Berita Terkini
Trending Tags

Menikmati Sajian Nasi Goreng Kambing Dipadu Teh Telur Panas di Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
  • visibility 168
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Proses memasak nasi goreng kambing, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Jika Anda mulai bosan dengan olahan kambing yang itu-itu saja seperti gulai atau sate, mungkin sudah saatnya mencoba sesuatu yang berbeda. Salah satunya adalah nasi goreng kambing khas Fans Café, yang berlokasi di Jalan Sekar Harum, Kelurahan Tonatan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Tak seperti nasi goreng pada umumnya yang menggunakan daging ayam atau telur, menu andalan di kafe ini justru mengandalkan daging kambing pilihan yang diolah dengan racikan bumbu rahasia. Proses memasaknya menggunakan api besar untuk menghasilkan aroma ‘spicy’ yang menggoda.

Bumbu yang digunakan pun cukup sederhana, yakni bawang merah, bawang putih, garam, dan penyedap. Namun keistimewaannya terletak pada cara memasak dan kualitas daging yang digunakan. Daging kambing diolah terlebih dahulu agar empuk dan tidak mengeluarkan bau prengus.

Image Not Found
Proses pembuatan teh telur panas, Foto : Ega Patria – Sinergia

Menariknya, sajian ini juga dilengkapi dengan minuman unik: teh telur panas. Minuman ini dipercaya mampu menjaga stamina tubuh tetap segar setelah menyantap hidangan berat seperti nasi goreng kambing.

Salah satu pelanggan, Syahdinia Aprilia, mengaku puas dengan cita rasa menu ini.

“Ini nasi goreng kambing terenak yang pernah aku coba. Nggak bau kambing, pedasnya pas, dan gurih asinnya juga mantap,” tuturnya usai mencicipi.

Image Not Found
Nasi goreng kambing ala fans cafe, Foto : Ega Patria – Sinergia

Menurut Neni Dahlia, Manajer Fans Café, menu ini hadir karena banyaknya pecinta olahan kambing di Ponorogo, namun sebagian besar hanya mengenal sate atau gulai.

“Kami ingin menawarkan sesuatu yang beda. Konsep awalnya dari diskusi tim, akhirnya muncul ide teh telur sebagai pendamping. Selain unik, juga menyehatkan,” jelasnya.

Untuk harga, cukup ramah di kantong. Nasi goreng kambing dibanderol Rp30.000 per porsi, sedangkan teh telur panas seharga Rp15.000. Dalam sehari, bisa terjual lebih dari 30 porsi. Saat akhir pekan, jumlahnya bisa mencapai 50 porsi lebih.

Tak hanya soal rasa, suasana di Fans Café pun dibuat nyaman dengan fasilitas live music yang membuat pengunjung betah berlama-lama menikmati santapan.

Jika Anda sedang berada di Ponorogo dan ingin mencoba sajian kambing yang beda dari biasanya, nasi goreng kambing dan teh telur panas dari Fans Café bisa menjadi pilihan yang menggugah selera.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Digeledah KPK, Dirut PDAM Kota Madiun : Sekedar Berkunjung, Lain-Lain Tanyakan ke KPK

    Usai Digeledah KPK, Dirut PDAM Kota Madiun : Sekedar Berkunjung, Lain-Lain Tanyakan ke KPK

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penggeledahan Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (8/4/2026) di rumah pribadi Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Taman Sari Kota Madiun, Suyoto berlangsung hampir 4 jam. Penggeledahan oleh lembaga antirasuah di rumah yang berada Jalan Mangkuprajan, Kelurahan Demangan Kecamatan Taman tersebut dikawal ketat oleh aparat kepolisian. Dalam […]

    Bagikan
  • Harga Kedelai dan Minyak Goreng Melonjak, UMKM Ngawi Pangkas Produksi hingga Naikkan Harga Jual

    Harga Kedelai dan Minyak Goreng Melonjak, UMKM Ngawi Pangkas Produksi hingga Naikkan Harga Jual

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kenaikan harga bahan baku terus menekan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Tidak hanya harga kedelai yang melonjak, kelangkaan minyak goreng kemasan juga memaksa pelaku usaha beralih ke minyak goreng curah yang harganya ikut mengalami kenaikan. Kondisi tersebut dialami Muhadi Suko Utomo (54), perajin kedelai […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Curi Perhatian Delegasi Uni Eropa dan Preferred by Nature

    Kota Madiun Curi Perhatian Delegasi Uni Eropa dan Preferred by Nature

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun kembali mencuri perhatian dunia internasional. Kali ini, belasan perwakilan kedutaan besar negara-negara Uni Eropa bersama organisasi global Preferred by Nature dibuat takjub saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka program SWITCH-Asia Low Carbon Rice. Kesan positif itu disampaikan langsung oleh Executive Director Preferred by Nature, Peter Feilberg, saat menghadiri […]

    Bagikan
  • 8 Pemuda Diamankan Polsek Wungu Usai Terlibat Perang Sarung

    8 Pemuda Diamankan Polsek Wungu Usai Terlibat Perang Sarung

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 8 anak muda terlibat perang sarung di Desa Pilangrejo Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. Sebuah video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan sekelompok pemuda mengayunkan sarung ke arah seorang remaja.  Dalam rekaman berdurasi singkat itu, korban tampak tidak berdaya setelah menerima beberapa kali pukulan sarung. Bahkan, beberapa pemuda lainnya […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Dorong UMKM dan PKL untuk Perkuat Wisata

    Pemkot Madiun Dorong UMKM dan PKL untuk Perkuat Wisata

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun kian serius mengokohkan sektor pariwisata. Lonjakan kunjungan wisatawan dari luar daerah menjadi bukti bahwa potensi wisata perlu diimbangi dengan pelayanan publik yang prima. Sebagai langkah nyata, Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disnaker KUKM) terus mendorong penguatan sektor UMKM dan pedagang kaki […]

    Bagikan
  • Harga Telur dan Sayur Anjlok, ASN Diminta Beli Hasil Petani

    Harga Telur dan Sayur Anjlok, ASN Diminta Beli Hasil Petani

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Penutupan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selama libur sekolah berdampak pada anjloknya harga telur ayam dan sejumlah komoditas sayuran di Kabupaten Ponorogo. Melimpahnya hasil produksi yang tidak terserap membuat peternak dan petani mengalami kerugian. Dalam beberapa hari terakhir, harga telur ayam di tingkat pengecer turun menjadi sekitar Rp21.000 hingga Rp22.000 per […]

    Bagikan
expand_less