Berita Terkini
Trending Tags

Menyambut Idul Fitri, Pemkot Madiun Gelar Festival Nasi Pecel

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
  • visibility 205
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wali Kota Madiun, Maidi, Saat sambutan dalam acara peresmian Festival Pecel Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Menyambut Idul Fitri, Pemerintah Kota Madiun menggelar Festival Nasi Pecel yang menjadi salah satu daya tarik utama kota ini. Kota Madiun yang dikenal dengan julukan “Kota Pecel” tidak pernah lepas dari makanan khas tersebut. Untuk memperkuat eksistensi nasi pecel yang sudah menjadi ikon kuliner, festival ini digelar dengan tujuan memperkenalkan dan mempromosikan lebih jauh sajian lezat tersebut kepada masyarakat, baik dari dalam kota maupun pendatang.

Dalam festival yang berlangsung di Jalan Cokroaminoto, Kota Madiun, terdapat 16 stand nasi pecel yang siap memanjakan lidah pengunjung. Festival ini sendiri akan berlangsung mulai tanggal 29 Maret hingga 5 April 2025. Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan bahwa kedepannya, jumlah stand yang ada akan ditambah, namun tetap berlokasi di kawasan Jalan Cokroaminoto yang akan menjadi sentra pecel di Kota Madiun.

“Kegiatan ini Kota Madiun tidak lepas dengan julukan kota pecel. Maka mendekati Idul Fitri ini banyak pendatang kita adakan festival nasi pecel. Untuk memperkuat nasi pecel yang sudah ada di sini,” katanya.

Image Not Found
Wali Kota Madiun, Maidi, tampak berkunjung ke stand- stand Festival Pecel Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Salah satu pengunjung festival, Umi, menyampaikan bahwa ia merasa senang dengan adanya festival pecel ini. Karena dirinya juga penikmat pecel khas Madiun ini. 

“Ya tadi kebetulan lewat kok banyak stand pecel. Memang kalau ke Madiun suka makan pecel. Senang dengan adanya festival ini karena bisa menikmati pecel Kota Madiun. Jadi lebih asik. Ya sering-sering digelar, soalnya pecel Madiun ini sudah sangat terkenal,” ujar Umi.

Festival Nasi Pecel Kota Madiun ini tidak hanya menjadi ajang untuk menikmati makanan khas, tetapi juga sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memperkenalkan kuliner lokal ke masyarakat luas. Diharapkan, acara ini dapat menjadi agenda rutin yang semakin mendongkrak popularitas nasi pecel Madiun, serta menarik lebih banyak wisatawan ke kota ini.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Aspal Terancam Naik, Pemkab Magetan Siapkan Pemangkasan Volume Proyek Jalan

    Harga Aspal Terancam Naik, Pemkab Magetan Siapkan Pemangkasan Volume Proyek Jalan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Lonjakan harga aspal akibat konflik global dan gejolak harga minyak dunia mulai berdampak pada sektor infrastruktur daerah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan bersiap mengambil langkah penyesuaian dengan memangkas volume pekerjaan proyek jalan jika harga aspal benar-benar mengalami kenaikan signifikan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Magetan, Muhtar Wahid, mengatakan kenaikan […]

    Bagikan
  • Jelang Ops Zebra Semeru 2025, Polres Magetan Fokus Keselamatan dan Disiplin Berlalu Lintas

    Jelang Ops Zebra Semeru 2025, Polres Magetan Fokus Keselamatan dan Disiplin Berlalu Lintas

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan mulai mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 melalui kegiatan Pelatihan Pra Operasi yang digelar di Gedung Pesat Gatra, Jumat (14/11/2025). Wakapolres Magetan, Kompol Dodik Wibowo, memimpin langsung pelatihan yang diikuti seluruh personel yang terlibat dalam operasi tahunan tersebut. Operasi Zebra Semeru 2025 akan berlangsung mulai 17 hingga […]

    Bagikan
  • Terbukti Edarkan 25 Paket Sabu, Dua Oknum Polisi di Madiun Divonis 9 Tahun Penjara

    Terbukti Edarkan 25 Paket Sabu, Dua Oknum Polisi di Madiun Divonis 9 Tahun Penjara

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dua oknum anggota kepolisian yang terjerat kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu di Kabupaten Madiun dijatuhi hukuman sembilan tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun, Rabu (3/6/2026). Kedua terdakwa, Toni Hermawan dan Defi Purnawan, dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan terlibat dalam peredaran sabu seberat 5,16 gram yang dikemas dalam […]

    Bagikan
  • Ingatkan Penting Loyalitas , PKB Ponorogo Beberkan Hasil Muktamar 

    Ingatkan Penting Loyalitas , PKB Ponorogo Beberkan Hasil Muktamar 

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ponorogo menggelar konsolidasi kader di Gedung PGRI, Ponorogo, sebagai bagian dari strategi menyongsong Pemilu 2029. Dalam acara tersebut, Wakil Ketua DPW PKB Jatim, Musyafak Rouf, menegaskan pentingnya loyalitas kader terhadap garis kebijakan partai. Menurut Musyafak, seluruh kader diwajibkan tegak lurus dengan keputusan yang telah ditetapkan dalam […]

    Bagikan
  • 4 Kios di Pasar Burung Njoyo Kebakaran, Polisi Selidiki Penyebabnya Play Button

    4 Kios di Pasar Burung Njoyo Kebakaran, Polisi Selidiki Penyebabnya

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah kios di Pasar Burung Srijaya atau biasa dikenal Pasar Njoyo terbakar pada Senin (27/01/2026) malam. Upaya pemadaman oleh petugas Satpol PP dan Damkar Kota Madiun mengerahkan 3 unit mobil pemadam kebakaran dengan dibantu 1 unit mobil tangki air dari BPBD Kota Madiun. Kobaran api cepat membesar lantaran banyak sangkar maupun […]

    Bagikan
  • Menjelang Lebaran, Gas Elpiji 3 Kilogram di Ngawi Langka, Warga Terpaksa Beralih ke Kayu Bakar

    Menjelang Lebaran, Gas Elpiji 3 Kilogram di Ngawi Langka, Warga Terpaksa Beralih ke Kayu Bakar

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Sudah lebih dari dua pekan, warga kesulitan mendapatkan gas melon tersebut di tingkat pengecer. Hal itu membuat sebagian dari warga terpaksa kembali menggunakan kayu bakar untuk kebutuhan memasak sehari-hari. Di Desa Wonokerto, Kecamatan […]

    Bagikan
expand_less