Lahan 10 Hektare di Mojopurno Madiun Terbakar, Api Nyaris Merambat ke Permukiman
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 67
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Kebakaran melanda lahan seluas sekitar 10 hektare di Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun Minggu (13/9/2026) siang. Api sempat membuat warga panik lantaran lokasi kebakaran berada di dekat sejumlah bangunan milik penduduk.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun langsung diterjunkan untuk mengendalikan kobaran api agar tidak merambat ke permukiman warga.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun, Imam Nurwedi, mengatakan kebakaran terjadi di dua jenis lahan. Bagian timur merupakan lahan bekas tanaman padi, sedangkan di sisi barat terdapat kebun jati.
“Di antara kedua lahan ini juga ada banyak bangunan masyarakat. Sehingga kami melakukan penanganan karena dikhawatirkan api mengenai permukiman warga,” kata Imam.
Menurut dia, hingga Minggu siang proses pemadaman telah mencapai sekitar 95 persen. Petugas masih melakukan pendinginan dan memastikan titik api yang berada di dekat permukiman benar-benar padam.
“Ini sudah dilakukan pemadaman 95 persen. Masih ada api yang sedikit di dekat perumahan, insyaallah sebentar lagi selesai,” ujarnya.
Sebanyak tiga unit mobil Damkar dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut bersama personel BPBD Kabupaten Madiun.
Imam menyebut angin yang cukup kencang menjadi salah satu faktor yang membuat api berpotensi cepat menjalar. Terlebih, kondisi wilayah masih memasuki musim kemarau sehingga vegetasi dan lahan dalam kondisi relatif kering.
“Kami mengharapkan warga saling menjaga agar tidak terjadi kebakaran. Kalau membakar sesuatu, tolong ditunggu dan jangan membakar sampah sembarangan. Musim kemarau membuat api cepat merambat, ditambah angin yang cukup kencang,” jelasnya.
Masyarakat diimbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan, terutama pembakaran sampah maupun material kering di sekitar permukiman.
Petugas Damkar dan BPBD Kabupaten Madiun memastikan penanganan terus dilakukan hingga seluruh titik api padam dan tidak kembali menyala. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez





