Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Segini Gaji dan Tunjangan DPRD Magetan Tahun 2024, Tembus Rp. 23,7 Miliar

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
  • visibility 257
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD Kabupaten Magetan usai kegiatan paripurna istimewa, Foto : Istimewa – Sinergia

Sinergia | Magetan – Alokasi anggaran untuk gaji dan tunjangan anggota DPR maupun DPRD tengah menjadi sorotan masyarakat. Seperti tunjangan perumahan DPR RI yang sempat menjadi pemicu aksi unjuk rasa di berbagai daerah, meski akhirnya tunjangan tersebut dibatalkan. Lalu bagaimana dengan gaji dan tunjangan DPRD Kabupaten Magetan?

Sesuai data yang dihimpun, Pemerintah Kabupaten Magetan mengalokasikan dana Rp. 23,7 miliar untuk gaji dan tunjangan 45 anggota DPRD pada tahun 2024 lalu. Angka tersebut tercantum dalam Peraturan Bupati (Perbup) Magetan Nomor 21 Tahun 2024 mengenai perubahan APBD.

Jika dihitung kasar, setiap wakil rakyat berpotensi membawa pulang lebih dari Rp. 500 juta setahun. Nominal itu setara Rp. 43–44 juta per bulan. Namun pihak DPRD menegaskan, realisasi yang diterima anggota dewan tidak sebesar itu.

Berdasarkan dokumen resmi, pos pengeluaran terbesar berasal dari tunjangan kesejahteraan Rp. 7,12 miliar serta tunjangan komunikasi intensif Rp. 5,67 miliar. Selain itu, terdapat pos tunjangan transportasi Rp. 5,45 miliar, uang jasa pengabdian Rp. 374 juta, hingga tunjangan reses Rp. 1,41 miliar.

Adapun gaji pokok atau uang representasi bagi seluruh anggota dewan tercatat Rp. 1,02 miliar setahun, sementara tunjangan jabatan mencapai Rp. 1,48 miliar. Jika seluruh komponen digabungkan, seorang anggota DPRD bisa mengantongi Rp. 40–45 juta per bulan, bergantung jabatan yang diemban.

Nilai tersebut kerap menuai kritik. Masyarakat menilai anggaran dewan terlalu besar, sementara kebutuhan pembangunan daerah masih banyak yang menunggu sentuhan.

Meski demikian, pemerintah daerah memastikan alokasi tersebut sudah sesuai aturan. Regulasi nasional dan Perbup menjadi dasar sahnya besaran gaji serta tunjangan.

Kepala Bagian Program dan Keuangan DPRD Magetan, Dwi Nur Rahmawati Solekha, menegaskan bahwa metode perhitungan tidak bisa semata-mata membagi total anggaran dengan jumlah anggota dewan.

“Kalau dihitung sesuai mekanisme resmi, rata-rata yang diterima anggota dewan per bulan sekitar Rp. 36 juta. Itu sudah mencakup gaji 13 dan 14. Tahun ini juga ada efisiensi, anggaran DPRD dipangkas kurang lebih Rp. 2 miliar,” ungkapnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Hari Empat Malam Tempuh Perjalanan, Relawan Magetan Antar Bantuan hingga Satar Punda Barat

    Empat Hari Empat Malam Tempuh Perjalanan, Relawan Magetan Antar Bantuan hingga Satar Punda Barat

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Misi kemanusiaan relawan asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlangsung penuh tantangan. Selama empat hari empat malam perjalanan, tim harus menghadapi kemacetan, antrean penyeberangan, perjalanan laut berjam-jam hingga kembali merasakan guncangan gempa saat tiba di lokasi tujuan. Sebanyak 10 […]

    Bagikan
  • Warung Esek-Esek di Ponorogo Berdiri Diatas Lahan Asetnya, Ini Langkah PT KAI

    Warung Esek-Esek di Ponorogo Berdiri Diatas Lahan Asetnya, Ini Langkah PT KAI

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 7 Madiun menanggapi terkait keberadaan warung di wilayah Desa Demangan, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo yang diduga lokasi prostitusi. Apalagi, warung remang-remang itu mendapatkan protes dari puluhan warga pada Senin (05/05/2025). Lebih ironisnya, ditemukan 13 pekerja seks komersial (PSK) positif HIV dari hasil […]

    Bagikan
  • Intensitas Hujan Tinggi, Empat Desa di Madiun Terdampak Luapan Sungai

    Intensitas Hujan Tinggi, Empat Desa di Madiun Terdampak Luapan Sungai

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Madiun pada Minggu (22/2/2026) malam memicu luapan air sungai di sejumlah titik. Sedikitnya empat desa di Kecamatan Balerejo terdampak genangan, meski air dilaporkan belum sampai masuk ke rumah warga. Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Fajar Lumaksono, […]

    Bagikan
  • Kejati Jatim Turut Kawal Program Asacita Presiden Prabowo

    Kejati Jatim Turut Kawal Program Asacita Presiden Prabowo

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur telah komitmen mengawal prioritas program nasional, termasuk makan bergizi gratis (MBG) dan ketahanan pangan.  Langkah itu ditegaskan Kepala Kejati Jatim, Mia Amiati usai meresmikan gedung baru Kejaksaan negeri Madiun, sekaligus melaksanakan tebar benih bersama jajaran Forpimda Kabupaten Madiun Jawa Timur Selasa kemarin (21/1/2025).  “Kami mendukung […]

    Bagikan
  • Pasar Janti di Ponorogo Dibongkar, Diduga Jadi Tempat Praktik Esek-esek

    Pasar Janti di Ponorogo Dibongkar, Diduga Jadi Tempat Praktik Esek-esek

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Puluhan bangunan di Pasar Janti, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Ponorogo dibongkar pemerintah desa setempat pada Selasa (26/8/2025) pagi. Pembongkaran menggunakan alat berat tersebut dilakukan karena bangunan pasar diduga beralih fungsi menjadi tempat praktik esek-esek. Sejumlah pedagang yang menempati lapak di depan pasar ikut terdampak. Mereka hanya bisa pasrah, meski sempat berusaha […]

    Bagikan
  • Empat Warga Madiun Jadi Tersangka Sindikat Buzzer Hoaks, Eks Bos Tersangka Buka Suara

    Empat Warga Madiun Jadi Tersangka Sindikat Buzzer Hoaks, Eks Bos Tersangka Buka Suara

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Nama Kabupaten Madiun ikut terseret dalam pengungkapan kasus dugaan sindikat penyebar hoaks yang dibongkar Polda Metro Jaya. Dari delapan orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, empat di antaranya diketahui berasal dari Madiun. Salah satu tersangka berinisial AYF dikabarkan pernah bekerja di sebuah perusahaan swasta di Kabupaten Madiun. Isu yang beredar di […]

    Bagikan
expand_less