Berita Terkini
Trending Tags

Diduga Ugal-ugalan, Pemotor Tewas Usai Serempet Pesepeda

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
  • visibility 78
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
pengendara seda motor meninggal dunia setelah terjadi kecelakaan. foto: ega patria – Sinerga

Sinergia | Ponorogo – Seorang pengendara sepeda motor yang masih di bawah umur tewas di lokasi setelah menabrak pesepeda yang hendak menyeberang di Jalan Alternatif Ponorogo-Pacitan, tepatnya di Kelurahan Keniten, Kecamatan Ponorogo pada Rabu (26/03/2025) malam. Kecelakaan diduga dipicu oleh cara berkendara pemotor yang ugal-ugalan.

Insiden ini menyebabkan arus lalu lintas di kawasan tersebut macet pada Rabu malam. Korban, Daffa (16), warga Desa Ngunut, Kecamatan Babadan, tewas di tempat akibat luka serius di kepala setelah sepeda motornya menabrak tiang lampu penerangan jalan.

Menurut keterangan warga sekitar, kecelakaan terjadi ketika sepeda motor yang dikendarai Daffa melaju kencang dari arah timur menuju Pacitan. Saat itu, sepeda kayuh yang dikendarai Suastoni hendak berbelok ke kiri. Daffa yang diduga melaju dengan kecepatan tinggi tidak dapat menghindari pesepeda tersebut hingga terjadi senggolan. Motor yang kehilangan kendali akhirnya menabrak tiang listrik dan tiang lampu penerangan jalan.

“Sepertinya mau menyeberang, lalu ada motor dari timur yang menabrak sepeda itu. Kayaknya motornya kencang karena suaranya keras,” ujar Doni Setiawan, seorang warga setempat.

Polisi yang melakukan olah TKP menduga kecelakaan ini terjadi akibat kelalaian pengendara motor yang berkendara ugal-ugalan dan tidak menggunakan helm.

“Sepeda pancal ini mau menyeberang dari utara ke selatan, sedangkan sepeda motor tidak menghindar hingga akhirnya tersenggol dan menabrak tiang, menyebabkan luka serius di kepala. Pengendara motor meninggal di TKP,” jelas Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo, Iptu Abdul Cholik.

Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Akibat kejadian ini, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kemacetan panjang.

Ega patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Perintis Garuda Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

    Jembatan Perintis Garuda Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan bahwa sejumlah titik pembangunan Jembatan Perintis Garuda tahap II yang dibangun di wilayah jajarannya telah rampung 100 persen. “Sejauh ini kami sudah membangun sebanyak tujuh Jembatan Perintis Garuda. Namun angka ini masih akan terus bertambah, karena beberapa jembatan serupa pada tahap III akan segera […]

    Bagikan
  • Penumpukan Gula di Gudang PG Jadi Sorotan, APTRI Ingatkan Pemerintah Hati-Hati Kelola BUMN Pangan

    Penumpukan Gula di Gudang PG Jadi Sorotan, APTRI Ingatkan Pemerintah Hati-Hati Kelola BUMN Pangan

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Isu penumpukan gula di gudang pabrik gula kembali mencuat. Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Dapil Jawa Timur VIII, Guntur Sasono, menegaskan persoalan tersebut merugikan masyarakat karena berdampak pada harga konsumsi di pasaran. Hal itu ia sampaikan usai menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di Desa […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Tahan Dua Tersangka Korupsi Pengadaan Gamelan Disdikpora

    Kejari Magetan Tahan Dua Tersangka Korupsi Pengadaan Gamelan Disdikpora

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan menetapkan dua tersangka dalam dugaan korupsi pengadaan alat kesenian tradisional gamelan di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Magetan tahun anggaran 2019. Kedua tersangka berinisial S, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan YSJI, Direktur CV Mitra Sejati selaku pelaksana proyek. Penetapan tersangka dituangkan dalam surat Kejari […]

    Bagikan
  • Hilang Usai Sholat Subuh, Suparto Ditemukan di Tebing Sungai Sedalam 15 Meter

    Hilang Usai Sholat Subuh, Suparto Ditemukan di Tebing Sungai Sedalam 15 Meter

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Suparto, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, dilaporkan hilang sejak pagi setelah menunaikan salat subuh Minggu (30/03/2025). Setelah dilakukan pencarian oleh warga, pria berusia 67 tahun tersebut ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri di tebing sungai dengan kedalaman sekitar 15 meter sekitar pukul 15.30 WIB. Menurut kesaksian warga, Suparto […]

    Bagikan
  • Warga Terdampak Relokasi Pasar Hewan Pahingan Merasa Diabaikan

    Warga Terdampak Relokasi Pasar Hewan Pahingan Merasa Diabaikan

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan — Kekecewaan mendalam dirasakan warga lingkungan Totog, Kecamatan Maospati, Magetan, yang terdampak relokasi pembangunan pasar hewan Pahingan. Dalam kunjungan lapangan yang dilakukan Komisi B DPRD Magetan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), warga menilai tidak ada itikad untuk berdialog langsung dengan mereka. Sidak yang digadang-gadang sebagai bentuk pengawasan justru berlangsung eksklusif, […]

    Bagikan
  • Tiyas Maulana, Perajin Barongan dari Magetan yang Tekun Merawat Warisan Budaya

    Tiyas Maulana, Perajin Barongan dari Magetan yang Tekun Merawat Warisan Budaya

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di sudut Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, suara ketukan halus dari pahat kayu terdengar nyaris setiap hari. Dari rumah sederhana itulah Tiyas Maulana (22) menyalurkan ketekunan dan kecintaannya pada seni tradisi. Membuat singa barong, topeng besar ikonik kesenian Reog. Tidak pernah terlintas dalam benaknya bahwa keisengan masa remaja akan berubah […]

    Bagikan
expand_less