Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Satu Perusahaan Garmen di Magetan Pailit, Disnaker Pastikan Masih Ada 229 Perusahaan Aktif

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
  • visibility 550
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
PT KSS Indo Apparel dinyatakan Pailit, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Dunia industri di Kabupaten Magetan menghadapi dinamika baru. Salah satu perusahaan garmen, PT KSS Indo Apparel yang berlokasi di Desa Karangsono, Kecamatan Barat, resmi dinyatakan pailit dan telah berhenti beroperasi sejak 13 Februari 2025.

Perusahaan yang berdiri sejak 2021 ini gulung tikar setelah mengalami penurunan jumlah pesanan secara drastis, yang berdampak pada ketidakmampuan membiayai operasional.

“Pabrik itu dinyatakan pailit karena orderan terus menurun dan akhirnya tidak mampu lagi membiayai operasional,” ungkap Yuli Purnomo, Kepala Bidang Hubungan Industrial, Syarat Kerja, dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Magetan, Rabu (25/06/2025).

PT KSS Indo Apparel sempat menjadi salah satu pabrik produksi pakaian dengan jumlah tenaga kerja mencapai 400 orang. Namun seiring waktu, jumlah itu menyusut hingga tersisa 210 pekerja pada Juli 2024, sebelum akhirnya seluruh operasional dihentikan.

“Pada masa akhir, hanya sebagian saja karyawan yang bekerja. Tapi setelah dinyatakan pailit, sebagian besar dari mereka sudah beralih ke pabrik lain atau mencari pekerjaan baru,” imbuh Yuli.

Meski terjadi penutupan satu perusahaan besar, Disnaker mencatat bahwa kondisi umum sektor industri di Magetan masih tergolong stabil. Sebanyak 229 perusahaan dari berbagai sektor tercatat masih aktif beroperasi.

Yuli menyebutkan, perusahaan-perusahaan tersebut tersebar di bidang industri pengolahan kayu, gula, rokok, koperasi, energi, hingga pupuk. Beberapa bahkan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, seperti pabrik rokok Tri Mitra (Gudang Garam) yang mempekerjakan lebih dari 1.000 orang.

“Untuk sektor gula, meski bersifat musiman, saat musim giling bisa menyerap hingga ratusan tenaga kerja. Di Magetan sendiri masih ada dua pabrik gula yang aktif,” jelasnya.

Di tengah dinamika ini, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan RI mulai menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi pekerja.

Mengacu pada Permenaker Nomor 5 Tahun 2025, besaran BSU yang diberikan adalah Rp300.000 per bulan selama dua bulan, yaitu untuk Juni dan Juli 2025. Pencairannya dilakukan sekaligus sebesar Rp600.000 pada bulan Juni 2025.

Adapun syarat penerima BSU 2025 adalah, Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan kepemilikan NIK, dan masuk peserta aktif program BPJS Ketenagakerjaan hingga April 2025.

Dengan 229 perusahaan yang masih aktif, peluang pekerja sektor formal di Magetan untuk menerima BSU dinilai cukup besar.

“Program ini diharapkan dapat menjadi bantalan sosial yang efektif di tengah tantangan ekonomi pasca pandemi dan tekanan global”, pungkasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Deklarasi Damai Perguruan Silat di Magetan, Cegah Konflik Perguruan Pencak Silat

    Deklarasi Damai Perguruan Silat di Magetan, Cegah Konflik Perguruan Pencak Silat

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dalam upaya mencegah potensi bentrokan antar perguruan pencak silat, Pemerintah Kabupaten Magetan bersama Polres Magetan dan Kodim 0804/Magetan memfasilitasi kegiatan Deklarasi Damai Perguruan Pencak Silat se-Kabupaten Magetan yang dilangsungkan di Pendopo Surya Graha Magetan, Senin (21/04/2025). Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan momen Halal Bihalal Forkopimda Magetan bersama IPSI dan para […]

    Bagikan
  • Nikmatnya Nasi Menok, Kuliner Warisan Raja yang Kini Jadi Santapan Rakyat

    Nikmatnya Nasi Menok, Kuliner Warisan Raja yang Kini Jadi Santapan Rakyat

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 480
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dahulu menjadi menu santapan para raja Mataram, kini Sego Menok justru menjadi favorit masyarakat di sudut pelataran Pasar Penampungan Sayur Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Adalah Mbah Rubinah, seorang nenek berusia 83 tahun, yang mempertahankan kuliner klasik ini agar tetap hidup dan akrab di lidah rakyat. Setiap sore, Mbah Rubinah […]

    Bagikan
  • Dinas Perdagangan Tertibkan Ratusan Kios Pasar yang Disewakan Ilegal

    Dinas Perdagangan Tertibkan Ratusan Kios Pasar yang Disewakan Ilegal

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Perdagangan Kota Madiun melakukan langkah tegas dengan menutup sekaligus menyegel 356 kios dan los pasar Senin (25/08/2025). Tindakan ini ditempuh setelah ditemukan pelanggaran berupa pemilik Surat Izin Penempatan (SIP) yang menyewakan lapaknya kepada pihak lain tanpa izin resmi. Menurut Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan Kota Madiun, Puguh Supardijanto, jumlah […]

    Bagikan
  • Harkitnas 2025, Ratusan Pesilat 14 Perguruan Guyub Rukun Simbol Kebangkitan Dan Kerukunan

    Harkitnas 2025, Ratusan Pesilat 14 Perguruan Guyub Rukun Simbol Kebangkitan Dan Kerukunan

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Selasa (20/05/2025). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 dengan cara yang tak biasa. Sebanyak 14 perguruan silat di wilayah itu dilibatkan langsung dalam upacara. Tak sekadar hadir, para pesilat juga mendapat kejutan istimewa. Bupati Madiun Hari Wuryanto […]

    Bagikan
  • Dinas Pertanian Pemkab Madiun Adaptasi Tehnologi Drone Pupuk, Lahan Seluas 1.5 Hektar Bisa Disemprot Presisi

    Dinas Pertanian Pemkab Madiun Adaptasi Tehnologi Drone Pupuk, Lahan Seluas 1.5 Hektar Bisa Disemprot Presisi

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkab Madiun tengah getol uji drone untuk proses pemupukan. Efisiensi pemakaian selama 20 menit terbang, burung besi itu mampu menyemprotkan pupuk secara presisi di lahan sawah seluas 1.5 hektar. Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkab Madiun, Raswiyanto mengaku drone ini merupakan salah satu adaptasi inovasi tehnologi kekinian. […]

    Bagikan
  • Gaji ASN Magetan Aman hingga 2027, Tetapi Pemkab Belum Pastikan Periode Berikutnya

    Gaji ASN Magetan Aman hingga 2027, Tetapi Pemkab Belum Pastikan Periode Berikutnya

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, memastikan pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN), termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, masih aman setidaknya hingga 2027. Namun, pemerintah daerah belum dapat memberikan kepastian mengenai kemampuan membiayai belanja pegawai setelah periode tersebut. Kepastian pembayaran gaji hingga 2027 disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah […]

    Bagikan
expand_less