Berita Terkini
Trending Tags

Soroti Turunnya Kepercayaan Publik, Anton Solihin Dorong Reformasi DPRD Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 33
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anton Solihin soroti turunnya kepercayaan publik terhadap DPRD Magetan. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Upaya mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif menjadi perhatian serius anggota DPRD Magetan, Anton Solihin. Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa itu menilai DPRD harus kembali hadir sebagai institusi yang berpihak pada kepentingan masyarakat melalui kerja nyata, keterbukaan, serta pengawasan yang maksimal terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Anton menegaskan, politik tidak semata-mata berkaitan dengan perebutan kekuasaan. Menurutnya, politik seharusnya menjadi sarana untuk membantu masyarakat melalui kebijakan yang memberi manfaat bagi rakyat banyak. Pandangan itulah yang mendorong dirinya memilih berjuang melalui PKB karena dianggap memiliki nilai dan ideologi yang sejalan dengan kultur Nahdlatul Ulama.

“Politik yang dijalankan dengan benar bisa menjadi alat untuk menolong masyarakat. Hampir seluruh aspek kehidupan sehari-hari berkaitan dengan kebijakan politik,” ujarnya.

Anton mengaku lahir dan tumbuh di lingkungan keluarga yang dekat dengan NU. Kedekatan tersebut membuat dirinya mantap menyalurkan aspirasi politik melalui PKB. Dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat, ia juga memegang filosofi hidup “Urip iku urup” atau hidup harus memberi manfaat bagi orang lain.

Perjalanan hingga berhasil duduk sebagai anggota DPRD Magetan, kata Anton, tidak diraih secara instan. Dibutuhkan proses panjang, kemampuan membangun komunikasi politik, serta menjaga hubungan baik dengan masyarakat agar kepercayaan publik tetap terpelihara.

Ia menilai kepercayaan masyarakat merupakan modal terpenting bagi seorang wakil rakyat dalam menjalankan amanah. Karena itu, hubungan baik dengan konstituen harus terus dijaga melalui komunikasi yang terbuka dan konsisten.

Selama menjalankan tugas di legislatif, Anton menyebut salah satu capaian yang berhasil dibangun adalah terciptanya komunikasi lintas partai di lingkungan DPRD Magetan. Menurutnya, kondisi politik yang penuh perbedaan kepentingan tetap bisa dikelola dengan baik apabila komunikasi antarlembaga dan antarfraksi berjalan harmonis.

Dengan pola komunikasi tersebut, dirinya mengaku dapat tetap memperjuangkan aspirasi masyarakat tanpa harus berbenturan dengan aturan maupun kepentingan politik partai.

Di sisi lain, Anton juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi DPRD Magetan saat ini, yakni menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif. Ia menilai dinamika politik yang berkembang belakangan turut memengaruhi penilaian publik terhadap fungsi pengawasan DPRD yang dianggap belum berjalan optimal.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena kepercayaan rakyat merupakan fondasi utama keberlangsungan lembaga DPRD.

“Cepat atau lambat situasi ini harus dibenahi. Kepercayaan masyarakat adalah modal utama lembaga DPRD,” tegasnya.

Apabila mendapat amanah memimpin DPRD Magetan, Anton menyatakan akan memprioritaskan penguatan fungsi pengawasan terhadap pemerintah daerah secara terbuka, terukur, dan transparan. Selain itu, ia juga ingin memperkuat konsolidasi lintas partai agar kinerja legislatif lebih efektif dan produktif.

Sebagai kader PKB, Anton juga menargetkan penambahan jumlah kursi legislatif pada Pemilu 2029 mendatang. Ia meyakini semakin besar representasi PKB di parlemen, maka peluang memperjuangkan aspirasi masyarakat juga akan semakin luas.

