Berita Terkini
Trending Tags

Rapat Paripurna P-APBD 2026, Pemkab Madiun Kejar PAD dan Genjot Infrastruktur Rp89 Miliar

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • visibility 134
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rapat paripurna DPRD Kabupate Madiun dalam rangka pembahasan Perubahan APBD 2026. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun menghadapi tekanan fiskal dalam pembahasan Rancangan Perubahan APBD (Raperda P-APBD) 2026. Transfer dari pemerintah pusat turun sekitar Rp97,18 miliar, sementara ruang untuk menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga terbatas karena pemerintah tidak ingin menambah beban masyarakat.

Kondisi tersebut menjadi salah satu poin utama dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Madiun dengan agenda penyampaian jawaban Bupati Madiun atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD 2026, Senin (31/8/2026).

Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Slamet Rijadi, dan dihadiri puluhan anggota DPRD bersama jajaran eksekutif Pemerintah Kabupaten Madiun.

Dalam jawaban tertulis Bupati Madiun Hari Wuryanto, menyebut PAD dalam perubahan APBD 2026 diproyeksikan meningkat sekitar Rp1,12 miliar. Kenaikan itu berasal dari beberapa komponen. Pajak daerah bertambah sekitar Rp565 juta, retribusi daerah meningkat Rp966,13 juta.

Pemkab Madiun menyatakan peningkatan PAD akan dilakukan melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak, pemutakhiran data objek pajak, pendataan potensi baru, serta digitalisasi pemungutan pajak dan retribusi. Namun, Pemkab menegaskan strategi tersebut tidak boleh berujung pada bertambahnya beban masyarakat.

“Dari beberapa strategi tersebut diharapkan pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah yang bersumber dari pungutan kepada masyarakat tidak menambah beban masyarakat,” kata Hari Wuryanto.

Di sisi lain, penurunan transfer pusat menjadi tantangan terbesar dalam menjaga kapasitas fiskal daerah.

Dana transfer pemerintah pusat dalam perubahan APBD 2026 turun sekitar Rp97,18 miliar. Penurunan terbesar terjadi pada Dana Desa yang berkurang sekitar Rp98,46 miliar atau sekitar 66 persen.

Selain Dana Desa, Dana Alokasi Khusus (DAK) juga mengalami penurunan sekitar Rp1,72 miliar.

Pemkab menjelaskan berkurangnya Dana Desa berkaitan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam pelaksanaan sejumlah program strategis nasional, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Meski mengalami penurunan transfer pusat, Kabupaten Madiun memperoleh tambahan transfer antardaerah sekitar Rp44,23 miliar. Tambahan itu berasal dari sejumlah komponen, di antaranya bagi hasil Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor sekitar Rp25,33 miliar, bagi hasil pajak rokok sekitar Rp18,25 miliar, bagi hasil Pajak Air Permukaan sekitar Rp132,6 juta, serta bantuan keuangan khusus dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sekitar Rp516,86 juta.

Pemkab juga memperoleh penghargaan kategori Creative Finance dari pemerintah pusat dengan nilai sekitar Rp3 miliar.

Bupati Hari Wuryanto mengatakan penurunan transfer merupakan kebijakan pemerintah pusat yang harus disikapi dengan pengaturan ulang prioritas anggaran.

Image Not Found
Transfer pusat turun Rp97,18 miliar, PAD tetap digenjot. Foto : Tova-Sinergia

“Yang menentukan transfer kan pusat, kita nderek saja. Kebetulan pengurangan ada di transfer Dana Desa. Jadi ini menjadi perhatian kita, menjadi komitmen kita, kita harus lebih mengutamakan skala prioritas untuk bisa memberikan layanan terbaik pada masyarakat,” ujar Hari.

Meski ruang fiskal menyempit, Pemkab Madiun tetap mempertahankan pembangunan infrastruktur jalan sebagai salah satu prioritas pelayanan publik.

Total anggaran belanja jalan dalam perubahan APBD 2026 tercatat sekitar Rp89,05 miliar. 

Pemkab juga menyiapkan sekitar Rp5,03 miliar untuk pembebasan lahan ruas Jalan Panjaitan.

Hari Wuryanto memastikan pekerjaan infrastruktur tersebut dikebut agar tidak menumpuk pada akhir tahun.

“Untuk infrastruktur jalan kita ada Rp89 miliar yang kita lakukan untuk itu. Jadi dalam bentuk apresiasi kepada masyarakat,” kata Hari Wuryanto.

Ia menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan paling lambat Desember 2026.

“Harus Desember selesai. Pokoknya maksimal Desember, kita berupaya maksimal Desember selesai,” ujarnya.

Pemkab menyiapkan monitoring dan evaluasi berkala terhadap progres fisik maupun administrasi. Jika terjadi keterlambatan, langkah percepatan seperti penjadwalan ulang, penambahan sumber daya, hingga peringatan kepada penyedia jasa dapat dilakukan.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun Slamet Rijadi mengatakan jawaban Bupati atas pandangan fraksi telah disampaikan dan selanjutnya akan masuk dalam pembahasan teknis di tingkat komisi dan Badan Anggaran (Banggar).

