesiapan.

Pembangunan TPST di TPA Kaliabu diproyeksikan menjadi salah satu langkah Pemkab Madiun untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah, khususnya dari wilayah yang masuk dalam cakupan pelayanan fasilitas tersebut.

Iwan mengatakan teknologi pengolahan yang direncanakan membutuhkan suplai minimal 100 ton sampah per hari. Sampah tersebut akan diolah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) yang memiliki nilai ekonomi.

Image Not Found
Lahan TPA Kaliabu disiapkan untuk pembangunan TPST LSDP. Foto : Tova-Sinergia

“PU tadi melihat tingkat kekerasan lahan yang akan dibangun TPST. Kemudian kami juga menanyakan apakah suplai sampah ke sini sudah sampai 100 ton. Karena teknologi yang akan dibangun kapasitasnya minimal 100 ton,” ujarnya.

Kapasitas pasokan tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting karena TPST dirancang tidak sekadar sebagai lokasi pembuangan sampah, melainkan fasilitas pengolahan yang menghasilkan produk RDF.

“Seratus ton sampah itu untuk bisa menghasilkan RDF yang tentunya mempunyai nilai ekonomis untuk dijual,” kata Iwan.

Program LSDP tidak hanya mencakup pembangunan TPST dan penyediaan mesin pengolahan sampah. Bantuan juga direncanakan menyasar sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

Mulai dari pengadaan alat angkut dan transportasi sampah, pembangunan hanggar, mesin pengolahan, hingga penguatan kelembagaan dan edukasi kepada masyarakat.

“Jadi dari hulu sampai hilir. Ada infrastruktur, alat angkut, transportasi, hanggar, mesin, kemudian juga penguatan kelembagaan dan edukasi masyarakat,” kata Iwan.

Pemkab Madiun sebelumnya menyiapkan dua alternatif lokasi pembangunan TPST, yakni kawasan TPA Kaliabu dan lokasi TPST di Bangunsari, Kecamatan Dolopo.

Namun, TPA Kaliabu kini dipilih sebagai calon lokasi pembangunan fasilitas pengolahan sampah terpadu melalui program LSDP.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun, Muhammad Zahrowi, mengatakan pemilihan lokasi tersebut telah disesuaikan dengan persyaratan program.

Menurut dia, salah satu syarat utama program LSDP adalah status lahan harus merupakan aset milik pemerintah daerah.

Image Not Found
TPST Kaliabu ditargetkan kelola sampah 15 kecamatan. Foto : Tova-Sinergia

“Berangkat dari awal, program ini kita ikuti sejak 2024. Kaitannya dengan lahan, prinsipnya sesuai syarat dan kriteria program LSDP, itu adalah aset Pemerintah Kabupaten,” ujar Zahrowi.

Pemkab Madiun menyiapkan lahan sekitar dua hektare di kawasan TPA Kaliabu untuk pembangunan TPST.

Lokasi tersebut dipilih setelah melalui tahapan desk secara daring maupun tatap muka, yang kemudian dilanjutkan dengan kunjungan tim teknis pemerintah pusat dan perwakilan Bank Dunia.

“Secara area, kondisi TPA yang sekarang ada sudah mendekati overload. Ini coba kita kembangkan dengan teknologi pengolahan,” katanya.

Melalui pembangunan TPST di TPA Kaliabu, Pemkab Madiun berharap persoalan sampah dari 15 kecamatan, Selain mengurangi beban TPA yang mulai mendekati kapasitas maksimal, fasilitas tersebut juga diharapkan mampu memiliki nilai ekonomi. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imbas Angin Kencang, Sejumlah Pohon di Kota Madiun Roboh ke Jalan hingga Timpa Kabel PLN

    Imbas Angin Kencang, Sejumlah Pohon di Kota Madiun Roboh ke Jalan hingga Timpa Kabel PLN

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda wilayah Madiun dan sekitarnya pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 13.40 WIB. Hal ini sesuai prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang dikeluarkan beberapa waktu lalu terkait potensi angin kencang sejumlah wilayah di Jawa Timur. Hal ini dampak dari munculnya bibit siklon tropis […]

    Bagikan
  • Posisi Hilal Minus 1 Derajat, Awal Ramadan 1447 H Belum Terlihat di Ponorogo

    Posisi Hilal Minus 1 Derajat, Awal Ramadan 1447 H Belum Terlihat di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 519
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Kabupaten Ponorogo menggelar rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah, Selasa (17/2/2026). Pemantauan hilal dilaksanakan di Balai Rukyah Ibnu Syatir, Pondok Pesantren Pondok Pesantren Al-Islam Joresan, Kecamatan Mlarak. Sejak pukul 16.00 WIB, petugas Kemenag bersama sejumlah pihak terkait telah bersiaga di lokasi yang berada […]

    Bagikan
  • Modus Pecah Kaca Mobil, Tas dan Uang Rp. 2 Juta Warga Magetan Raib

    Modus Pecah Kaca Mobil, Tas dan Uang Rp. 2 Juta Warga Magetan Raib

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah mobil yang diparkir di tepi Jalan Seno, Kelurahan Tambran, menjadi sasaran pencurian dengan modus pecah kaca pada Selasa malam (18/3/2023). Peristiwa ini menimpa Eva, warga Jalan Yos Sudarso Kelurahan Sukowinangun, yang kehilangan dua tas berisi keperluan sekolah anaknya, buku tabungan, dan uang tunai sekitar Rp. 2 juta. Wingin Nursalim (60), […]

    Bagikan
  • Pengendara Motor di Ngawi Tewas Usai Tabrak Truk Bermuatan Tebu

    Pengendara Motor di Ngawi Tewas Usai Tabrak Truk Bermuatan Tebu

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 514
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Ngawi–Bojonegoro, tepatnya di Desa Ngawi Purba, Kecamatan Ngawi, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi setelah menabrak truk bermuatan tebu dari arah berlawanan ketika mencoba menyalip sejumlah kendaraan di depannya. Korban diketahui bernama Sugianto (44), warga Desa Majasem, […]

    Bagikan
  • DPRD Kota Madiun Segera Panggil RSI Siti Aisyah Terkait Konflik Sosial dengan Warga

    DPRD Kota Madiun Segera Panggil RSI Siti Aisyah Terkait Konflik Sosial dengan Warga

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun bakal memanggil manajemen RSI Siti Aisyah Kota Madiun menyusul polemik pembangunan gedung baru 7 lantai yang dikeluhkan warga. Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, mengatakan bahwa pemanggilan akan dijadwalkan dalam waktu dekat usai uji publik Raperda inisiatif tahap I tahun 2026 tentang bantuan keuangan […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Tinjau Pos Pantau dan Pos Pelayanan Mudik Lebaran 2025

    Bupati Madiun Tinjau Pos Pantau dan Pos Pelayanan Mudik Lebaran 2025

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sepekan jelang hari raya Idul Fitri 1446 H, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun, melakukan peninjauan pos pantau dan pos pelayanan arus mudik Lebaran 2025 pada Selasa sore (25/03/2025). Pos pantau dan pelayanan yang ditinjau diantaranya Jiwan, Dumpil, Caruban serta Saradan. Bupati dan […]

    Bagikan
expand_less