Sabtu, 17 Okt 2026
Trending Tags

Atasi Sampah dari 15 Kecamatan, Lahan TPA Kaliabu Akan Dikelola Pemkab Madiun untuk TPST

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • visibility 241
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kawasan TPA Kaliabu sisi selatan akan dibangun TPST LSDA dari Pemerintah Pusat. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menyatakan siap menerima program pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) melalui Local Service Delivery Improvement Project (LSDP). Fasilitas yang akan dibangun di kawasan TPA Kaliabu, Kecamatan Mejayan, itu diproyeksikan untuk menangani timbulan sampah dari 15 kecamatan di Kabupaten Madiun.

Kesiapan tersebut mengemuka saat tim Desk LSDP dari pemerintah pusat melakukan peninjauan langsung ke lokasi calon pembangunan TPST di TPA Kaliabu.

Tim tersebut terdiri dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Lingkungan Hidup, Bappenas, serta perwakilan Bank Dunia sebagai pendukung pendanaan program.

Direktur Perencanaan, Evaluasi, dan Informasi Pembangunan Daerah Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Iwan Kurniawan, mengatakan Kabupaten Madiun telah masuk dalam daftar 30 daerah yang akan mendapatkan program LSDP setelah melalui proses seleksi dan asesmen kesiapan.

Pembangunan TPST di TPA Kaliabu diproyeksikan menjadi salah satu langkah Pemkab Madiun untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah, khususnya dari wilayah yang masuk dalam cakupan pelayanan fasilitas tersebut.

Iwan mengatakan teknologi pengolahan yang direncanakan membutuhkan suplai minimal 100 ton sampah per hari. Sampah tersebut akan diolah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) yang memiliki nilai ekonomi.

Image Not Found
Lahan TPA Kaliabu disiapkan untuk pembangunan TPST LSDP. Foto : Tova-Sinergia

“PU tadi melihat tingkat kekerasan lahan yang akan dibangun TPST. Kemudian kami juga menanyakan apakah suplai sampah ke sini sudah sampai 100 ton. Karena teknologi yang akan dibangun kapasitasnya minimal 100 ton,” ujarnya.

Kapasitas pasokan tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting karena TPST dirancang tidak sekadar sebagai lokasi pembuangan sampah, melainkan fasilitas pengolahan yang menghasilkan produk RDF.

“Seratus ton sampah itu untuk bisa menghasilkan RDF yang tentunya mempunyai nilai ekonomis untuk dijual,” kata Iwan.

Program LSDP tidak hanya mencakup pembangunan TPST dan penyediaan mesin pengolahan sampah. Bantuan juga direncanakan menyasar sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

Mulai dari pengadaan alat angkut dan transportasi sampah, pembangunan hanggar, mesin pengolahan, hingga penguatan kelembagaan dan edukasi kepada masyarakat.

“Jadi dari hulu sampai hilir. Ada infrastruktur, alat angkut, transportasi, hanggar, mesin, kemudian juga penguatan kelembagaan dan edukasi masyarakat,” kata Iwan.

Pemkab Madiun sebelumnya menyiapkan dua alternatif lokasi pembangunan TPST, yakni kawasan TPA Kaliabu dan lokasi TPST di Bangunsari, Kecamatan Dolopo.

Namun, TPA Kaliabu kini dipilih sebagai calon lokasi pembangunan fasilitas pengolahan sampah terpadu melalui program LSDP.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun, Muhammad Zahrowi, mengatakan pemilihan lokasi tersebut telah disesuaikan dengan persyaratan program.

Menurut dia, salah satu syarat utama program LSDP adalah status lahan harus merupakan aset milik pemerintah daerah.

Image Not Found
TPST Kaliabu ditargetkan kelola sampah 15 kecamatan. Foto : Tova-Sinergia

“Berangkat dari awal, program ini kita ikuti sejak 2024. Kaitannya dengan lahan, prinsipnya sesuai syarat dan kriteria program LSDP, itu adalah aset Pemerintah Kabupaten,” ujar Zahrowi.

Pemkab Madiun menyiapkan lahan sekitar dua hektare di kawasan TPA Kaliabu untuk pembangunan TPST.

