Berita Terkini
Trending Tags

Pagelaran Reog Obyog Diprakarsai DPRD Ponorogo Pukau Wisatawan dari Korea

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
  • visibility 82
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seni pertunjukan Reog Ponorogo meriahkan Hari Jadi Ponorogo, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Riuh tepuk tangan membahana di Alun-alun Ponorogo, Rabu (06/08/2025) malam, saat dentuman kendang dan lengkingan terompet Reog membelah suasana. Di antara ribuan pasang mata yang terpaku pada panggung terbuka Reog Obyok, ada 4 wisatawan asal Korea Selatan yang tak bisa menyembunyikan rasa kagum mereka.

Keempat relawan muda asal Negeri Ginseng itu, yakni Giheon Park, Lee Heon So, Ye Si Ho, dan Ji Heon Park, yang telah berada di Ponorogo selama 10 hari terakhir, untuk menjalankan misi sebagai relawan IT di salah satu sekolah. Malam itu, dengan pendampingan seorang penerjemah, langkah mereka berlabuh di pusat kota. Yakni menyatu bersama warga menyaksikan warisan budaya yang Adiluhung, Reog Obyok.

“Pertunjukan yang luar biasa,” kata Giheon Park, yang sudah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia, ditulis Kamis (07/08/2025). 

Raut wajah mereka berbinar, terpukau oleh kekuatan gerak, keberanian pembarong, dan semangat warga yang menyemut di sekeliling Alun-alun. Terlebih lagi melihat pembarong yang sambil memakai dadak merak berguling dengan penuh tenaga. 

 “Saya belum pernah melihat pertunjukan seperti ini. Saya sangat terkesan dengan pemain yang memakai topeng besar (dadak merak-red),” katanya.

Pagelaran Reog Obyok malam itu adalah bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-529 Kabupaten Ponorogo, sekaligus penyambutan HUT ke-80 RI. Suasana terasa syahdu sekaligus megah. Sejak matahari tenggelam, warga dari berbagai penjuru desa telah memadati Alun-alun, merapat dari segala arah, membawa anak-anak, orang tua, bahkan lansia. Semua menyatu tanpa sekat untuk melihat 35 grup Reog Obyok yang tersebar di 21 kecamatan di Bumi Reog. 

Sebanyak 35 pembarong, 50 penari jathil, dan 8 bujang ganong tampil bergantian, menciptakan formasi yang tertata apik. Panggung terbuka seolah berubah menjadi panggung persatuan, ketika setiap gerakan menggambarkan sejarah, spiritualitas, dan jiwa kultural Ponorogo yang telah diakui dunia melalui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda.

“Ini bukan sekadar hiburan, tapi juga ruang syukur dan rasa cinta pada budaya sendiri,” kata Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno. 

Menurutnya, Reog Obyok bukan hanya pentas seni. Ini menjadi simbol pemersatu antar generasi dan antar bangsa. Warga berkumpul dalam satu suara, satu langkah, satu semangat, yakni cinta budaya dan tanah air.

Kehadiran wisatawan asing seperti para Oppa dan Unnie Korea itu, memperkuat narasi bahwa Reog adalah milik dunia. Bahwa seni, ketika digerakkan dengan hati, akan menembus sekat bahasa dan lintas budaya.

“Pertunjukan ini juga sebagai bentuk syukur, Reog Ponorogo yang diakui oleh Unesco sebagai warisan budaya takbenda,” pungkasnya.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satreskrim Polres Ngawi Ungkap Curat Rp15 Juta, Satu Pelaku Diamankan

    Satreskrim Polres Ngawi Ungkap Curat Rp15 Juta, Satu Pelaku Diamankan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi Polda Jawa Timur berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di area parkir depan kantor CV Javamix, Desa Sambirobyong, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan satu orang pelaku berinisial MS. Sementara itu, dua pelaku lain yang diduga terlibat masih dalam […]

    Bagikan
  • Kolonel Arm Untoro Hariyanto Injakan Kaki di Makorem 081/DSJ

    Kolonel Arm Untoro Hariyanto Injakan Kaki di Makorem 081/DSJ

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Danrem 081 Dhirot Saha Jaya, Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengikuti rangkaian tradisi penyambutan warga baru Korem 081/DSJ, Kamis (13/2/2025). Rangkaian diawali dengan menerima kalungan bunga dan hormat jajar, serta tradisi penciuman dhuaja. Rasa bangga dan optimis terpancar jelas dari seluruh anggota Korem 081/DSJ dalam momen penyambutan yang dilakukan.  Tarian cucuk […]

    Bagikan
  • Hujan Deras, Jalan Sikatan Gang Gereja Kota Madiun dan Rumah Warga Terendam

    Hujan Deras, Jalan Sikatan Gang Gereja Kota Madiun dan Rumah Warga Terendam

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hujan deras yang mengguyur Kota Madiun pada Senin sore (27/1/2025) menyebabkan banjir di beberapa titik, salah satunya di Jalan Sikatan Gang Gereja RT 16 RW 05. Banjir ini merendam sekitar 17 rumah warga. Banjir mulai menggenangi kawasan itu usai terjadi hujan lebat dengan ketinggian air mencapai sepaha di Gang Gereja […]

    Bagikan
  • Mencari Pakan Ternak, Pria 65 Tahun di Ngawi Tewas Tersangkut di Pohon Setinggi 8 Meter

    Mencari Pakan Ternak, Pria 65 Tahun di Ngawi Tewas Tersangkut di Pohon Setinggi 8 Meter

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Musibah tragis menimpa seorang warga Desa Legundi, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Pamut (65) ditemukan tewas tersangkut di atas pohon setinggi lebih dari delapan meter saat mencari pakan ternak, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga sekitar. Jasad korban pertama kali terlihat tersangkut di pohon yang […]

    Bagikan
  • Minyakita Langka di Pasar Tradisional Ngawi, Harga Tembus Rp22 Ribu per Liter

    Minyakita Langka di Pasar Tradisional Ngawi, Harga Tembus Rp22 Ribu per Liter

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kelangkaan minyak goreng bersubsidi merek Minyakita mulai dirasakan di sejumlah pasar tradisional di Ngawi, Jawa Timur. Sejak dua bulan terakhir, komoditas tersebut sulit ditemukan di lapak pedagang. Kalaupun tersedia, harganya melambung jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Kondisi ini masih terjadi pada Senin (20/4/2026) pagi. Minyakita dijual […]

    Bagikan
  • Dua Rombongan Umrah Angkatan 64 Sindo Wisata Tiba Dengan Penuh Syukur di Kota Madinah

    Dua Rombongan Umrah Angkatan 64 Sindo Wisata Tiba Dengan Penuh Syukur di Kota Madinah

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia – Alhamdulillah, kurang lebih 9 jam berada di pesawat, 2 rombongan umrah Sindo Wisata Madiun Haji Ulul Azmi tiba di Kota Nabi, Madinah al-Munawwarah. Perasaan bahagia dan penuh syukur pun terpancar dari jemaah umrah Sindo Wisata angkatan 64. Hari pertama tiba dimanfaatkan jemaah untuk melaksanakan sholat di Masjid Nabawi. Selain itu, sesuai jadwal dari […]

    Bagikan
expand_less