Berita Terkini
Trending Tags

Harga Ayam di Pasar Sayur Magetan Naik, Penjualan Berkurang hingga 50 Persen

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • visibility 59
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga ayam di Pasar Sayur Magetan mencapai Rp38 ribu per kilogram. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Harga daging ayam ras di Pasar Sayur Magetan, Jawa Timur, kembali berada di kisaran Rp37.000 hingga Rp38.000 per kilogram. Kenaikan tersebut mulai dirasakan pedagang dan pembeli, bahkan berdampak pada penurunan volume transaksi.

Pedagang menyebut harga ayam saat ini lebih tinggi dibanding kondisi normal yang berada di kisaran Rp30.000-Rp32.000 per kilogram. Kenaikan harga tersebut telah berlangsung sekitar satu bulan terakhir.

Pedagang daging ayam, Usawatun Kasanah, mengatakan harga ayam sebelumnya sempat berada di kisaran Rp32.000 per kilogram setelah turun dari sekitar Rp40.000. Namun, dalam sebulan terakhir harga kembali bergerak naik hingga Rp38.000 per kilogram.

“Normalnya Rp30.000 sampai Rp32.000. Kalau sekarang Rp38.000. Kalau harga terlalu tinggi, masyarakat memilih membeli kebutuhan lain, seperti telur,” ujarnya, Kamis (10/9/2026).

Menurut dia, kenaikan harga tersebut turut berpengaruh terhadap jumlah pembeli. Penurunan penjualan diperkirakan mencapai 50 persen. Jika sebelumnya mampu menjual sekitar 100 ekor ayam per hari, kini jumlahnya hanya sekitar 50 hingga 75 ekor.

Padahal, dari sisi pasokan, ketersediaan ayam disebut masih aman. Pedagang masih dapat memperoleh ayam sesuai kebutuhan. Namun, karena permintaan melemah, jumlah ayam yang dipotong ikut dikurangi agar tidak menimbulkan kerugian akibat barang tidak terserap pasar.

Image Not Found
Penjualan ayam di Pasar Sayur Magetan turun hingga 50 persen. Foto : Kus-Sinergia

“Pasokan sebenarnya aman. Mau minta berapa pun bisa. Tetapi pembelinya lesu, akhirnya kami menyembelih lebih sedikit,” katanya.

Pedagang lainnya, Narti, menyebut harga ayam di lapaknya saat ini berkisar Rp37.000-Rp38.000 per kilogram. Sebelumnya, harga berada di kisaran Rp30.000-Rp32.000.

Ia mengatakan kenaikan dipengaruhi harga ayam dari peternak serta biaya produksi, termasuk pakan. Harga ayam hidup dari kandang juga disebut mengalami kenaikan.

Dampaknya, pembelian masyarakat berkurang sekitar 30 hingga 40 persen. Volume ayam yang biasanya dipotong sekitar 150 ekor per hari kini turun menjadi sekitar 100 hingga 125 ekor.

“Pembelian berkurang sekitar 30 sampai 40 persen. Kalau sekarang biasanya potong 150 ekor, tinggal 100 sampai 125 ekor,” ujarnya.

Menurut Narti, harga ideal bagi pedagang sekaligus konsumen berada di sekitar Rp35.000 per kilogram. Harga tersebut dinilai masih memungkinkan peternak, pedagang, dan konsumen sama-sama menjalankan aktivitas jual beli.

“Harapannya harga stabil saja. Tidak perlu terlalu rendah, sekitar Rp35.000 agar peternak, pedagang, dan pembeli sama-sama bisa jalan,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan pembeli, Asih Sri Daryati. Ia mengaku keberatan dengan harga ayam yang kini mencapai Rp38.000 per kilogram. Kondisi tersebut membuatnya harus mengurangi jumlah pembelian untuk kebutuhan keluarga.

Jika sebelumnya membeli sekitar setengah kilogram untuk anak dan cucunya, kini ia hanya membeli seperempat kilogram. Menurutnya, kenaikan harga tidak hanya terjadi pada ayam, tetapi juga sejumlah kebutuhan pangan lainnya, termasuk cabai dan sayuran.

“Kalau masyarakat seperti saya tentu keberatan. Seharusnya sekitar Rp28.000 sampai Rp30.000 supaya masyarakat bisa membeli dan menikmati daging ayam,” ujarnya.

