Berita Terkini
Trending Tags

Ternyata Ini Yang Viral Ritual Putih-Putih di Puncak Gunung Lawu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
  • visibility 98
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Video puluhan orang berpakaian serba putih menggelar ritual di Puncak Gunung Lawu, Argo Dumilah (3.265 mdpl), Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Magetan – Video puluhan orang berpakaian serba putih menggelar ritual di Puncak Gunung Lawu, Argo Dumilah (3.265 mdpl), viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan laki-laki dan perempuan mengenakan gamis putih, mirip pakaian ihram, berjalan mengelilingi Tugu Trianggulasi serta duduk berdoa di sekitarnya. Peristiwa ini menuai berbagai spekulasi di kalangan warganet.

Dikonfirmasi pada Senin (14/07/2025), Asper Perhutani BKPH Lawu Selatan, Mulyadi, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan ritual dilakukan pada Jumat (12/07/2025) sekitar pukul 10.00 hingga 12.30 WIB. Rombongan diketahui berjumlah sekitar 100 orang dan berasal dari Sambunggangi, Purwodadi, Jawa Tengah.

“Mereka naik lewat jalur Cemoro Sewu pada Kamis sore, menginap di puncak, lalu Jumat pagi melakukan doa bersama dan salat Jumat,” kata Mulyadi.

Ketua rombongan, Rohmat, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon menjelaskan, mereka merupakan jamaah Nahdlatul Ulama (NU) Purwodadi. Selama di puncak, mereka melaksanakan sholawatan, bacaan tawasulan, hingga salat Jumat berjemaah.

Menurut Rohmat, pakaian putih baru dikenakan setelah tiba di puncak. “Kami mendaki memakai pakaian biasa. Setelah sampai atas baru ganti baju putih sebagai lambang kesucian dan warna kebesaran dalam Islam,” jelasnya.

Ia menegaskan ritual yang mereka lakukan bukan dari aliran menyimpang. Kegiatan tersebut merupakan bentuk ziarah dan doa untuk leluhur, khususnya Sunan Lawu. Tradisi ini sudah mereka lakukan selama 14 tahun berturut-turut, setiap usai tanggal 11 Sura.

“Bukan ritual sesat. Kami hanya berdoa dan berziarah seperti tahun-tahun sebelumnya,” imbuh Rohmat.

Mulyadi menyampaikan pihak Perhutani tidak melarang aktivitas pendaki maupun peziarah, selama tetap mematuhi aturan dan menjaga kelestarian Gunung Lawu.

“Berbagai ritual memang kerap dilakukan pendaki saat berada di puncak. Selama dalam koridor aturan, kami tidak melarang,” ujarnya.

Sebagai informasi, Gunung Lawu yang terletak di perbatasan Magetan, Jawa Timur dan Karanganyar, Jawa Tengah, dikenal sejak era Majapahit sebagai lokasi pertapaan dan ritual spiritual. Jalur Cemoro Sewu dan Cetho menjadi akses utama para pendaki dan peziarah setiap tahunnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Tomat dan Cabai di Kare Pulih Jelang Nataru, Petani Siap Pasok Pasar

    Harga Tomat dan Cabai di Kare Pulih Jelang Nataru, Petani Siap Pasok Pasar

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Harga sejumlah komoditas hortikultura di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, kembali merangkak naik setelah sempat jatuh dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan ini membuat petani lebih optimistis memasok kebutuhan pasar menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Salah satu titik produksi berada di lahan seluas sekitar setengah hektare milik BUMDes Desa Kare. Komoditas utama […]

    Bagikan
  • Modus Pecah Kaca Mobil di Ponorogo, Uang Rp350 Juta Raib

    Modus Pecah Kaca Mobil di Ponorogo, Uang Rp350 Juta Raib

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil terjadi di Jalan Wibisono, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Ponorogo, Senin (05/05/2025). Akibat peristiwa tersebut, uang tunai senilai sekitar Rp350 juta milik RMD, warga Kresek, Kabupaten Madiun, dilaporkan hilang. Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Hidajanto, menjelaskan korban ke Ponorogo sekitar pukul 09.00 WIB dengan […]

    Bagikan
  • Kepergian Mbah Bikan Gondo Wiyono, Tinggalkan Duka Mendalam di Kalangan Seniman

    Kepergian Mbah Bikan Gondo Wiyono, Tinggalkan Duka Mendalam di Kalangan Seniman

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Duka mendalam menyelimuti dunia seni dan budaya Ponorogo atas wafatnya Bikan Gondo Wiyono, maestro Reog yang dikenal sebagai pelestari sejati kesenian tradisional Ponorogo. Kepergiannya meninggalkan kesedihan mendalam, tak hanya bagi keluarga, tetapi juga kalangan seniman dan budayawan. Seperti yang dirasakan oleh Sudirman, budayawan sekaligus seniman Ponorogo, yang mengaku tak kuasa […]

    Bagikan
  • Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Pohon Mangga RobohTimpaRumah Warga

    Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Pohon Mangga RobohTimpaRumah Warga

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin yang melanda wilayah Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Selasa petang (21/10/2025), menyebabkan sebuah pohon mangga berukuran besar tumbang hingga menimpa rumah warga di Kelurahan Bulukerto. Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, yaitu ketika hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mengguyur wilayah setempat. Pohon mangga dengan diameter mencapai 120 […]

    Bagikan
  • Sidak Takjil di Bantaran Madiun, Dinkes Jatim Uji 10 Sampel Makanan dan Temukan Penjualan Ciki Bull photo_camera 2

    Sidak Takjil di Bantaran Madiun, Dinkes Jatim Uji 10 Sampel Makanan dan Temukan Penjualan Ciki Bull

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur bersama Dinkes PPKB Kota Madiun melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap makanan dan minuman takjil di kawasan Taman Bantaran, Kota Madiun, Minggu (9/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan pangan yang dijual kepada masyarakat selama Ramadan. Sanitarian Dinkes Provinsi Jawa Timur, Yenni Dwi Kurniawati, mengatakan […]

    Bagikan
  • Mulai 2026 Program BST Tamat, Bertransformasi Menjadi Bahana Bersahaja

    Mulai 2026 Program BST Tamat, Bertransformasi Menjadi Bahana Bersahaja

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto membuat gebrakan. Program Bhakti Sosial Terpadu, yang biasa dikenal dengan sebutan BST, telah tamat. Mulai tahun 2026 ini, program unggulan Pemerintah Kabupaten Madiun, yaitu BST,  berubah nama menjadi Bhakti Harmoni atau Bahana Bersahaja. Perubahan ini merupakan kelanjutan dari program unggulan yang telah dimulai sejak jaman Bupati […]

    Bagikan
expand_less