Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Tujuh Tahun Menunggu, TPA Botok Magetan Tak Kunjung Dibangun, Petani Khawatir Jadi Sarang Hama

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
  • visibility 187
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lahan TPA Botok Magetan belum juga dibangun sejak 2019. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Rencana pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Desa Botok, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, hingga kini belum juga terealisasi. Padahal, proses pengadaan lahan untuk proyek tersebut telah dimulai sejak 2019 atau hampir tujuh tahun lalu.

Lahan yang disiapkan untuk pembangunan TPA hingga kini belum digunakan untuk pembangunan fisik. Sebagian kawasan mulai ditumbuhi tanaman liar sehingga memunculkan kekhawatiran pemerintah desa dan petani, terutama karena lahan tersebut dinilai berpotensi menjadi tempat berkembangnya hama.

Kepala Desa Botok, Sungkono, mengatakan pemerintah desa bersama petani mendukung penuh percepatan pembangunan TPA. Menurutnya, semakin lama lahan dibiarkan tanpa aktivitas pembangunan, semakin besar potensi munculnya persoalan lingkungan di sekitar kawasan.

“Dari pihak desa sebenarnya mendukung sepenuhnya segera dibangun. Kalau tidak segera dibangun, banyak tanaman liar dan akhirnya menjadi tempat hama dan penyakit, khususnya tikus. Sekarang tikus itu merajalela. Harapan dari desa dan petani, segera dibangun, lebih cepat lebih baik,” ujar Sungkono.

Image Not Found
Pihak desa khawatir lahan terbengkalai menjadi sarang tikus. Foto : Kus-Sinergia

Lahan yang telah dibebaskan untuk pembangunan TPA saat ini mencapai sekitar 4,9 hektare. Namun, pembangunan fasilitas utama di lokasi tersebut belum dimulai.

Sungkono mengatakan, aktivitas yang dilakukan pemerintah sejauh ini baru berkaitan dengan persiapan akses menuju kawasan TPA, termasuk rencana pelebaran jalan.

Image Not Found
Akses menuju kawasan TPA sudah dikerjakan. Foto : Kus-Sinergia

“Untuk pembangunan sementara di lokasi TPA itu tidak ada, belum ada. Tetapi untuk mengawali pembangunan, diawali dari pelebaran jalan,” katanya.

Rencana pembangunan TPA Botok sendiri disiapkan sebagai solusi atas kondisi TPA Milangasri yang telah mengalami kelebihan kapasitas. Pemerintah Kabupaten Magetan mulai membeli lahan warga untuk lokasi baru tersebut pada 2019.

Dengan demikian, hingga 2026, rencana pembangunan TPA Botok telah berjalan hampir tujuh tahun. Namun, fasilitas yang diharapkan menjadi lokasi pengelolaan sampah baru pengganti TPA Milangasri tersebut belum memasuki tahap konstruksi.

Selain persoalan lamanya proses pembangunan, kebutuhan anggaran menjadi tantangan tersendiri. Estimasi terbaru pembangunan TPA Botok disebut mencapai sekitar Rp150 miliar atau lebih.

Besarnya kebutuhan anggaran membuat pemerintah daerah berharap dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat. Sementara itu, pembangunan akses jalan, penyediaan air, dan listrik menuju lokasi juga perlu dipersiapkan.

“Biayanya sangat besar sekali. Harapannya dari daerah itu dari pusat. Kalau daerah saya kira tidak mampu. Hampir Rp150 miliar ke atas,” kata Sungkono.

Bagi pemerintah desa dan petani, kepastian pembangunan menjadi semakin penting karena lahan telah disiapkan sejak 2019. Mereka berharap proyek segera direalisasikan sehingga lahan tidak terus dibiarkan terbengkalai dan berpotensi menimbulkan persoalan baru.

Di sisi lain, kebutuhan terhadap TPA baru semakin mendesak karena TPA Milangasri yang selama ini menjadi tempat pengelolaan sampah Magetan telah mengalami keterbatasan daya tampung.

