Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Menilik Penyulingan Tanaman Nilam, Jadi Bahan Baku Minyak Atsiri Bernilai Tinggi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • visibility 327
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) Lentera O3 menunjukkan minyak atsiri, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Lahan kosong seluas 500 meter persegi yang dulunya tak terurus di Jalan Halmahera, Kelurahan Oro Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun kini menjelma menjadi kebun hijau penuh potensi. Di atas tanah itu, ratusan tanaman nilam tumbuh subur dan bersiap dipanen. Siapa sangka, daun-daun kecil ini menyimpan peluang besar untuk menjadi sumber ekonomi baru warga.

Diketahui, tanaman nilam dikenal sebagai bahan baku minyak atsiri bernilai tinggi. Dari situlah semangat baru tumbuh di kalangan masyarakat, khususnya kelompok warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) Lentera O3. Dibentuk pada Februari 2025, kelompok ini konsisten mengembangkan budidaya nilam dengan teknik stek batang untuk memastikan kualitas pertumbuhan yang optimal.

“Kami tidak langsung menanam ke tanah. Bibit nilam terlebih dulu kami rawat dalam polybag selama sekitar satu setengah bulan. Setelah itu baru dipindahkan ke lahan,” ujar Tomi Hariyanto, Ketua KTH Lentera O3.

Menurutnya, saat ini sudah ada sekitar 800 bibit yang ditanam dengan sistem tersebut. Nilam memiliki kandungan minyak atsiri yang dibutuhkan industri parfum, sabun, hingga produk anti nyamuk. Proses penyulingannya memakan waktu cukup lama, sekitar lima jam, dan menghasilkan sekitar 70 ml minyak dari 4 kg daun kering. Nilai jualnya pun menggiurkan, bisa mencapai Rp600 ribu hingga jutaan rupiah per kilogram.

Tak hanya itu, keseriusan KTH Lentera O3 dalam mengembangkan nilam juga menarik perhatian pihak luar. Salah satu mitra yang kini siap bekerja sama adalah Mazano Tech dari Yogyakarta. Mereka berkomitmen menampung hasil panen, asalkan budidaya berjalan berkelanjutan.

“Kami terinspirasi oleh semangat Pak Wali. Harapannya, lewat inovasi pertanian ini, kami bisa ikut membawa nama Kota Madiun ke level yang lebih tinggi,” kata Tomi.

Langkah-langkah kecil dari warga ini menunjukkan bahwa inovasi tidak harus lahir dari pusat kota atau gedung bertingkat. Dari balik pagar sederhana dan tanah kosong yang dihidupkan kembali, lahirlah sebuah harapan. Harapan akan masa depan yang lebih mandiri, kreatif, dan berdaya saing global dimulai dari aroma khas nilam.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Tipikor, Mantan Dirut PT INKA Dituntut 13,5 Tahun Penjara

    Sidang Tipikor, Mantan Dirut PT INKA Dituntut 13,5 Tahun Penjara

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Dugaan korupsi di PT INKA dalam pembiayaan proyek pekerjaan solar photovoltaic power plant 200MW dan smart city di Kinshasha, Kongo melalui The Sandy Group Infrastructure terus bergulir di Pengadilan Tipikor Surabaya pasa Jumat (02/04/2025). 4 terdakwa termasuk Mantan Direktur Utama (Dirut) PT INKA Budi Noviantoro alias BN menghadapi tuntutan yang dibacakan […]

    Bagikan
  • Kirab Boyong Batu Jambangan di Madiun, Warga Desa Kuwu Selamatkan Warisan Leluhur dari Area Pabrik

    Kirab Boyong Batu Jambangan di Madiun, Warga Desa Kuwu Selamatkan Warisan Leluhur dari Area Pabrik

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun– Langkah ratusan warga Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, mengiringi perpindahan sebuah batu kuno pada Kamis (3/7/2026), bukan sekadar prosesi adat. Di balik kirab itu tersimpan ikhtiar masyarakat menjaga jejak sejarah agar tidak hilang di tengah derasnya pembangunan industri. Batu yang diarak tersebut dikenal sebagai Batu Jambangan, sebuah peninggalan purbakala berupa wadah […]

    Bagikan
  • Gubernur Jatim Khofifah Dorong Pasar Murah Jadi Upaya Jaga Daya Beli Warga di Ponorogo

    Gubernur Jatim Khofifah Dorong Pasar Murah Jadi Upaya Jaga Daya Beli Warga di Ponorogo

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Upaya menjaga daya beli masyarakat terus dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Salah satunya melalui program pasar murah yang menyasar langsung masyarakat di berbagai daerah. Kali ini, pasar murah digelar di depan Kantor Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Sabtu sore (19/9/2026). Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kegiatan tersebut merupakan pasar murah […]

    Bagikan
  • Kesigapan Polres Ponorogo Bantu Kendaraan Pemudik yang Mogok

    Kesigapan Polres Ponorogo Bantu Kendaraan Pemudik yang Mogok

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jumlah kendaraan arus balik di wilayah Kabupaten Ponorogo mulai mengalami peningkatan. Personil Polres Ponorogo telah disiagakan di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi kemacetan hingga gangguan lalu lintas. Seperti kesigapan Polres Ponorogo membantu salah satu pemudik yang mengalami mogok kendaraan di jalur protokol Ponorogo–Madiun pada Jumat (04/04/2025). Ismianto, warga Blora Jawa Tengah, […]

    Bagikan
  • DLH Kota Madiun Gencar Uju Emisi, Perkuat Pengawasan Kualitas Udara

    DLH Kota Madiun Gencar Uju Emisi, Perkuat Pengawasan Kualitas Udara

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya pengendalian polusi udara terus digencarkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun melalui pelaksanaan uji emisi kendaraan bermotor. Program yang menjadi agenda rutin ini berkeliling ke seluruh kelurahan sebagai bentuk pengawasan kualitas udara sekaligus sarana penyadaran publik. Subkoordinator Pencegahan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kota Madiun, Annita Yuli Mayasari, […]

    Bagikan
  • Santri Asal Sragen Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan Meninggal Dunia

    Santri Asal Sragen Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Tim SAR gabungan berhasil menemukan M. Maulana Rifai (14), remaja yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di wilayah Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (12/6/2026) sore setelah dua hari proses pencarian dilakukan. Korban yang merupakan santri Pondok Pesantren […]

    Bagikan
expand_less