Berita Terkini
Trending Tags

Momen Ramadhan dan Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok di Pasar Besar Madiun Fluktuatif

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
  • visibility 175
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Situasi di Pasar Besar Madiun Harga Bahan Pokok di Pasar Besar Madiun Fluktuatif, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Momen Bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran Idul Fitri, beberapa bahan pokok di pasar-pasar tradisional mengalami perubahan harga yang cukup signifikan. Seperti di Pasar Besar Madiun (PBM), harga bawang merah yang kembali naik dalam sepekan terakhir. Berdasarkan informasi dari pedagang, harga bawang merah yang semula Rp. 38.000 per kilogram kini mencapai Rp. 50.000 per kilogram.

“Harga bawang merah sudah naik sekitar satu minggu terakhir. Kenaikannya cukup signifikan karena pengaruh cuaca yang tidak menentu dan stok yang terbatas,” ujar Hermin, salah satu pedagang PBM.

Di sisi lain, harga bawang putih masih bertahan di harga normal, yaitu sekitar Rp. 38.000 per kilogram. Meskipun harga bawang merah meningkat, situasi di pasar besar saat ini cenderung sepi pembeli.

Image Not Found
Situasi di Pasar Besar Madiun Harga Bahan Pokok di Pasar Besar Madiun Fluktuatif, Foto : Surya – Sinergia

Berbeda dengan bawang merah, harga cabai rawit justru mengalami penurunan pada Ramadhan kali ini. Sebelumnya, harga cabai rawit sempat menyentuh Rp. 100.000 per kilogram, namun kini turun menjadi Rp. 80.000 per kilogram. 

Seno, salah satu pedagang sayur di pasar besar mengungkapkan bahwa cabai besar juga mengalami penurunan harga, dari Rp. 60.000 per kilogram menjadi Rp. 40.000 per kilogram. Penurunan harga ini terjadi setelah stok cabai menumpuk di pasar.

“Harga cabai rawit dan cabai besar menurun mas, karena stoknya sudah menumpuk. Ya baru kemarin turunnya,” ungkap, Seno. 

Image Not Found
Situasi di Pasar Besar Madiun Harga Bahan Pokok di Pasar Besar Madiun Fluktuatif, Foto : Surya – Sinergia

Sementara itu, harga daging sapi masih terbilang stabil, berada di kisaran Rp. 120.000 per kilogram. Pedagang daging di Pasar Besar mengungkapkan bahwa selama Ramadhan tahun ini, daya beli masyarakat meningkat dibandingkan tahun lalu. Jika sebelumnya mereka hanya mampu menjual antara 10 hingga 50 kilogram daging per hari, kini penjualannya bisa mencapai satu kwintal daging per hari.

“Daya beli tahun ini lebih tinggi mas. Kalau tahun lalu hanya bisa jual sekitar 10 hingga 50 kilogram daging, sekarang bisa sampai satu kwintal daging,” jelas Puri Tresnawati, pedagang daging di Pasar Besar.

Kenaikan dan penurunan harga bahan pokok ini tentu menjadi perhatian masyarakat menjelang Lebaran, di mana banyak yang mempersiapkan kebutuhan untuk merayakan hari raya.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Siswa di Kedunggalar Ngawi Keracunan Usai Santap MBG

    Puluhan Siswa di Kedunggalar Ngawi Keracunan Usai Santap MBG

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, kembali menjadi sorotan. Hal ini setelah puluhan siswa SD dan SMP mengalami gangguan kesehatan usai menyantap menu yang dibagikan pada Rabu (26/11/2025). Para siswa mengeluhkan sakit perut, mual, hingga sesak napas tak lama setelah makan yang memicu kepanikan di lingkungan sekolah. […]

    Bagikan
  • Stasiun Magetan Makin Sibuk! Ribuan Penumpang Turun Naik, Ini Alasannya!

    Stasiun Magetan Makin Sibuk! Ribuan Penumpang Turun Naik, Ini Alasannya!

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tidak banyak yang menyangka, Stasiun Magetan yang dahulu bernama Stasiun Barat kini menjelma menjadi simpul penting transportasi kereta api di jalur selatan Jawa. Terletak di Desa Karangsono, Kecamatan Barat, stasiun ini bukan sekadar titik pemberhentian melainkan bagian strategis dari mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi regional. Pada tahun 2025, jumlah penumpang […]

    Bagikan
  • Kakek Penjual Bendera Musiman Meninggal di Lapak Dagangan

    Kakek Penjual Bendera Musiman Meninggal di Lapak Dagangan

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Duka menyelimuti suasana semarak kemerdekaan di Magetan. Seorang pedagang atribut 17 Agustus, Yayan Munandar (67), ditemukan meninggal dunia di lapak tempatnya berjualan di kawasan Desa Pandeyan, Kecamatan Maospati, tepat di seberang Lanud Iswahjudi, Selasa (05/08/2025). Korban merupakan perantau asal Garut, Jawa Barat, yang dikenal sebagai pedagang musiman atribut merah putih setiap […]

    Bagikan
  • Satpol PP Ponorogo Tertibkan PKL di Atas Trotoar

    Satpol PP Ponorogo Tertibkan PKL di Atas Trotoar

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sejumlah bangunan semi permanen milik Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas trotoar dan bahu jalan di kawasan pusat kota Ponorogo dibongkar paksa oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Selasa (15/4/2025). Penertiban dilakukan sejak pagi hari oleh puluhan petugas. Selain bangunan liar, gerobak dagangan yang ditinggalkan oleh pemiliknya juga […]

    Bagikan
  • Janji Politik Bupati–Wabup Magetan, Bantuan Rp 3–5 Juta Untuk 5.000 RT Tunggu Realisasi

    Janji Politik Bupati–Wabup Magetan, Bantuan Rp 3–5 Juta Untuk 5.000 RT Tunggu Realisasi

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai memfinalisasi teknis pelaksanaan janji politik Bupati–Wakil Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti dan Suyatni Priasmoro, terkait penyaluran bantuan dana Rp3–5 juta bagi setiap Rukun Tetangga (RT). Program ini menjadi salah satu komitmen utama keduanya sejak dilantik pada 23 Mei 2025. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menjelaskan bahwa pembahasan […]

    Bagikan
  • Petasan Rakitan Meledak di Ponorogo! Pemuda 23 Tahun Alami Luka Parah di Tangan

    Petasan Rakitan Meledak di Ponorogo! Pemuda 23 Tahun Alami Luka Parah di Tangan

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang pemuda asal Desa Bekiring, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, mengalami luka akibat ledakan petasan rakitan pada Kamis siang (19/3/2026). Korban diketahui bernama Saiful Anas (23) yang kini menjalani perawatan di RSUD dr Harjono. Peristiwa terjadi saat korban berada di lokasi pembuatan petasan bersama sejumlah rekannya. Ledakan yang terdengar cukup keras tersebut […]

    Bagikan
expand_less