Berita Terkini
Trending Tags

Menikmati Sajian Nasi Goreng Kambing Dipadu Teh Telur Panas di Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
  • visibility 128
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Proses memasak nasi goreng kambing, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Jika Anda mulai bosan dengan olahan kambing yang itu-itu saja seperti gulai atau sate, mungkin sudah saatnya mencoba sesuatu yang berbeda. Salah satunya adalah nasi goreng kambing khas Fans Café, yang berlokasi di Jalan Sekar Harum, Kelurahan Tonatan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Tak seperti nasi goreng pada umumnya yang menggunakan daging ayam atau telur, menu andalan di kafe ini justru mengandalkan daging kambing pilihan yang diolah dengan racikan bumbu rahasia. Proses memasaknya menggunakan api besar untuk menghasilkan aroma ‘spicy’ yang menggoda.

Bumbu yang digunakan pun cukup sederhana, yakni bawang merah, bawang putih, garam, dan penyedap. Namun keistimewaannya terletak pada cara memasak dan kualitas daging yang digunakan. Daging kambing diolah terlebih dahulu agar empuk dan tidak mengeluarkan bau prengus.

Image Not Found
Proses pembuatan teh telur panas, Foto : Ega Patria – Sinergia

Menariknya, sajian ini juga dilengkapi dengan minuman unik: teh telur panas. Minuman ini dipercaya mampu menjaga stamina tubuh tetap segar setelah menyantap hidangan berat seperti nasi goreng kambing.

Salah satu pelanggan, Syahdinia Aprilia, mengaku puas dengan cita rasa menu ini.

“Ini nasi goreng kambing terenak yang pernah aku coba. Nggak bau kambing, pedasnya pas, dan gurih asinnya juga mantap,” tuturnya usai mencicipi.

Image Not Found
Nasi goreng kambing ala fans cafe, Foto : Ega Patria – Sinergia

Menurut Neni Dahlia, Manajer Fans Café, menu ini hadir karena banyaknya pecinta olahan kambing di Ponorogo, namun sebagian besar hanya mengenal sate atau gulai.

“Kami ingin menawarkan sesuatu yang beda. Konsep awalnya dari diskusi tim, akhirnya muncul ide teh telur sebagai pendamping. Selain unik, juga menyehatkan,” jelasnya.

Untuk harga, cukup ramah di kantong. Nasi goreng kambing dibanderol Rp30.000 per porsi, sedangkan teh telur panas seharga Rp15.000. Dalam sehari, bisa terjual lebih dari 30 porsi. Saat akhir pekan, jumlahnya bisa mencapai 50 porsi lebih.

Tak hanya soal rasa, suasana di Fans Café pun dibuat nyaman dengan fasilitas live music yang membuat pengunjung betah berlama-lama menikmati santapan.

Jika Anda sedang berada di Ponorogo dan ingin mencoba sajian kambing yang beda dari biasanya, nasi goreng kambing dan teh telur panas dari Fans Café bisa menjadi pilihan yang menggugah selera.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Magetan Tunggu Usulan Resmi, Proses PAW DPRD Belum Berlanjut

    KPU Magetan Tunggu Usulan Resmi, Proses PAW DPRD Belum Berlanjut

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Magetan memastikan proses pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD tidak bisa dilakukan secara sepihak dan harus mengikuti prosedur yang berlaku. Hingga kini, tahapan PAW masih menunggu pengajuan resmi dari DPRD maupun partai politik pengusung. Ketua KPU Magetan, Noviano Suyide, mengungkapkan sebelumnya pihaknya telah menerima surat dari DPRD […]

    Bagikan
  • Tiga Bulan Tercatat Sudah 14 Muda Mudi Ajukan Nikah Dini

    Tiga Bulan Tercatat Sudah 14 Muda Mudi Ajukan Nikah Dini

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tiga Bulan Pertama di tahun 2025, jumlah pasangan muda mudi yang melakukan pernikahan dini di Kabupaten Madiun terbilang banyak. Berdasarkan data Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Madiun, hingga Maret ini tercatat 14 pasang yang melakukan pernikahan usia dini atau permohonan dispensasi nikah.  […]

    Bagikan
  • Catat 5 Kasus Laka Air, BPBD Madiun Gelar Pelatihan Water Rescue

    Catat 5 Kasus Laka Air, BPBD Madiun Gelar Pelatihan Water Rescue

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun menggelar pelatihan Search and Rescue (SAR) khusus water rescue di kawasan Telaga Sarangan, 16–19 September 2025. Kegiatan ini diikuti 51 peserta yang terdiri dari seluruh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD setempat. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, menyebut pelatihan ini […]

    Bagikan
  • Tiga Kepala OPD Alumni Jatinangor Saling Berebut Menjadi Sekda Magetan

    Tiga Kepala OPD Alumni Jatinangor Saling Berebut Menjadi Sekda Magetan

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan hingga pertengahan Agustus 2025 baru diikuti tiga pejabat. Tiga Kepala OPD yang merupakan alumni kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat bersaing ketat agar bisa duduk sebagai Sekda Magetan. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, Masruri, membenarkan bahwa hanya ada tiga […]

    Bagikan
  • Pemerintah Kec Geger Menggelar Bimtek Transparansi Tata Kelola Keuangan Desa

    Pemerintah Kec Geger Menggelar Bimtek Transparansi Tata Kelola Keuangan Desa

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Transparansi dan akuntabel Pengelolaan keuangan di setiap desa menjadi syarat wajib agar tata kelola sesuai regulasi. Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 20 tahun 2018 menjadi payung hukum mengatur azaz dan tata tertib administrasi anggaran di desa. Tranparansi diterjemahkan agar masyarakat bisa mengakses data anggaran di setiap desa tersebut. Paling tidak minimal […]

    Bagikan
  • Damkar dan Relawan Evakuasi Kambing Tercebur ke Sumur Sedalam 13 Meter

    Damkar dan Relawan Evakuasi Kambing Tercebur ke Sumur Sedalam 13 Meter

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seekor kambing milik Katiyem (70), warga Desa Gerih, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi, tercebur ke dalam sumur sedalam kurang lebih 13 meter. Kambing tersebut biasanya dilepasliarkan di area belakang rumah yang berpagar. Namun, pada Senin (27/10/2025) siang, kambing itu ditemukan dalam kondisi lemas di dasar sumur. “Biasanya memang dilepasliarkan di belakang rumah. […]

    Bagikan
expand_less