Berita Terkini
Trending Tags

Irigasi Magetan Panjangnya Ribuan Kilometer, Tapi Anggarannya Kerdil

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
  • visibility 155
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Saluran irigasi di Kabupaten Magetan yang menunggu perbaikan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemkab Magetan tampaknya masih kedodoran dalam urusan memperbaiki infrastruktur irigasi. Ribuan kilometer saluran membentang, tetapi sebagian besar hanya bisa menunggu giliran perbaikan. Ironisnya, sekitar Rp. 2,1 miliar yang sudah dialokasikan justru ditarik kembali pemerintah pusat melalui program Instruksi Presiden (Inpres).

Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Magetan, Yuli Karyawan Iswahyudi, menyebut kondisi jaringan irigasi di Magetan tidak bisa dinilai sepotong-sepotong.

“Bendung bisa saja bagus, tapi kalau talang atau gorong-gorongnya rusak, air tetap tidak sampai ke hilir. Jadi kerusakan harus dihitung menyeluruh,” ujarnya, Selasa (09/09/2025).

Tahun ini, Bidang SDA mengelola sekitar 35 paket pekerjaan dengan nilai total Rp. 10 miliar. Dari jumlah itu, 21 paket diarahkan ke perbaikan daerah irigasi, ditambah empat lokasi lain termasuk dua embung. Namun, sebagian program harus dipindahkan ke Inpres tahap 2 dan 3 akibat efisiensi anggaran.

“Dengan keterbatasan dana, tidak semua bisa dibiayai APBD. Maka kita usulkan lewat program pusat. Harapannya, ada sinergi agar pekerjaan tidak berhenti di tengah jalan,” kata Yuli.

Selain pusat, Pemkab Magetan juga mengandalkan sokongan provinsi. Tahun ini, Pemprov Jatim menyuntik dana Rp. 800 juta untuk memperbaiki Dam Gandong. Meski begitu, jumlah tersebut tetap belum sebanding dengan panjang jaringan irigasi yang mencapai puluhan ribu kilometer.

“Irigasi ini ibarat jalan yang panjangnya ribuan kilometer, sementara kemampuan APBD baru bisa menutup sebagian kecil. Dengan adanya tambahan dari provinsi dan pusat, paling tidak kita bisa berbagi beban. Tugas kabupaten adalah menyiapkan usulan dengan dokumen lengkap,” tandasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • PDAM Kab. Madiun Gandeng Kejari untuk Perkuat Tata Kelola Hukum Perusahaan

    PDAM Kab. Madiun Gandeng Kejari untuk Perkuat Tata Kelola Hukum Perusahaan

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun dalam bidang perdata dan tata usaha negara (TUN). Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Kantor PDAM setempat, Kamis (10/07/2025). Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PDAM Madiun, […]

    Bagikan
  • DPRD Magetan Soroti SILPA Rp135,8 Miliar, Desak Pemkab Tuntaskan Kelebihan Bayar Proyek

    DPRD Magetan Soroti SILPA Rp135,8 Miliar, Desak Pemkab Tuntaskan Kelebihan Bayar Proyek

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – DPRD Kabupaten Magetan menyoroti besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 yang mencapai Rp135,82 miliar. Besarnya SILPA dinilai menjadi indikator masih rendahnya penyerapan anggaran serta belum optimalnya pelaksanaan program oleh organisasi perangkat daerah (OPD). Sorotan tersebut disampaikan Badan Anggaran DPRD dalam rapat paripurna pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang […]

    Bagikan
  • Penumpukan Gula di Gudang PG Jadi Sorotan, APTRI Ingatkan Pemerintah Hati-Hati Kelola BUMN Pangan

    Penumpukan Gula di Gudang PG Jadi Sorotan, APTRI Ingatkan Pemerintah Hati-Hati Kelola BUMN Pangan

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Isu penumpukan gula di gudang pabrik gula kembali mencuat. Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Dapil Jawa Timur VIII, Guntur Sasono, menegaskan persoalan tersebut merugikan masyarakat karena berdampak pada harga konsumsi di pasaran. Hal itu ia sampaikan usai menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di Desa […]

    Bagikan
  • PDAM Tidak Akan Hidup Tanpa Dukungan, Pelanggan, Masyarakat dan Aparat Hukum

    PDAM Tidak Akan Hidup Tanpa Dukungan, Pelanggan, Masyarakat dan Aparat Hukum

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Direktur Utama PDAM Kabupaten Madiun, Imansyah Novianto mengatakan sebagai bentuk transparansi kinerja, meluncurkan inisiatif “PDAM Kabupaten Madiun Terbuka” yang berisi publikasi laporan kinerja sederhana untuk membangun kepercayaan publik. “Perusahaan ini tidak akan hidup tanpa dukungan pelanggan, masyarakat, pemerintah, dan aparat hukum. Maka keterbukaan dan sinergi jadi kunci untuk kemajuan bersama,” […]

    Bagikan
  • Usai Bertemu Wali Kota Madiun Maidi, Ini Langkah BBWS Bengawan Solo

    Usai Bertemu Wali Kota Madiun Maidi, Ini Langkah BBWS Bengawan Solo

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pembangunan kawasan hijau produktif di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo Kota Madiun menarik perhatian sejumlah pihak. Terbaru, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo turut menyambangi TPA Winongo pada Selasa (09/09/2025). Perwakilan BBWS Bengawan Solo turut bersilaturahmi dengan  Wali Kota Madiun, Maidi. Tak hanya itu, pihak BBWS Bengawan Solo juga […]

    Bagikan
  • Sekwan Inventaris Kerugian dan Kerusakan Aset DPRD Kota Madiun Pasca Demo Ricuh

    Sekwan Inventaris Kerugian dan Kerusakan Aset DPRD Kota Madiun Pasca Demo Ricuh

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi demonstrasi yang berlangsung ricuh pada Sabtu (30/08/2025) meninggalkan kerusakan parah di Gedung DPRD Kota Madiun. Sejumlah fasilitas umum maupun bagian dari gedung dewan mengalami kerusakan akibat amukan massa. Sekretaris DPRD Kota Madiun, Misdi, menyampaikan bahwa kerusakan terlihat mulai dari pintu gerbang, pagar, papan nama, hingga beberapa fasilitas penting lainnya. […]

    Bagikan
expand_less