Berita Terkini
Trending Tags

Ini Sorotan Fraksi DPRD Kota Madiun Terkait Rancangan Perubahan APBD 2025

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
  • visibility 100
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar rapat paripurna, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, Jumat (25/07/2025).

Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Istono, dan turut dihadiri oleh Wali Kota Madiun Maidi, Wakil Wali Kota F. Bagus Panuntun, jajaran Forkopimda, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.

Fraksi-Fraksi DPRD Kota Madiun memberikan sejumlah sorotan terhadap rancangan P-APBD 2025 tersebut. Diantaranya, Belanja Tidak terduga (BTT) yang mengalami kenaikan dari Rp7,623 miliar menjadi Rp. 18,525 miliar, atau naik sekitar 143%. Hal itu menimbulkan pertanyaan kepada eksekutif terkait peruntukan dan urgensinya. Selain itu, juga terkait alokasi anggaran Dinas Pendidikan turun signifikan sebesar Rp 42,47 miliar atau turun 17,7% yang membutuhkan penjelasan dari Wali Kota Madiun.

Catatan juga mengarah pada Belanja Operasi yang turun, sedangkan Belanja Modal maupun BTT malah naik. Tidak hanya sisi Belanja Daerah, Legislatif juga mempertanyakan penurunan Pendapatan Daerah yang tertuang dalam P-APBD 2025.

Dalam keterangannya, Wali Kota Maidi menjelaskan salah satu penyebab penurunan Pendapatan Daerah adalah belum terpenuhinya beberapa indikator pendapatan, termasuk masih banyaknya piutang daerah.

“Kalau kita ikuti aturan, semuanya sudah sesuai dengan program. Efisiensi dari dana transfer cukup besar, sehingga berdampak pada turunnya pendapatan. Maka dari itu, PAD dari sektor pajak dan retribusi daerah harus ditingkatkan. Tapi tentu, kenaikan itu harus dilihat dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi,” jelas Maidi.

Lebih lanjut, pihaknya menekankan pentingnya pemetaan potensi daerah yang dapat menopang penurunan dana transfer dari pusat. Dengan demikian, kemandirian fiskal daerah dapat terus ditingkatkan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Istono, menuturkan bahwa penyampaian pandangan umum fraksi merupakan tahapan penting dalam siklus pembahasan perubahan APBD. Menurutnya, hal ini merupakan tindak lanjut dari penyampaian nota keuangan oleh wali kota serta dokumen RAPBD perubahan yang telah diterima DPRD.

“Fraksi-fraksi kini menyampaikan pendapatnya dalam pandangan umum. Selanjutnya, akan dilakukan rapat dengar pendapat (RDP) antara tim anggaran dan komisi dengan mitranya. Setelah itu, barulah wali kota menyampaikan jawaban, sebelum akhirnya diambil keputusan,” terang Istono.

Ia menegaskan bahwa DPRD bersama pemerintah kota berkomitmen menyelesaikan seluruh tahapan pembahasan tepat waktu. “Insyaallah, paling lambat tanggal 11 Agustus seluruh proses PAPBD 2025 telah selesai. Dengan begitu, anggaran sudah bisa digunakan untuk kepentingan masyarakat Kota Madiun,” tandasnya.

Surya – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersangka Korupsi BPR Kota Madiun Dilimpahkan ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp. 8,7 Miliar

    Tersangka Korupsi BPR Kota Madiun Dilimpahkan ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp. 8,7 Miliar

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi di Perumda BPR Kota Madiun memasuki babak baru. Pada Jumat (14/11/2025), satu tersangka resmi diserahkan penyidik Polres Madiun Kota kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun. Tersangka Candra Wiyono (35), warga Jalan Gajah Mada, Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Manguharjo Kota Madiun menjabat sebagai Account Officer (AO) […]

    Bagikan
  • Niat Amankan Balon Udara, Pria Di Ponorogo Jadi Korban Ledakan Petasan

    Niat Amankan Balon Udara, Pria Di Ponorogo Jadi Korban Ledakan Petasan

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Niat hati ingin mengamankan balon udara agar tidak membahayakan anak-anak, seorang pria di Ponorogo justru harus dilarikan ke rumah sakit usai menjadi korban ledakan petasan. Insiden itu terjadi pada Sabtu pagi, (07/06/2025), sekitar pukul 08.00 WIB, di area persawahan Desa Kori, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo. Korban diketahui bernama Yono (45), […]

    Bagikan
  • Warga Magetan Makin Banyak yang Ubah Kolom Agama KTP Jadi Kepercayaan Tuhan YME

    Warga Magetan Makin Banyak yang Ubah Kolom Agama KTP Jadi Kepercayaan Tuhan YME

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kesadaran masyarakat Magetan untuk menampilkan identitas sesuai keyakinannya di Kartu Tanda Penduduk (KTP) semakin meningkat. Hal ini terlihat dari tren warga yang mengubah kolom agama menjadi Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam dokumen kependudukan. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), sepanjang semester II 2024 tercatat 17 warga melakukan […]

    Bagikan
  • Jamaah Thariqah Syattariyah di Ponorogo Rayakan Idul Fitri Lebih Awal, Ini Alasannya

    Jamaah Thariqah Syattariyah di Ponorogo Rayakan Idul Fitri Lebih Awal, Ini Alasannya

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan jamaah Pondok Pesantren Daarul Islaam Liahlissunnah Waljamaah, Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, merayakan Hari Raya Idul Fitri lebih awal pada Kamis (19/3/2026) pagi. Penetapan 1 Syawal tersebut didasarkan pada metode perhitungan yang digunakan oleh jamaah Thariqah Syattariyah. Mereka diketahui telah lebih dahulu memulai ibadah puasa, sehingga pada […]

    Bagikan
  • Sapi Seberat 1,1 Ton dari Desa Kresek Madiun Dilirik Presiden Prabowo untuk Kurban

    Sapi Seberat 1,1 Ton dari Desa Kresek Madiun Dilirik Presiden Prabowo untuk Kurban

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Seekor sapi berjenis limosin milik warga Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mendapat perhatian Presiden RI Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban pada perayaan Idul Adha 1446 Hijriah. Sapi jantan berusia empat tahun yang diberi nama “Si Jhon” oleh pemiliknya, Susilo Yugo Subroto (35), memiliki bobot sekitar 1,1 […]

    Bagikan
  • Konflik Kian Memanas, Ketua dan Sekretaris PKB Magetan Dilaporkan ke Polisi

    Konflik Kian Memanas, Ketua dan Sekretaris PKB Magetan Dilaporkan ke Polisi

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketegangan di internal tubuh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magetan tampaknya terus meningkat. Perselisihan yang muncul antara pengurus DPC dengan salah satu kadernya, Nur Wakhid atau yang akrab disapa Gus Wahid, kini berujung pada pelaporan pidana. Kuasa hukum Nur Wakhid, Sumadi, dengan resmi melaporkan Ketua dan Sekretaris DPC PKB Magetan ke […]

    Bagikan
expand_less