Lokasi tersebut dipilih setelah melalui tahapan desk secara daring maupun tatap muka, yang kemudian dilanjutkan dengan kunjungan tim teknis pemerintah pusat dan perwakilan Bank Dunia.

“Secara area, kondisi TPA yang sekarang ada sudah mendekati overload. Ini coba kita kembangkan dengan teknologi pengolahan,” katanya.

Melalui pembangunan TPST di TPA Kaliabu, Pemkab Madiun berharap persoalan sampah dari 15 kecamatan, Selain mengurangi beban TPA yang mulai mendekati kapasitas maksimal, fasilitas tersebut juga diharapkan mampu memiliki nilai ekonomi. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Bakal Bangun  Rest Area di Perbatasan Nganjuk–Madiun

    Pemkab Madiun Bakal Bangun  Rest Area di Perbatasan Nganjuk–Madiun

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tengah menyusun dokumen kajian rencana pembangunan rest area di kawasan By Pass perbatasan Madiun – Nganjuk yang terletak di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan. Di lahan seluas sekitar 50.648 meter persegi aset milik PT KAI Daop 7 Madiun bakal terbangun rest area sebagai sarana peristirahatan bagi pengguna jalan […]

    Bagikan
  • Penemuan 35 Kg Sabu-Sabu Gegerkan Warga Perairan Masalembu Sumenep

    Penemuan 35 Kg Sabu-Sabu Gegerkan Warga Perairan Masalembu Sumenep

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Sumenep – Penemuan mengejutkan menggegerkan warga di perairan sekitar Desa Sukajeruk Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep pada Jumat (30/05/2025). Empat nelayan secara tak sengaja menemukan drum mencurigkan. Lantaran penasaran, mereka lantas membawanya ke daratan. Setelah dibuka, drum tersebut berisi karung yang didalamnya terdapat bungkusan plastik mencurigakan diduga narkotika. Sontak saja, beberapa warga langsung mendatangi […]

    Bagikan
  • Sambut Libur Sekolah, Disbudpar Magetan Gencarkan Promosi dan Benahi Layanan Wisata

    Sambut Libur Sekolah, Disbudpar Magetan Gencarkan Promosi dan Benahi Layanan Wisata

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mulai mempersiapkan berbagai langkah untuk menyambut musim libur sekolah yang diperkirakan akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi unggulan di wilayah tersebut. Selain mengintensifkan promosi wisata, Disbudpar juga menggandeng berbagai pelaku usaha dan paguyuban wisata untuk memastikan kenyamanan serta keamanan wisatawan selama […]

    Bagikan
  • Konter di Ponorogo Kibarkan Bendera One Piece, Petugas TNI-Polri Lakukan Peneguran

    Konter di Ponorogo Kibarkan Bendera One Piece, Petugas TNI-Polri Lakukan Peneguran

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah konter handphone di Desa Bulu Kidul, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, didatangi petugas gabungan dari TNI dan Polri pada Rabu (06/08/2025). Hal ini menyusul laporan warga terkait pengibaran bendera bermotif bajak laut dari serial anime One Piece yang dinilai tidak sesuai dengan konteks peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. […]

    Bagikan
  • Duh ! Ayah dan Anak di Madiun Kompak Curi Burung

    Duh ! Ayah dan Anak di Madiun Kompak Curi Burung

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Polisi menangkap ayah dan anak yang terlibat kasus pencurian burung di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Aksi keduanya sempat viral di media sosial sebelum akhirnya diungkap jajaran Polres Madiun dalam Operasi Sikat Semeru 2025. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan, pelaku utama berinisial Eko (58) merupakan warga Kabupaten Madiun yang dikenal […]

    Bagikan
  • Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku di Kasus Kematian Sundari, 20 Saksi Sudah Diperiksa

    Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku di Kasus Kematian Sundari, 20 Saksi Sudah Diperiksa

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Penyelidikan kasus kematian seorang perempuan bernama Sundari di warung By Pass Pajaran Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, hingga kini masih terus bergulir. Penyidik Satreskrim Polres Madiun mengaku masih menghadapi sejumlah kendala dalam mengungkap pelaku di balik peristiwa tersebut. Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra natanegara, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai […]

    Bagikan
expand_less