Berita Terkini
Trending Tags

Warga Maospati Geruduk Kantor Kelurahan, Pertanyakan Relokasi Pasar Hewan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
  • visibility 102
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sejumlah warga mendatangi kantor kelurahan maospati terkait relokasi pasar hewan,
Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Ketegangan terjadi di Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Senin pagi (19/5/2025). Belasan warga mendatangi Kantor Kelurahan Maospati, memprotes rencana relokasi Pasar Hewan Pahinggan yang dinilai tidak manusiawi dan dilakukan tanpa sosialisasi yang layak.

Aksi ini dipicu oleh pemberitaan yang menyebut bahwa warga telah menyetujui relokasi tanpa ganti rugi. Informasi itu langsung dibantah oleh warga terdampak yang mengaku tidak pernah dilibatkan dalam pembicaraan resmi, apalagi menyetujui pemindahan.

“Kami tidak pernah merasa setuju seperti yang diberitakan. Itu tidak benar,” ujar Pujiono (56), warga yang turut hadir dalam aksi.

“Kalau pun harus direlokasi, kami minta kejelasan: mau dipindah ke mana, bagaimana status tempat barunya, dan apakah kami akan mendapat sertifikat atau hak kepemilikan.”

Warga menilai proses komunikasi pemerintah sangat minim. Menurut mereka, informasi awal yang diterima hanyalah pendataan. Tidak pernah ada pemberitahuan resmi tentang relokasi, apalagi rencana pembongkaran rumah.

“Kami cuma tahu ada pendataan. Tiba-tiba muncul kabar mau digusur karena pasar mau dipindah. Lalu diberitakan kami setuju tanpa tuntutan ganti rugi. Itu sangat tidak benar,” kata Suwardi (58), warga lainnya.

Pernyataan senada juga disampaikan Juwari (60), yang telah tinggal di area tersebut sejak 1965. “Saya tidak menolak jika aturannya jelas. Tapi sekarang, kami seperti digantung. Kalau dibongkar, saya dan keluarga harus tinggal di mana?”

Sebagian besar warga terdampak berasal dari kalangan ekonomi lemah—buruh, pedagang kecil, dan lansia. Mereka mengaku tidak memiliki tempat tinggal lain dan menolak relokasi yang dilakukan tanpa kepastian dan perlindungan hukum.

Image Not Found
tanda aset tanah milik pemerintah kab magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Rencana pemindahan Pasar Hewan Pahingan disebut sebagai bagian dari proyek revitalisasi kawasan. Pemerintah Kabupaten Magetan menargetkan pembangunan Pusat Jajanan Selera Rakyat (Pujasera) di lokasi lama pasar. Proyek ini ditargetkan rampung tahun 2025.

Dalam kunjungan ke lokasi beberapa waktu lalu, Pj Bupati Magetan, Nizhamul, menyatakan bahwa relokasi pasar dianggap penting untuk penataan kota. Ia juga menyebut warga tidak keberatan, selama tidak ada pembongkaran mendadak dan mereka tidak menuntut ganti rugi.

Namun pernyataan itu justru menyulut kemarahan warga.

“Justru itu yang membuat kami datang ke kantor kelurahan. Jangan seolah-olah kami sudah menyetujui, padahal belum pernah ada pertemuan resmi. Jangan bohongi publik,” tegas Pujiono.

Lurah Maospati, Indra, yang hadir menemui warga, menyatakan akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan Pj Bupati. Ia juga berjanji akan mendorong adanya dialog terbuka antara warga dan pemerintah.

Kini, Pemkab Magetan dihadapkan pada dilema besar: menata wilayah demi kepentingan pembangunan tanpa melanggar hak dasar warganya. Warga meminta pemerintah hadir bukan hanya sebagai penguasa proyek, tetapi sebagai pelindung warganya sendiri.

“Kalau pembangunan itu untuk masyarakat, kenapa kami yang jadi korban? Kami hanya minta kejelasan dan tempat tinggal yang layak. Jangan usir kami seperti barang,” pungkas Suwardi, dengan suara tertahan.

Apakah aspirasi warga akan dijadikan pertimbangan serius 

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Desak Dinsos Madiun Melek Data Soal Peringkat Kedua ODGJ Pasung di Jatim

    DPRD Desak Dinsos Madiun Melek Data Soal Peringkat Kedua ODGJ Pasung di Jatim

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun mendesak Dinas Sosial (Dinsos) setempat segera menuntaskan pemutakhiran data orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang masih dipasung. Langkah ini dinilai penting agar kondisi riil kasus pasung di Kabupaten Madiun bisa diketahui secara jelas. Desakan itu muncul setelah data Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur menyebut Kabupaten Madiun menempati posisi […]

    Bagikan
  • Pemangkasan Transfer Keuangan Daerah, Pemkab Madiun Siapkan Strategi Efisiensi Anggaran 2026

    Pemangkasan Transfer Keuangan Daerah, Pemkab Madiun Siapkan Strategi Efisiensi Anggaran 2026

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun bakal melakukan efisiensi besar-besaran pada tahun anggaran 2026. Langkah ini diambil setelah adanya pergeseran dan pemangkasan dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat senilai sekitar Rp. 228 miliar. Kondisi itu diungkapkan Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam Rapat Koordinasi Penganggaran APBD Tahun Anggaran 2026 dan Evaluasi […]

    Bagikan
  • Jembatan di Ponorogo Roboh, Warga Nekat Seberangi Sungai Berarus Deras

    Jembatan di Ponorogo Roboh, Warga Nekat Seberangi Sungai Berarus Deras

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah jembatan penyebrangan di Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, roboh akibat pondasinya tergerus derasnya arus sungai. Akibatnya, aktivitas warga terganggu, bahkan beberapa di antaranya nekat menerjang banjir untuk bisa beraktivitas. Jembatan besi sepanjang 10 x 3 meter itu putus pada Senin malam (17/05/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Peristiwa ini menyebabkan […]

    Bagikan
  • Nyamar Jadi Petugas PLN, Pria di Madiun Dibekuk Usai Gasak Kabel di Puluhan Titik

    Nyamar Jadi Petugas PLN, Pria di Madiun Dibekuk Usai Gasak Kabel di Puluhan Titik

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 1.092
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Aksi pencurian kabel listrik yang meresahkan warga di sejumlah wilayah akhirnya terhenti. Tim Jatanras Polres Madiun meringkus seorang pria bernama Ivo Candra Irawan, warga Desa Morang, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun Kamis (7/5/2026). Penggerebekan dramatis terjadi di pinggir jalan raya Madiun- Surabaya. Penangkapan ini dilakukan tak lama setelah pelaku melancarkan aksinya. Polisi […]

    Bagikan
  • Tim Banggar DPRD Minta Efisiensi Anggaran Tidak Pengaruhi Pelayanan Publik

    Tim Banggar DPRD Minta Efisiensi Anggaran Tidak Pengaruhi Pelayanan Publik

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menyepakati rencana pemerintah pusat terkait dengan efisiensi anggaran sesuai Inpres nomor 1/2025. Salah satunya meminimalisir acara seremonial dan perjalanan dinas. Selain itu, dana transfer daerah yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan untuk daerah yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana […]

    Bagikan
  • Dari Tusuk Sate ke Tanah Suci, Nahrowi Siap Berangkat Haji

    Dari Tusuk Sate ke Tanah Suci, Nahrowi Siap Berangkat Haji

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tekun dan tak kenal lelah, Nahrowi (52), seorang perajin tusuk sate asal Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, akhirnya mendapat kesempatan berangkat haji tahun ini. Pria yang telah menekuni usaha tusuk sate selama bertahun-tahun itu dijadwalkan masuk gelombang kedua pemberangkatan jemaah haji dari Kabupaten Madiun pada 17 Mei 2025. “Dulu […]

    Bagikan
expand_less