Lokasi TPA Botok sendiri berada sekitar tiga kilometer dari permukiman Desa Botok. Jarak tersebut dinilai cukup jauh dari kawasan tempat tinggal warga.

Kini, masyarakat Desa Botok menunggu kepastian pemerintah mengenai waktu dimulainya pembangunan. Setelah hampir tujuh tahun sejak proses pengadaan lahan dimulai, pembangunan TPA Botok masih menyisakan pertanyaan tentang kapan proyek tersebut benar-benar masuk tahap konstruksi. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Calon Jemaah Haji Madiun Jalani Vaksinasi Meningitis photo_camera 3

    Ratusan Calon Jemaah Haji Madiun Jalani Vaksinasi Meningitis

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Ratusan calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Madiun mulai menjalani vaksinasi meningitis sebagai bagian dari persiapan keberangkatan ibadah haji 2026. Vaksinasi dilaksanakan di masing-masing puskesmas dan mulai berjalan sejak pekan ini, Jumat (6/2/2026). Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Agung Dodik Pujianto, mengatakan seluruh calon jemaah […]

    Bagikan
  • Ditinggal ke Pasar, Empat Rumah Perajin Tempe di Ngawi Terbakar Hebat

    Ditinggal ke Pasar, Empat Rumah Perajin Tempe di Ngawi Terbakar Hebat

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kebakaran menghanguskan empat rumah semi permanen milik perajin tempe di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (23/9/2026) pagi. Kebakaran terjadi saat rumah dalam kondisi kosong karena para penghuninya pergi ke pasar untuk berjualan tempe. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan […]

    Bagikan
  • Jaringan Narkoba 2 Ton, Dewi Astutik alias PA Pakai Identitas Palsu

    Jaringan Narkoba 2 Ton, Dewi Astutik alias PA Pakai Identitas Palsu

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sosok Dewi Astutik alias PA (42), warga asal Ponorogo, menjadi sorotan setelah namanya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Badan Narkotika Nasional (BNN) dan red notice Interpol. Ia diduga terlibat dalam jaringan narkoba internasional yang menyelundupkan dua ton sabu melalui jalur laut. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu, membenarkan bahwa Dewi […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Bangun Pasar Barang Bekas, Fasilitasi Warga Rusunawa dan Masyarakat Menengah ke Bawah

    Pemkot Madiun Bangun Pasar Barang Bekas, Fasilitasi Warga Rusunawa dan Masyarakat Menengah ke Bawah

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun Maidi meluncurkan gagasan inovatif dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Kali ini, Pemerintah Kota Madiun mulai membangun pasar barang bekas yang berlokasi di kawasan Rusunawa, Jalan Hayam Wuruk Kelurahan/Kecamatan Manguharjo. Peletakan batu pertama dilakukan pada Senin pagi (04/08/2025), usai apel bersama pejabat struktural di lingkungan Pemkot Madiun. Wali […]

    Bagikan
  • Penumpang KAI Tembus 394 Juta hingga September 2026, Layanan Terus Diperkuat

    Penumpang KAI Tembus 394 Juta hingga September 2026, Layanan Terus Diperkuat

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Jumlah pengguna layanan kereta api di Indonesia terus meningkat sepanjang 2026. Hingga September, KAI Group mencatat sekitar 394,44 juta penumpang, jumlah tersebut naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 368,43 juta penumpang. Capaian tersebut menunjukkan peningkatan sekitar 26 juta penumpang atau sekitar 7 persen secara tahunan.  Hal tersebut […]

    Bagikan
  • 7 Jam Geledah Kantor DPUPR Kota Madiun, Ini yang Dibawa Oleh KPK Play Button

    7 Jam Geledah Kantor DPUPR Kota Madiun, Ini yang Dibawa Oleh KPK

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kurang lebih 7 jam melakukan penggeledahan di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun pada Selasa (27/01/2026). Penggeledahan salah satu kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Gedung Graha Krida Praja itu berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB. Terpantau sejak siang, petugas […]

    Bagikan
expand_less