Untuk menjaga kedekatan dengan warga, Anton mengaku aktif membangun komunikasi melalui media sosial maupun turun langsung ke tengah masyarakat. Ia bahkan membentuk “Rumah Aspirasi Mas Anton” sebagai ruang bagi warga untuk menyampaikan keluhan, masukan, hingga berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Bagi Anton, seorang wakil rakyat harus memiliki sikap jujur, amanah, dan terbuka kepada masyarakat. Ia berharap hubungan antara DPRD Magetan dan masyarakat dapat kembali solid sehingga tercipta tata pemerintahan yang lebih baik dan berpihak kepada rakyat. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Kata Wabup Magetan Suyatni Soal Janji Politik Rp 3 Juta per RT

    Ini Kata Wabup Magetan Suyatni Soal Janji Politik Rp 3 Juta per RT

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan mahasiswa dari BEM STAIM Ma’arif dan PMII Magetan yang menggelar aksis di depan Gedung DPRD Kabupaten Magetan menuntut realisasi program bantuan Rp 3 juta per RT. Itu menjadi janji kampanye Bupati Nanik dan Wakil Bupati Suyatni. Selain itu, mahasiswa juga menyoroti sejumlah persoalan lain, mulai dari kebijakan pembangunan infrastruktur, transparansi penggunaan […]

    Bagikan
  • Banyak ASN Pemkot Madiun Masuki Masa Pensiun, Plt Wali Kota Siapkan Sistem Penilaian dan Ingatkan Eselon III

    Banyak ASN Pemkot Madiun Masuki Masa Pensiun, Plt Wali Kota Siapkan Sistem Penilaian dan Ingatkan Eselon III

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai bersiap menghadapi gelombang pensiun aparatur sipil negara (ASN) dalam dua tahun ke depan. Kondisi tersebut mendorong Pemkot menyiapkan langkah regenerasi jabatan sekaligus memperkuat ritme kerja birokrasi. Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun menegaskan seluruh ASN, mulai dari eselon II, III hingga IV, harus menyamakan irama […]

    Bagikan
  • Dinkes Madiun Antisipasi Lonjakan ISPA dan DBD di Masa Peralihan Musim

    Dinkes Madiun Antisipasi Lonjakan ISPA dan DBD di Masa Peralihan Musim

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Memasuki masa peralihan dari kemarau ke musim hujan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun mulai mewaspadai potensi peningkatan kasus penyakit menular seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Demam Berdarah Dengue (DBD), dan Chikungunya. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Madiun, Agung Dodik Pujianto, mengatakan bahwa perubahan suhu dan kelembapan […]

    Bagikan
  • 206 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Madiun Resmi Berbadan Hukum

    206 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Madiun Resmi Berbadan Hukum

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menyatakan seluruh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang tersebar di 206 desa dan kelurahan telah resmi berbadan hukum. Penyelesaian legalitas ini menandai langkah strategis dalam penguatan ekonomi desa melalui wadah koperasi. “Per tanggal 25 kemarin, sudah 100 persen. Jadi 206 KDMP sudah terbentuk dan seluruhnya telah memiliki […]

    Bagikan
  • Satgas Pangan Polres Madiun Kota Siaga Ramadan–Idul Fitri, Tegas Tindak Penimbunan Bapokting

    Satgas Pangan Polres Madiun Kota Siaga Ramadan–Idul Fitri, Tegas Tindak Penimbunan Bapokting

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Madiun Kota menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap upaya spekulasi maupun penimbunan bahan pokok penting (Bapokting) selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri. Kasat Reskrim Polres Madiun Kota Iptu Agus Riadi mengatakan, pengawasan harga dan distribusi bahan pokok dilakukan secara intensif setiap hari. “Pengawasan Bapokting itu setiap […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Masuk Top 5 I-SIM 2025, Wali Kota Optimistis Tembus Tiga Besar Nasional

    Kota Madiun Masuk Top 5 I-SIM 2025, Wali Kota Optimistis Tembus Tiga Besar Nasional

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Kota Madiun kembali mencatat prestasi di tingkat nasional setelah berhasil masuk Top 5 dalam program Integrated Sustainable Indonesia Movement (I-SIM) 2025. Program yang digagas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) bekerja sama dengan PT Surveyor Indonesia ini menilai berbagai inovasi pembangunan berkelanjutan dari pemerintah kota se-Indonesia. Dari total 82 peserta, Kota […]

    Bagikan
expand_less