Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Soal Penghentian Produksi Beras Premium Bulan Emas, DKPP Madiun : Demi Kepatuhan Aturan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
  • visibility 262
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun, Foto : (Istimewa)/Tova – sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun menegaskan bahwa penghentian produksi beras premium bermerek Bulan Emas, Palur, Palur Pink oleh CV Martindo Rice bukan karena pelanggaran, melainkan bentuk kepatuhan terhadap regulasi mutu beras.

“Sebenarnya tidak ada masalah dengan CV Martindo Rice. Mereka hanya berusaha taat aturan dan memberi contoh bagi penggilingan padi lainnya,” kata Cahyo Sukmono Djati, Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Madiun, saat dihubungi Kamis (14/08/2025).

Menurut Cahyo, kekhawatiran muncul karena standar mutu beras premium diukur menggunakan alat khusus yang memastikan kadar beras patah (broken rice) maksimal 15 persen. Ketua Perpadi Kabupaten Madiun, Suwito, menjadi satu-satunya pelaku usaha lokal yang memiliki peralatan untuk menghasilkan beras premium.

“Kalau beras digiling kapasitas besar, tidak mungkin seluruh hasilnya diuji satu per satu. Karena itu spesifikasi harus ditaati supaya tidak ada perbedaan hasil ukur di lapangan,” jelasnya.

Permintaan beras premium, kata Cahyo, tetap ada di pasaran. Contohnya di Pasar Nglames, beras premium masih dijual dengan harga lebih tinggi daripada beras medium. Namun, penggilingan kecil hingga menengah khawatir soal konsistensi mutu dan kenaikan harga gabah yang memengaruhi harga beras jadi.

“Harga gabah basah sekarang sekitar Rp7.400 per kilogram, sedangkan gabah kering mencapai Rp8.200–Rp8.500. Ditambah biaya susut hasil giling, tenaga angkut, transportasi, hingga penjemuran, harga beras premium jelas terdorong naik,” ungkap Cahyo.

DKPP mengimbau seluruh penggilingan padi mematuhi spesifikasi mutu beras dan menghindari praktik pengoplosan dengan beras bantuan pemerintah, khususnya beras SPHP yang tengah marak di pasaran. Di Kabupaten Madiun, terdapat sekitar 23 hingga 32 penggilingan padi anggota Perpadi berskala menengah ke bawah.

“Faktor pembentuk harga itu bukan hanya gabah. Ada rendemen, biaya angkut, hingga kualitas panen. Karena itu, kita minta semua pihak disiplin mengikuti aturan agar pasar tetap sehat,” tutup Cahyo.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alokasi Pupuk Subsidi Di Kabupaten Madiun Tahun 2025 Kurang Dari Pengajuan 

    Alokasi Pupuk Subsidi Di Kabupaten Madiun Tahun 2025 Kurang Dari Pengajuan 

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Petani di Kabupaten Madiun pada tahun 2025 ini mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi dari pemerintah pusat. Namun demikian jumlah alokasi pupuk lebih sedikit yang diterima petani dibanding tahun lalu.  “Sebenarnya untuk besaran alokasi pupuk subsidi tahun ini sama dengan tahun lalu, hanya luasannya yang bertambah sehingga penerimaan di petani bakal berkurang,” […]

    Bagikan
  • Gudang Toko Aksesori Ponsel di Ngawi Terbakar, Satu Motor Hangus dan Kerugian Capai Ratusan Juta

    Gudang Toko Aksesori Ponsel di Ngawi Terbakar, Satu Motor Hangus dan Kerugian Capai Ratusan Juta

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kebakaran melanda gudang Toko Maju Mapan, penyedia layanan aksesori telepon seluler dan WiFi di tepi Jalan Raya Desa Pangkur, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Kobaran api yang membakar tumpukan kabel WiFi memicu kepanikan karyawan hingga mereka berupaya menyelamatkan sejumlah sepeda motor yang terjebak di […]

    Bagikan
  • Paket Yang Dibuang di Hutan Ponorogo Berisi 3 Bagian Tubuh

    Paket Yang Dibuang di Hutan Ponorogo Berisi 3 Bagian Tubuh

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Tim gabungan dari Polres Ponorogo dan Tim Medis RSUD dr Harjono Ponorogo Minggu malam (26/1/2025) membongkar bungkusan paket yang dibuang di tepi hutan Desa/Kecamatan Sampung Ponorogo. Sesuai informasi, paket itu diduga berisi potongan kaki potongan korban Uswatun Khasanah. Sementara itu, tubuh korban dimasukan koper merah yang ditemukan di Kabupaten Ngawi […]

    Bagikan
  • Namanya Terseret Polemik PAW Anggota DPRD Magetan, Ini Respon Bupati Nanik

    Namanya Terseret Polemik PAW Anggota DPRD Magetan, Ini Respon Bupati Nanik

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik Pergantian Antar Waktu (PAW) Nur Wakhid anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mencuri perhatian publik. Isu yang semula menjadi dinamika internal partai kini berkembang ke ranah politik terbuka dan masuk jalur hukum. Situasi semakin kompleks setelah nama Bupati Magetan, Nanik Sumantri, ikut terseret dalam perdebatan tersebut. […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Siapkan Madiun Apps, Transformasi Pemerintah Digital Berbasis Kebutuhan Warga

    Pemkot Madiun Siapkan Madiun Apps, Transformasi Pemerintah Digital Berbasis Kebutuhan Warga

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai mengarahkan transformasi digital pemerintahan agar semakin berpusat pada kebutuhan masyarakat. Melalui Forum Pemerintah Digital (PemDi), Pemkot Madiun menyiapkan integrasi layanan dalam satu ekosistem digital yang ditargetkan berkembang hingga 2030. Forum Pemerintah Digital digelar di Gedung GCIO Kota Madiun, Selasa (14/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti jajaran organisasi perangkat […]

    Bagikan
  • Festival Pamelo 2026, Dorong Semangat Petani dan Promosi Wisata Daerah

    Festival Pamelo 2026, Dorong Semangat Petani dan Promosi Wisata Daerah

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Magetan menggelar Festival Pamelo 2026 yang dikemas dalam bentuk kontes buah pamelo. Kegiatan ini menjadi upaya strategis pemerintah daerah untuk memperkuat posisi jeruk pamelo sebagai komoditas unggulan sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat regional maupun nasional. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, […]

    Bagikan
expand_less