Berita Terkini
Trending Tags

Debit Waduk Dawuhan Menyusut, Ratusan Hektare Sawah di Madiun Kekurangan Air

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 44
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Debit air Waduk Dawuhan mulai berkurang dan menyusut akibat kemarau panjang. (8/9/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Ratusan hektare lahan sawah di Kabupaten Madiun mulai kekurangan pasokan air setelah volume Waduk Dawuhan di Desa Plumpungrejo, Kecamatan Wonoasri, terus menyusut. Kondisi ini terjadi di tengah cuaca panas dan tidak adanya pasokan air dari sungai menuju waduk.

Saat ini, volume air Waduk Dawuhan hanya tersisa sekitar 15 persen atau 520 ribu meter kubik dari total kapasitas mencapai 3,9 juta meter kubik.

Petugas Operasi Waduk Dawuhan, Agung Wirasat, mengatakan penyusutan volume air berlangsung cukup cepat. Selain tidak adanya aliran air masuk, tingginya suhu udara turut mempercepat proses penguapan.

“Untuk penyusutan memang drastis karena untuk inflow air dari atas (sungai ke waduk) sudah kosong. Kemudian juga untuk penguapan cepat sekali, karena memang cuaca sangat panas,” kata Agung, Selasa (8/9/2026).

Minimnya volume air membuat pengelola waduk harus mengurangi debit yang dialirkan untuk kebutuhan irigasi. Saat ini, air yang dikeluarkan dari Waduk Dawuhan hanya sekitar 0,1 meter kubik per detik.

Dengan debit tersebut, pasokan air hanya mampu menjangkau lima desa dengan luas lahan pertanian sekitar 600 hektare untuk memenuhi kebutuhan pengairan pada Masa Tanam (MT) 3.

Padahal, dalam kondisi normal, Waduk Dawuhan mampu mendukung pengairan pertanian di sekitar 10 desa dengan luasan mencapai 12 ribu hektare sawah.Kondisi tersebut membuat distribusi air harus dilakukan secara terbatas agar kebutuhan tanaman padi pada awal masa tanam masih dapat dipenuhi.

Pengelola Waduk Dawuhan memperkirakan pintu air akan ditutup dalam sekitar 10 hari ke depan. Penutupan dilakukan setelah volume air terus turun dan hanya disisakan sekitar 300 ribu meter kubik.

Air tidak akan dikuras hingga benar-benar habis. Sebagian volume sengaja dipertahankan untuk menjaga kondisi fisik tubuh bendungan.

Agung menjelaskan, kondisi bendungan yang terlalu kering berpotensi menimbulkan keretakan hingga kerusakan pada struktur bendungan.

Image Not Found
Pengelola membatasi debit air untuk kebutuhan irigasi. Foto : Tova-Sinergia

“Prediksi kami di 10 harian ke depan masih akan mengaliri sawah untuk di awal masa tanam saja, untuk tanaman padi. Untuk pemeliharaan tubuh bendungan, karena memang kalau untuk kondisi kering tanpa air, tubuh bendungan itu rawan retak, rawan rusak,” ujarnya.

“Jadi agar suhu di tubuh bendungan tetap aman, kita sisakan volumenya 300 ribu meter kubik itu untuk pemeliharaan tubuh bendungan,” imbuhnya.

Di tengah menyusutnya permukaan air Waduk Dawuhan, kondisi tersebut justru dimanfaatkan sebagian warga sekitar untuk mencari tambahan penghasilan.

Sejumlah warga mengais ikan di area waduk yang mulai menyempit. Sebagian lahan di sekitar waduk yang mengering juga mulai dimanfaatkan untuk menanam padi.

Meski demikian, pengelola memastikan air Waduk Dawuhan tidak akan dikeluarkan hingga benar-benar habis. Volume air tetap disisakan sebagai bagian dari upaya menjaga kondisi fisik bendungan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKB Kabupaten Madiun Resmi Berganti Nahkoda, Purnomo Hadi Usung Regenerasi dan Kolaborasi Pengurus

    PKB Kabupaten Madiun Resmi Berganti Nahkoda, Purnomo Hadi Usung Regenerasi dan Kolaborasi Pengurus

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Madiun resmi memasuki babak baru. Setelah kepemimpinan Muhtarom selama 22 tahun sejak tahun 2004, kepengurusan periode 2026–2031 kini dipimpin Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, yang menegaskan komitmennya membangun partai melalui regenerasi, kolaborasi, dan penguatan loyalitas kader. Dalam susunan kepengurusan baru, Muhtarom […]

    Bagikan
  • Petani Magetan Keluhkan Pupuk Subsidi Masih Mahal, Diduga Ada “Kreasi Harga” di Kelompok Tani

    Petani Magetan Keluhkan Pupuk Subsidi Masih Mahal, Diduga Ada “Kreasi Harga” di Kelompok Tani

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebijakan pemerintah yang menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sejak 22 Oktober 2025 seharusnya menjadi angin segar bagi para petani. Namun di lapangan, realitas justru berbanding terbalik. Di sejumlah wilayah Kabupaten Magetan, harga pupuk masih melambung. Petani pun mengeluh belum dapat merasakan manfaat dari kebijakan tersebut. Alih-alih menurun, harga pupuk […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Anjurkan Warga Meminimalisir Sampah Dibuang ke TPA

    Pemkab Madiun Anjurkan Warga Meminimalisir Sampah Dibuang ke TPA

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun berupaya menggandeng berbagai pihak untuk mengatasi masalah sampah yang terus menggunung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kaliabu Mejayan. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama berbagai pihak dari bermacam sektor dalam acara dialog interaktif dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional HPSN Kamis (27/2/2025). Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Madiun, […]

    Bagikan
  • Tiadakan Pesta Kembang Api Tahun Baru 2026 di Ponorogo, Wujud Empati Korban Bencana di Sumatera

    Tiadakan Pesta Kembang Api Tahun Baru 2026 di Ponorogo, Wujud Empati Korban Bencana di Sumatera

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo meniadakan pesta kembang api pada perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026. Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat, termasuk Polri, yang tidak memberikan izin pelaksanaan pesta kembang api pada malam tahun baru. Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengatakan keputusan itu diambil sebagai bentuk empati pemerintah terhadap […]

    Bagikan
  • Kandang berisi 18 Ribu Ayam Terbakar, Kerugian Mencapai Rp. 1,7 Miliar

    Kandang berisi 18 Ribu Ayam Terbakar, Kerugian Mencapai Rp. 1,7 Miliar

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Perisitiwa kebakaran melanda sebuah kandang ayam di Desa Banjarsari Wetan, Kabupaten Madiun, pada Kamis (6/3/2025). Kobaran api melahap kandang beserta seisinya. Api mudah merambat ke setiap sisi kandang lantaran adanya sekam padi yang berada di dasar kandang dan sebagian dinding kandang terdapat terpal yang terbuat dari plastik. Salah seorang saksi, […]

    Bagikan
  • Musrenbang RKPD 2027 Magetan Fokus Pembangunan Berbasis Data dan Target Ekonomi 8 Persen

    Musrenbang RKPD 2027 Magetan Fokus Pembangunan Berbasis Data dan Target Ekonomi 8 Persen

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menegaskan komitmennya membangun daerah secara terarah dan berkelanjutan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027. Forum ini menjadi langkah strategis dalam menyusun arah pembangunan yang terintegrasi dengan kebijakan nasional dan provinsi. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menekankan pentingnya perencanaan berbasis data sebagai fondasi utama dalam penyusunan kebijakan. […]

    Bagikan
expand_less