Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Atap Kelas Ambrol, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Dinas Dikpora Magetan

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
  • visibility 140
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi ruang kelas yang sudah rusak, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Insiden ambruknya atap ruang kelas IX di SMP Negeri 1 Ngariboyo pada Senin (05/05/2025) lalu memicu sorotan tajam terhadap kinerja Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan.

Rangka plafon yang runtuh itu bukan hanya menandai kerusakan fisik bangunan, tetapi juga menjadi tanda rapuhnya sistem pengawasan infrastruktur pendidikan yang selama ini dijalankan. Sejumlah pihak menilai, lemahnya pengawasan dan ketergantungan penuh pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) menjadi akar persoalan.

Sekretaris Komisi A DPRD Magetan, Didik Haryanto, menyebut bahwa insiden ini bukan semata dampak dari efisiensi anggaran, melainkan cerminan dari buruknya manajemen dan sistem monitoring di lingkungan Dikpora Magetan.

“Bukan dampak efisiensi. Ini menurut saya karena lemahnya sistem yang dibangun Dikpora Magetan. Mereka hanya mengandalkan Dapodik untuk melihat persoalan pendidikan, baik SDM maupun infrastruktur. Sementara kapasitas tenaga pengelola Dapodik di tiap sekolah sangat minim. Akibatnya, data yang dilaporkan tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan,” tegas Didik Haryanto Rabu (07/05/2025).

Ia mencontohkan, dalam kasus SMP Negeri 1 Ngariboyo, Dapodik hanya mencatat satu ruang kelas yang rusak, padahal fakta di lapangan menunjukkan lima ruang mengalami kerusakan dengan potensi serupa.

Didik juga mendesak agar Dikpora tidak hanya bergantung pada laporan administratif semata. Menurutnya, diperlukan inspeksi langsung dan aktif ke sekolah-sekolah untuk memverifikasi kondisi riil.

Image Not Found
Gedung DPRD Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

“Dikpora jangan hanya menunggu laporan di laptop atau di balik meja. Mereka harus turun langsung ke lapangan untuk melihat situasi sesungguhnya,” lanjutnya.

Lebih jauh, Didik mendorong agar efisiensi anggaran daerah yang mencapai Rp. 40 miliar sesuai mandat Inpres sebagai sektor super prioritas dialokasikan secara konkret untuk perbaikan fasilitas pendidikan.

“Ini momen bagi Pj Bupati dan tim anggaran untuk memprioritaskan pendidikan. Hasil efisiensi harus diarahkan untuk perbaikan dan pembangunan ruang-ruang kelas yang rusak,” pungkasnya.

Insiden ini membuka kembali perdebatan lama soal kualitas data pendidikan dan pentingnya sistem pengawasan yang humanis, bukan hanya digital. Sebab, ketika data tidak mencerminkan kenyataan, maka risiko terhadap keselamatan siswa dan guru menjadi semakin nyata.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa Pencak Silat di Ponorogo Meninggal Dunia Saat Latihan, Diduga Asma Kambuh

    Siswa Pencak Silat di Ponorogo Meninggal Dunia Saat Latihan, Diduga Asma Kambuh

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang siswa pencak silat asal Desa Wonoketro, Kecamatan Jetis, Ponorogo, meninggal dunia saat mengikuti latihan pada Selasa (20/5/2025) malam. Korban bernama Mandala Putra Priatmaja (17), pelajar kelas 1 SMK. Ia sempat dilarikan ke puskesmas, namun nyawanya tidak tertolong. Peristiwa terjadi di area Kantor Desa Josari, tempat salah satu perguruan pencak silat […]

    Bagikan
  • 120 Anak Ikuti Madiun Khitanan, Plt Wali Kota : Masa Depan Anak-Anak Dipertaruhkan

    120 Anak Ikuti Madiun Khitanan, Plt Wali Kota : Masa Depan Anak-Anak Dipertaruhkan

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar kegiatan sosial bertajuk Madiun Khitanan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-108 tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Madiun pada Kamis (4/6/2026) dan diikuti oleh sekitar 120 anak. Acara ini diawali dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Plt Wali Kota […]

    Bagikan
  • Geledah Rumah Sekda Ponorogo di Kota Madiun, KPK Sita Sejumlah Dokumen Penting

    Geledah Rumah Sekda Ponorogo di Kota Madiun, KPK Sita Sejumlah Dokumen Penting

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Kali ini, rumah milik Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono, yang berada di Jalan Mangku Prajan No. 08, Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, menjadi sasaran penggeledahan. Pantauan di lokasi […]

    Bagikan
  • Soal Dugaan Pungli, Komite SMAN 2 Mejayan Klaim Jika Sumbangan Sukarela, Bukan Paksaan

    Soal Dugaan Pungli, Komite SMAN 2 Mejayan Klaim Jika Sumbangan Sukarela, Bukan Paksaan

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Komite SMAN 2 Mejayan, Kabupaten Madiun, akhirnya buka suara menanggapi keluhan sejumlah orang tua siswa terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang dikenakan kepada wali murid. Ketua Komite, Atik Prihartatik, menegaskan bahwa tidak ada unsur paksaan dalam penarikan dana yang dimaksud. Menurut Atik, sumbangan yang diminta bersifat sukarela dan digunakan untuk […]

    Bagikan
  • 4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Tol Ngawi, 3 Orang Luka-Luka

    4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Tol Ngawi, 3 Orang Luka-Luka

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 588
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas melibatkan 4 kendaraan terjadi di KM 576 tol Ngawi – Solo, masuk Desa Ngale, Kecamatan Paron – Ngawi, Sabtu (07/02/2026) sekira pukul 12.00 WIB. 4 kendaraan yang terlibat diantaranya Bus Bagong Nopol B 7228 FGB, truk muatan durian Nopol AA 9631 BP, mobil jenis Honda CRV Nopol L 1923 […]

    Bagikan
  • Budidaya Jamur Merang, Peluang Bisnis Menjanjikan di Madiun

    Budidaya Jamur Merang, Peluang Bisnis Menjanjikan di Madiun

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Budidaya jamur merang menjadi salah satu peluang usaha yang menjanjikan di Madiun. Ahmad Fauzani, 44 tahun, seorang pembudidaya jamur merang dari Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, telah menekuni usaha ini sejak tahun 2016. Berkat bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui BKP Kabupaten Madiun, ia berhasil mengembangkan usahanya hingga […]

    Bagikan
expand_less