Asih mengatakan kenaikan harga berbagai kebutuhan pangan semakin terasa bagi masyarakat berpenghasilan terbatas. Karena itu, ia memilih mengurangi pembelian bahan pangan tertentu agar pengeluaran rumah tangga tetap terkendali.

“Biasanya untuk anak dan cucu saya beli setengah kilo, sekarang seperempat saja. Yang penting anak dan cucu dapat, kalau yang tua-tua cukup dengan sambal,” katanya.

Pedagang berharap harga ayam segera kembali stabil pada level yang dapat diterima pasar. Harga yang terlalu tinggi dikhawatirkan semakin menekan permintaan, sementara pedagang juga harus menyesuaikan jumlah stok dan pemotongan agar tidak mengalami kerugian. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengangkatan PPPK Tahap 1 di Ponorogo 2024 Masih Berproses, Ini Penjelasan BKPSDM

    Pengangkatan PPPK Tahap 1 di Ponorogo 2024 Masih Berproses, Ini Penjelasan BKPSDM

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Proses pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 1 tahun 2024 di Kabupaten Ponorogo masih terus berjalan. Saat ini, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo tengah mengajukan persetujuan teknis (Pertek) ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional II Surabaya untuk selanjutnya diusulkan ke BKN Pusat. Kepala […]

    Bagikan
  • Nekat Curi Motor Siang Bolong, Aksi Maling di Ponorogo Terekam CCTV

    Nekat Curi Motor Siang Bolong, Aksi Maling di Ponorogo Terekam CCTV

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Ponorogo, Jawa Timur. Kali ini, seorang warga Kelurahan Tambakbayan menjadi korban setelah motornya raib digondol maling saat diparkir di depan rumah, Selasa (22/07/2025) siang. Dalam rekaman CCTV, pelaku yang bertubuh kurus, mengenakan topi dan tas punggung, terlihat santai berjalan mendekati motor Honda Vario milik […]

    Bagikan
  • Waluyo Jati Sasono, Wakil Ketua DPRD Ngawi, Sosok yang Aktif dan Berdedikasi Tinggi

    Waluyo Jati Sasono, Wakil Ketua DPRD Ngawi, Sosok yang Aktif dan Berdedikasi Tinggi

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kepergian Waluyo Jati Sasono, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ngawi tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat, namun juga kalangan legislatif Ngawi. Almarhum dikenal sebagai sosok yang aktif dan berdedikasi tinggi. Sehari sebelum meninggal dunia dalam kecelakaan di ruas Tol Solo–Ngawi, Waluyo masih menjalankan tugas sebagai pejabat publik. Ketua DPRD Ngawi, […]

    Bagikan
  • Wali Murid Persoalkan Penerapan Juknis, Desak SMAN 1 Ponorogo Buka Dasar Seleksi Prestasi

    Wali Murid Persoalkan Penerapan Juknis, Desak SMAN 1 Ponorogo Buka Dasar Seleksi Prestasi

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polemik hasil seleksi Jalur Prestasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMAN 1 Ponorogo belum mereda. Setelah sejumlah wali murid mempertanyakan hasil seleksi, kini perhatian mengarah pada penerapan Petunjuk Teknis (Juknis) SPMB Jawa Timur 2026 yang dinilai perlu dijelaskan secara terbuka oleh pihak sekolah. Salah satu wali murid sekaligus pemerhati pendidikan […]

    Bagikan
  • Motor Konsumen Raib di Depan Toko Bayi Madiun, Aksi Pelaku Terekam CCTV

    Motor Konsumen Raib di Depan Toko Bayi Madiun, Aksi Pelaku Terekam CCTV

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Sebuah sepeda motor milik pelanggan toko perlengkapan bayi raib digondol maling saat diparkir di depan toko di Jalan Madiun-Surabaya, Desa Buduran, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, pada Senin (14/07/2025) sore. Aksi pencurian terekam kamera pengawas (CCTV) dan dilakukan oleh seorang pria mengenakan jaket hitam. Salah satu karyawan toko, Fitri Nuryani, mengatakan […]

    Bagikan
  • PSHT Pusat Madiun Merajut Sinergi Budaya dan Religi di Kota Pendekar

    PSHT Pusat Madiun Merajut Sinergi Budaya dan Religi di Kota Pendekar

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-104 melalui kegiatan pengajian bertema Sinergi Budaya dan Religi di Kota Pendekar di Graha Krida Budaya, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati sejumlah momentum sekaligus, yakni peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, HUT ke-104 PSHT, […]

    Bagikan
expand_less