Senin, 26 Okt 2026
Trending Tags

Dwi Bagus Martono Jadi Pelaku Pembunuhan Sadis, Ini Kesaksian Tetangga

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 152
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dwi Bagus Martono alias Tono (40), terduga pelaku pembunuhan Dini Hardiyanti dan anaknya. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Kasus dugaan pembunuhan terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anak kandungnya, AGF (4), yang melibatkan suami siri korban, Dwi Bagus Martono alias Tono (40), mengejutkan warga sekitar. Di mata tetangga, terduga pelaku dikenal sebagai sosok yang pendiam dan berperilaku baik.

Eko Sumaryono, warga yang tinggal berdekatan dengan kediaman keluarga Dwi di Gang Tentrem, Jalan Doho, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, mengaku tidak menyangka pria tersebut nekat melakukan aksi keji.

Menurut Eko, keseharian Dwi di lingkungan tempat tinggalnya tampak seperti warga pada umumnya. Pelaku juga kerap berinteraksi dengan warga, mulai dari mengikuti kegiatan arisan, nongkrong di warung, hingga ikut berjaga di pos kamling.

“Ya biasa, Mas, warga biasa. Pernah arisan, pernah apa ya. Jarang pulang, soalnya kerjanya di luar,” ujar Eko saat ditemui, Senin (26/10/2026).

Eko mengaku tidak mengetahui secara pasti jenis pekerjaan Dwi. Ia hanya tahu bahwa terduga pelaku jarang berada di rumah karena beraktivitas di luar kota. Meski demikian, sikap Dwi selama bergaul dinilai baik sehingga kabar keterlibatannya dalam kasus pembunuhan ini membuat warga setempat terkejut.

“Kaget, Mas. Nggak nyangka juga,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, rumah di Gang Tentrem tersebut merupakan kediaman orang tua Dwi. Di lokasi itu pula terparkir satu unit mobil Suzuki Karimun yang biasa digunakan pelaku saat pulang. Kendaraan tersebut kini menjadi sorotan setelah polisi mendalami dugaan bahwa bocah AGF tewas di dalam mobil tersebut.

“Biasanya orangnya tentrem. Sering ke pos kamling sama anak-anak saya, tapi kok bisa begitu. Saya sama sekali tidak menyangka,” pungkasnya.

Kronologi Pengungkapan Kasus

Kasus ini sebelumnya viral di media sosial setelah pihak keluarga mengunggah kronologi hilangnya korban melalui platform Threads. Dalam unggahan tersebut, keluarga mengaku kehilangan kontak dengan Dini dan anaknya sejak pertengahan September 2026.

Komunikasi terakhir Dini dengan sang ibu tercatat terjadi pada 20 September 2026 sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, korban mengaku sedang berada di sebuah hotel di Kota Madiun yang dipesan oleh suami sirinya untuk merayakan ulang tahun anaknya.

Kecurigaan keluarga semakin memuncak lantaran Dwi kerap memberikan keterangan berbelit-belit saat ditanya mengenai keberadaan korban. Adik korban akhirnya resmi melaporkan kasus hilangnya Dini dan AGF ke Polres Madiun Kota pada 5 Oktober 2026.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, jajaran kepolisian akhirnya berhasil membekuk Dwi Bagus Martono di wilayah Jombang pada Minggu (25/10/2026). 

Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Polda Jawa Timur guna menjalani proses hukum lebih lanjut. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momen Lebaran Tahun 2025, Produsen Madu Mongso Dolopo Ketiban Cuan

    Momen Lebaran Tahun 2025, Produsen Madu Mongso Dolopo Ketiban Cuan

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Permintaan jajanan tradisional madu mongso di Kabupaten Madiun meningkat hingga tiga kali lipat saat momen lebaran tahun 2025.  Permintaan jajanan dari ketan hitam tersebut datang dari Madiun Raya untuk kebutuhan suguhan maupun oleh-oleh mudik dan balik lebaran. Seperti yang dialami rumah produksi jajanan tradisional madu mongso di Jalan Gemah Ripah, […]

    Bagikan
  • Rumah Terbakar, Nenek 90 Tahun Tewas Terpanggang

    Rumah Terbakar, Nenek 90 Tahun Tewas Terpanggang

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kebakaran rumah terjadi di Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi pada jumat 24 januari 2025 sekitar pukul 09.00 WIB. Rumah yang ditempati Paniyem ludes dan rata dengan tanah. Naas, nenek 90 tahun itu tidak berhasil menyelamatkan diri. “Api sudah membesar. Tadi warga sudah berusaha memadamkan api. Tapi api malah makin […]

    Bagikan
  • Kisah Serka Suminto, Dari TNI Hingga Mengabdi Marbot Masjid dan Guru Ngaji

    Kisah Serka Suminto, Dari TNI Hingga Mengabdi Marbot Masjid dan Guru Ngaji

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Kisah inspiratif ditunjukan oleh Serka Suminto prajurit TNI AD yang kesehariannya berdinas di Koramil 0810/02 Bagor. Sedari pagi, dirinya sudah menuju desa binaanya di Desa Bagor, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk.  Sebagai Babinsa, Serka Suminto aktif melakukan kerja bakti bersama warga binaan dan mendampingi para petani. Walau cukup melelahkan, namun tak terlihat […]

    Bagikan
  • Hari Donor Darah Sedunia, PMI Kota Madiun Targetkan 100 Pendonor

    Hari Donor Darah Sedunia, PMI Kota Madiun Targetkan 100 Pendonor

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia, Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Madiun menggelar kegiatan donor darah yang terbuka untuk umum. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menambah stok darah, tetapi juga sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk peduli terhadap sesama. dr. Ulfa Kusuma Dewi selaku dokter UTD PMI […]

    Bagikan
  • Kebut Capaian Kinerja, Puskesmas Dagangan Gencarkan Program Pelita ASI Untuk Tekan Angka Stunting

    Kebut Capaian Kinerja, Puskesmas Dagangan Gencarkan Program Pelita ASI Untuk Tekan Angka Stunting

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Puskesmas Dagangan mencatat capaian signifikan dalam pelayanan kesehatan semester pertama 2025 sekaligus meluncurkan program inovasi untuk mempercepat penurunan angka stunting di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Dalam rapat lintas sektor yang dihadiri Muspika, kepala desa, PKK Kecamatan, dan Desa, Kepala Puskesmas Dagangan dr. Yanti Umi Anggraeni melaporkan bahwa program Cek Kesehatan […]

    Bagikan
  • PAD Kabupaten Madiun Baru 59 Persen, Setoran BLUD dan BUMD Belum Maksimal

    PAD Kabupaten Madiun Baru 59 Persen, Setoran BLUD dan BUMD Belum Maksimal

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Madiun hingga 31 Agustus 2026 baru mencapai Rp253,8 miliar atau sekitar 59 persen dari target Rp433,2 miliar. Capaian tersebut membuat Pemkab Madiun masih harus mengejar penerimaan dari sejumlah sektor, termasuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Sekretaris Badan Pendapatan Daerah […]

    Bagikan
expand_less