Berita Terkini
Trending Tags

Segini Gaji dan Tunjangan DPRD Magetan Tahun 2024, Tembus Rp. 23,7 Miliar

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
  • visibility 175
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD Kabupaten Magetan usai kegiatan paripurna istimewa, Foto : Istimewa – Sinergia

Sinergia | Magetan – Alokasi anggaran untuk gaji dan tunjangan anggota DPR maupun DPRD tengah menjadi sorotan masyarakat. Seperti tunjangan perumahan DPR RI yang sempat menjadi pemicu aksi unjuk rasa di berbagai daerah, meski akhirnya tunjangan tersebut dibatalkan. Lalu bagaimana dengan gaji dan tunjangan DPRD Kabupaten Magetan?

Sesuai data yang dihimpun, Pemerintah Kabupaten Magetan mengalokasikan dana Rp. 23,7 miliar untuk gaji dan tunjangan 45 anggota DPRD pada tahun 2024 lalu. Angka tersebut tercantum dalam Peraturan Bupati (Perbup) Magetan Nomor 21 Tahun 2024 mengenai perubahan APBD.

Jika dihitung kasar, setiap wakil rakyat berpotensi membawa pulang lebih dari Rp. 500 juta setahun. Nominal itu setara Rp. 43–44 juta per bulan. Namun pihak DPRD menegaskan, realisasi yang diterima anggota dewan tidak sebesar itu.

Berdasarkan dokumen resmi, pos pengeluaran terbesar berasal dari tunjangan kesejahteraan Rp. 7,12 miliar serta tunjangan komunikasi intensif Rp. 5,67 miliar. Selain itu, terdapat pos tunjangan transportasi Rp. 5,45 miliar, uang jasa pengabdian Rp. 374 juta, hingga tunjangan reses Rp. 1,41 miliar.

Adapun gaji pokok atau uang representasi bagi seluruh anggota dewan tercatat Rp. 1,02 miliar setahun, sementara tunjangan jabatan mencapai Rp. 1,48 miliar. Jika seluruh komponen digabungkan, seorang anggota DPRD bisa mengantongi Rp. 40–45 juta per bulan, bergantung jabatan yang diemban.

Nilai tersebut kerap menuai kritik. Masyarakat menilai anggaran dewan terlalu besar, sementara kebutuhan pembangunan daerah masih banyak yang menunggu sentuhan.

Meski demikian, pemerintah daerah memastikan alokasi tersebut sudah sesuai aturan. Regulasi nasional dan Perbup menjadi dasar sahnya besaran gaji serta tunjangan.

Kepala Bagian Program dan Keuangan DPRD Magetan, Dwi Nur Rahmawati Solekha, menegaskan bahwa metode perhitungan tidak bisa semata-mata membagi total anggaran dengan jumlah anggota dewan.

“Kalau dihitung sesuai mekanisme resmi, rata-rata yang diterima anggota dewan per bulan sekitar Rp. 36 juta. Itu sudah mencakup gaji 13 dan 14. Tahun ini juga ada efisiensi, anggaran DPRD dipangkas kurang lebih Rp. 2 miliar,” ungkapnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT ke-22 RSUD Kota Madiun, Pelayanan Meningkat, Inovasi Layanan Jadi Fokus ke Depan

    HUT ke-22 RSUD Kota Madiun, Pelayanan Meningkat, Inovasi Layanan Jadi Fokus ke Depan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana hangat terasa di RSUD Kota Madiun, Jumat (24/4/2026). Di tengah momentum tasyakuran hari ulang tahun ke-22, perhatian tidak hanya tertuju pada seremoni, tetapi juga pada denyut pelayanan yang terus bergerak melayani ratusan pasien setiap hari. Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, meninjau langsung pelayanan rumah sakit. Ia menyusuri […]

    Bagikan
  • Maidi Tinjau Proyek MPP, Instruksikan Perbaikan Saluran Sebelum Musim Hujan

    Maidi Tinjau Proyek MPP, Instruksikan Perbaikan Saluran Sebelum Musim Hujan

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kota Madiun mendapat perhatian khusus dari Wali Kota Maidi. Saat melakukan peninjauan langsung proyek strategis, Jumat (10/10/2025), Maidi menyoroti kondisi gorong-gorong dan saluran air di sekitar lokasi pembangunan. Menurutnya, sistem drainase di kawasan proyek senilai Rp. 2,2 miliar tersebut perlu penyesuaian ketinggian agar tidak […]

    Bagikan
  • Motor Rem Blong di Jalur Ngerong Sarangan, 1 Keluarga Berboncengan 4 Tabrak Rumah

    Motor Rem Blong di Jalur Ngerong Sarangan, 1 Keluarga Berboncengan 4 Tabrak Rumah

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah sepeda motor yang tumpangi 1 keluarga diduga mengalami rem blong dan menabrak rumah warga di Jalan Raya Sarangan, tepatnya di pertigaan Ngerong, dekat Warung Kopi Mbah Jaman, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Kamis malam (10/07/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Akibat kecelakaan tersebut, satu anak dilaporkan meninggal dunia di […]

    Bagikan
  • BPBD Kota Madiun Gandeng Mahasiswa Tanggap Bencana Hindrometeorologi

    BPBD Kota Madiun Gandeng Mahasiswa Tanggap Bencana Hindrometeorologi

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun bersama Stikes BHM Madiun menggelar pelatihan kebencanaan dan evakuasi korban yang dipusatkan di Embung Pilangbango, Kota Madiun, Jawa Timur pada (02/12/2025). Sebelumnya, pada Jumat, 8 November, mahasiswa mendapatkan materi in class di Stikes BHM sebelum peserta menjalani praktik lapangan berupa fire rescue dan […]

    Bagikan
  • APBDes Tahun 2021-2024 Dilaporkan Kejaksaan, Kades Simo : Fitnah Itu, SPJ Sudah Diaudit Inspektorat

    APBDes Tahun 2021-2024 Dilaporkan Kejaksaan, Kades Simo : Fitnah Itu, SPJ Sudah Diaudit Inspektorat

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pengelolaan anggaran keuangan di Desa Simo Kec Balerejo Kab Madiun kabar terkini dilaporkan ke penyidik Kejaksaan. Anggaran keuangan desa yang sudah masuk ke meja penyidik mulai APBDes tahun 2021 hingga 2024. Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel ) Kejaksaan Negeri Kab Madiun, Achmad Wahyudi, saat dikonfirmasi membenarkan telah terjadi pelaporan kasus […]

    Bagikan
  • SPMB Hampir Usai, Masih Ada Sekolah Kekurangan Murid, Dikbud Madiun Tetap Optimis

    SPMB Hampir Usai, Masih Ada Sekolah Kekurangan Murid, Dikbud Madiun Tetap Optimis

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang penutupan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang tinggal empat hari lagi, sejumlah sekolah di Kabupaten Madiun masih belum memenuhi kuota siswa. Salah satunya di SDN 01 Wayut Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun. Meski begitu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun tetap optimis kuota akan terpenuhi. Kepala Disdikbud Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
expand_less