Menurut dia, sejumlah masukan DPRD terkait perubahan APBD telah mendapatkan jawaban dari eksekutif.

“Masukan-masukan kemarin terkait tanggapan itu sudah dijawab semuanya tadi. Lebih detailnya nanti masih dari teman-teman Dewan,” kata Slamet.

DPRD juga akan melakukan pendalaman materi melalui komisi sebelum hasil pembahasan dibawa ke Banggar untuk dibahas bersama pemerintah daerah.

Terkait upaya mendongkrak PAD, Slamet mengakui ruang pemerintah daerah untuk menaikkan pendapatan melalui pungutan kepada masyarakat semakin terbatas.

“Kalau kita menekankan, utamanya pajak masyarakat, sudah tidak mungkin. Karena gejolaknya di masing-masing masyarakat beberapa daerah seperti itu,” ujarnya.

Karena itu, DPRD menyerahkan strategi peningkatan pendapatan kepada Pemkab dengan tetap mempertimbangkan kondisi masyarakat.

Tantangan P-APBD 2026

Pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026 kini tidak sekadar soal menambah pendapatan. Pemkab Madiun dituntut mampu mengelola ruang fiskal yang semakin terbatas dengan memastikan anggaran diarahkan pada program yang benar-benar memberikan dampak kepada masyarakat. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • IBI Ponorogo Kumpulkan Rp16 Juta untuk Korban Gempa NTT

    IBI Ponorogo Kumpulkan Rp16 Juta untuk Korban Gempa NTT

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kepedulian terhadap korban bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Ponorogo. Organisasi profesi tersebut berhasil mengumpulkan donasi sukarela dari para anggotanya dengan total lebih dari Rp16 juta. Ketua IBI Cabang Ponorogo, Katmiatin, mengatakan penggalangan dana tersebut murni berasal dari sumbangan pribadi para anggota. Dana yang […]

    Bagikan
  • Usai OTT oleh KPK, Rumah Kelahiran Bupati Sugiri Terpantau Sepi

    Usai OTT oleh KPK, Rumah Kelahiran Bupati Sugiri Terpantau Sepi

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Wartawan Sinergia Mediatama melakukan penelusuran ke rumah tempat kelahiran Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko di wilayah Desa Gelang Kulon, Kecamatan Sampung, Ponorogo. Dari pantauan di lokasi pada Sabtu (08/11/2025) siang, suasana rumah bercat abu-gelap dengan halaman luas itu tampak sepi. Tak terlihat aktivitas berarti. Salah satu kerabat yang ditemui di sekitar rumah […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Jadi Rujukan, Wali Kota Pare-Pare Studi Banding Tata Kota dan Pemerintahan

    Kota Madiun Jadi Rujukan, Wali Kota Pare-Pare Studi Banding Tata Kota dan Pemerintahan

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun kembali menjadi rujukan studi banding bagi kota lain. Kali ini, Wali Kota Pare-Pare Tasming Hamid bersama Wakil Wali Kota dan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Pare-Pare melakukan kunjungan kerja ke Kota Madiun, Senin (05/05/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk bertukar pengalaman dan pengetahuan dalam menata kota dan […]

    Bagikan
  • Siap Suplai Ikan MBG, DKPP Kota Madiun Tebar 7.000 Lebih Benih Ikan di Embung Pilangbango

    Siap Suplai Ikan MBG, DKPP Kota Madiun Tebar 7.000 Lebih Benih Ikan di Embung Pilangbango

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun melaksanakan tebar benih ikan di Embung Pilangbango di Kelurahan Pilangbango Kecamatan Kartoharjo pada Kamis (12/02/2026). Tercatat sebanyak 3.000 benih ikan gurame dan 4.145 benih ikan patin yang ditebar di Embung Pilangbango. Ini menjadi bagian upaya DKPP Kota Madiun dalam menciptakan ketahanan pangan, […]

    Bagikan
  • Minibus Rombongan Takziah Terjun ke Jurang 25 Meter di Madiun, 1 Penumpang Tewas dan 6 Terluka

    Minibus Rombongan Takziah Terjun ke Jurang 25 Meter di Madiun, 1 Penumpang Tewas dan 6 Terluka

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan maut menimpa rombongan takziah di Kabupaten Madiun, Rabu (22/7/2026) malam. Sebuah minibus Toyota Avanza yang membawa tujuh penumpang terjun ke jurang sedalam sekitar 25 meter di Dukuh Seprau, Desa Segulung, Kecamatan Dagangan.  Akibat insiden tersebut, satu penumpang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul […]

    Bagikan
  • Target 7 Emas PORPROV Jatim IX, Koni Kab Madiun Siapkan Atlit Unggulan

    Target 7 Emas PORPROV Jatim IX, Koni Kab Madiun Siapkan Atlit Unggulan

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan atlit dan official KONI Kabupaten Madiun siap bertanding di gelaran bergengsi PORPROV Jatim IX di Kota Batu dan Malang. Koni menarget 7 emas dari sejumlah cabang olahraga berprestasi. “Target 7 emas ini naik Porprov sebelumnya 6 medali emas, semoga bisa lebih, ” kata Ketua Umum (Ketum) Koni Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
expand_less