Pencuri Rokok Tewas Terjatuh Dari Atap Minimarket di Ngawi, Panik Dikejar Warga
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 30
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ngawi – Seorang pria yang diduga mencuri ratusan bungkus rokok tewas setelah terjatuh dari atap sebuah minimarket di Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Selasa (1/9/2026) dini hari.
Pria tersebut diketahui bernama Suryanto, 44 tahun, berdasarkan identitas KTP tercatat sebagai warga Pesisir Barat, Lampung. Ia terjatuh dari ketinggian lebih dari lima meter saat berupaya melarikan diri setelah aksinya diketahui warga.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Suryanto diduga masuk ke dalam minimarket seorang diri dengan cara menjebol bagian plafon. Setelah berada di dalam, pelaku mengambil ratusan bungkus rokok dari etalase.
Polisi mencatat sebanyak 782 pak rokok dari berbagai merek diduga dibawa pelaku. Barang curian tersebut kemudian dimasukkan ke dalam sebuah karung berwarna putih untuk dibawa keluar.
Namun, ketika pelaku berupaya membawa rokok hasil curian tersebut melalui bagian atas minimarket, keberadaannya diketahui warga sekitar. Warga kemudian meneriaki pelaku sebagai maling dan berusaha mengejarnya.
Dalam kondisi panik, pelaku yang masih berada di atas atap diduga kehilangan keseimbangan hingga terjatuh. Tubuhnya membentur tiang beton yang berada di bawah bangunan.

Meski mengalami luka, pelaku sempat berusaha melarikan diri. Petugas kemudian menemukan Suryanto tergeletak di semak-semak perkebunan sekitar 100 meter dari lokasi awal dirinya terjatuh.
Petugas membawa pelaku ke Rumah Sakit Widodo Ngawi untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Suryanto dinyatakan meninggal dunia akibat luka pada bagian tulang rusuk kiri yang diduga disebabkan benturan saat terjatuh dari atap.
Warga sekitar, Jujuk Haryanto, mengatakan aksi pelaku diketahui ketika warga melihat adanya karung berisi rokok yang hendak dibawa dari minimarket.
“Saat pelaku menurunkan rokok curian, warga tahu dan meneriakinya maling. Pelaku kemudian dikejar dan dikepung, sampai akhirnya terjatuh dari atap,” ujar Jujuk.
Hal senada disampaikan pegawai minimarket, Okti Bella. Ia mengaku mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat informasi dari warga mengenai keberadaan benda berwarna putih di atas bangunan.
“Kami tahu dari warga ada benda putih di atas. Setelah diketahui itu maling, warga mengejar dan meneriaki maling. Pelaku kemudian terjatuh dari atap dan dibawa ke rumah sakit, tetapi akhirnya meninggal dunia,” katanya.
Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Pras Ardinata mengatakan polisi datang ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. Petugas kemudian melakukan pencarian hingga menemukan pelaku yang sempat berusaha melarikan diri.

“Berawal dari laporan warga, kami datang ke lokasi. Pelaku yang sempat kabur akhirnya berhasil kami amankan dan kami bawa ke rumah sakit. Namun, akhirnya pelaku meninggal dunia,” jelas Pras.
Petugas selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara di dua lokasi. Lokasi pertama berada di bagian belakang minimarket, tempat pelaku diduga terjatuh dari atap. Lokasi kedua berada di area semak-semak perkebunan yang menjadi tempat pelaku ditemukan setelah berusaha melarikan diri.
Dari hasil penanganan perkara, polisi mengamankan 782 pak rokok berbagai merek dengan nilai sekitar Rp40 juta sebagai barang bukti. Polisi juga mengamankan sepeda motor milik pelaku yang ditemukan tidak jauh dari minimarket.
Jenazah Suryanto selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani autopsi guna kepentingan penyelidikan. Setelah proses tersebut selesai, jenazah rencananya diserahkan kepada keluarga untuk dipulangkan ke rumah orang tuanya di Desa Jajar, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, dan dimakamkan. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez





