Berita Terkini
Trending Tags

Serangan Hama Potong Leher, Petani Magetan Panen Dini dan Merugi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
  • visibility 142
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani menunjukan padi yang terkena hama potong leher, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Serangan penyakit padi “potong leher” menghantam lahan pertanian di Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Akibatnya, para petani terpaksa melakukan panen dini dengan hasil yang sangat minim. Dari puluhan karung gabah yang biasa mereka panen, kini hanya tersisa satu hingga dua karung per petak lahan.

Petani mengaku rugi besar akibat serangan jamur Magnaporthe oryzae yang merontokkan bulir padi sebelum masa panen tiba. “Kalau ditunggu tua, malah lapuk dan jatuh. Panen sekarang pun hasilnya jauh dari harapan,” ujar Misdi (70), petani asal Desa Pragak, Selasa (03/06/2025).

Penyakit yang disebabkan jamur ini menyerang bagian pangkal bulir padi, membuat tanaman mengering sebelum waktunya. Kondisi tersebut memaksa petani seperti Sukadi, Yadi, dan Saman memanen lebih awal demi menyelamatkan sedikit hasil yang masih bisa dikumpulkan.

“Awalnya kami kira hama biasa seperti wereng, jadi disemprot insektisida. Ternyata ini jamur, harusnya pakai fungisida. Tapi sudah telanjur, tak tertolong lagi,” keluh Sukadi.

Cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan berturut-turut selama hampir dua pekan diduga memicu serangan penyakit. Kelembapan tinggi mempercepat pertumbuhan jamur, serta memperparah kondisi tanaman.

Tak hanya di Desa Pragak, serangan ini juga dilaporkan menyebar ke sejumlah kecamatan lain seperti Lembeyan, Kawedanan, dan Takeran. Banyak petani merasa tidak mendapat arahan atau pendampingan dalam mengantisipasi penyakit ini.

Image Not Found
Petani di Magetan merugi karena tanaman padi terkena serangan hama, Foto : Kusnanto – Sinergia

“Benih kami pakai varietas unggul, beli dari toko resmi. Tapi ternyata tak tahan penyakit. Kami butuh pengetahuan dan pendampingan, bukan hanya disuruh menyemprot tanpa tahu harus pakai apa,” kata Kadimun, petani lain dari Dusun Sepandan.

Kerugian ekonomi membayangi para petani. Dari hasil panen yang minim, mereka bahkan tidak bisa menutup biaya produksi, apalagi melunasi utang modal.

Ironisnya, sebagian besar petani tidak ikut program asuransi pertanian. Mereka mengaku tak paham prosedurnya dan tak mengira risiko gagal panen sebesar ini akan terjadi.

“Modal semua pinjaman. Kalau seperti ini, musim tanam berikutnya saja kami bingung cari biaya,” ungkap Saman.

Petani mendesak pemerintah tidak sekadar menyalahkan cuaca atau memberikan imbauan. Mereka meminta bantuan nyata, mulai dari edukasi penanganan penyakit tanaman, distribusi fungisida, hingga kemungkinan pemberian kompensasi atau bantuan sosial.

“Kalau dibiarkan terus seperti ini, bisa berdampak pada ketahanan pangan. Jangan tunggu semua gagal baru sibuk turun ke lapangan,” tegas Yadi.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terancam Non Job, Kepala DLH Ponorogo Ajukan Sanggahan ke Bupati

    Terancam Non Job, Kepala DLH Ponorogo Ajukan Sanggahan ke Bupati

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Teka-teki terkait pejabat eselon 2 di lingkungan Pemkab Ponorogo yang terancam sanksi non-job terungkap. Sosok itu adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, Gulang Winarno. Gulang terancam dicopot dari jabatannya karena diduga melanggar netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pilkada serentak 2024 lalu. Surat Keputusan (SK) Bupati Ponorogo tentang hukuman […]

    Bagikan
  • Ratusan Sekolah di Madiun Kekurangan Pendaftar Siswa Baru, Hanya 14 Sekolah Penuhi Pagu

    Ratusan Sekolah di Madiun Kekurangan Pendaftar Siswa Baru, Hanya 14 Sekolah Penuhi Pagu

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proses pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2025/2026 untuk jenjang SD dan SMP di Kabupaten Madiun telah berakhir pada (20/06/2025). Namun, jumlah pendaftar yang masuk belum merata di seluruh sekolah. Dari ratusan sekolah yang ada, hanya 14 sekolah yang memenuhi pagu penerimaan siswa baru. Sekretaris Dinas Pendidikan dan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Lakukan Pendataan Warga Kurang Mampu Yang Belum Masuk DTSEN

    Pemkot Madiun Lakukan Pendataan Warga Kurang Mampu Yang Belum Masuk DTSEN

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun terus mempercepat pendataan warga kurang mampu guna memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran. Berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), tercatat sebanyak 3.155 keluarga atau 9.608 jiwa masuk kategori Desil 1, serta 3.558 keluarga atau 10.397 jiwa masuk kategori Desil 2. Hal itu ditegaskan Pelaksana Tugas […]

    Bagikan
  • Bagikan Bendera Merah Putih, Kapolsek Wungu Ajak Warga Tingkatkan Rasa Nasionalis Jelang HUT ke-80 RI

    Bagikan Bendera Merah Putih, Kapolsek Wungu Ajak Warga Tingkatkan Rasa Nasionalis Jelang HUT ke-80 RI

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Wungu menggelar aksi pembagian bendera Merah Putih kepada pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 7 Agustus 2025 bersama jajaran TNI dan Kecamatan Wungu di Jalan Raya Perbatasan Kota- Kabupaten Madiun. Kapolsek […]

    Bagikan
  • TNI-Polri Perketat Patroli Gabungan di Magetan, Jaga Kondusifitas Wilayah

    TNI-Polri Perketat Patroli Gabungan di Magetan, Jaga Kondusifitas Wilayah

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Situasi nasional yang belakangan diwarnai aksi massa membuat aparat keamanan di Kabupaten Magetan meningkatkan kewaspadaan. Polres Magetan bersama Kodim 0804/Magetan menggelar patroli gabungan pada Minggu (31/8/2025) untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga. Patroli dilaksanakan secara menyeluruh, mulai dari pusat keramaian, fasilitas vital, kawasan pemukiman, hingga jalur utama lalu lintas. […]

    Bagikan
  • Motor Konsumen Raib di Depan Toko Bayi Madiun, Aksi Pelaku Terekam CCTV

    Motor Konsumen Raib di Depan Toko Bayi Madiun, Aksi Pelaku Terekam CCTV

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Sebuah sepeda motor milik pelanggan toko perlengkapan bayi raib digondol maling saat diparkir di depan toko di Jalan Madiun-Surabaya, Desa Buduran, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, pada Senin (14/07/2025) sore. Aksi pencurian terekam kamera pengawas (CCTV) dan dilakukan oleh seorang pria mengenakan jaket hitam. Salah satu karyawan toko, Fitri Nuryani, mengatakan […]

    Bagikan
expand_less