Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Internet Anak di Magetan Segera Dibatasi? Pemkab Sedang Finalisasi Aturan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • visibility 47
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Magetan siapkan regulasi pembatasan akses internet, (27/02/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan tengah menyiapkan formulasi kebijakan pembatasan akses internet bagi anak di tingkat daerah. Langkah ini menjadi tindak lanjut arahan nasional terkait perlindungan pengguna muda serta peningkatan kualitas SDM di era digital. 

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Magetan, Cahaya Wijaya, usai mengikuti pertemuan di Graha Adi bersama gubernur, pejabat provinsi, dan perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital (KomDigi).

Cahaya menjelaskan, beberapa negara seperti di kawasan Eropa dan Australia telah menerapkan batasan akses internet untuk anak hingga usia tertentu, misalnya 16 tahun. Model pembatasan serupa sedang dikaji pemerintah sebagai langkah mitigasi risiko penggunaan internet yang tidak bijak.

“Banyak kasus yang timbul akibat akses internet tanpa kontrol. Mulai judi online, paparan pornografi, sampai perilaku negatif di media sosial. Pembatasan bukan untuk membatasi ruang gerak anak, tapi melindungi perkembangan mereka agar tetap sehat,” ujarnya.

Diskominfo menegaskan bahwa pembatasan ini harus tetap sejalan dengan kebutuhan pembelajaran digital yang kini sudah menjadi bagian dari kurikulum. Mulai pengerjaan LKS berbasis barcode, penggunaan teknologi informasi dalam kelas, hingga fitur-fitur belajar interaktif hasil kolaborasi Kemenag dan relawan TIK. Bahkan beberapa guru telah mengikuti pelatihan pengembangan media pembelajaran berbasis game agar kegiatan belajar lebih menarik dan tidak monoton.

Image Not Found
Kepala Diskominfo Magetan berharap teknologi digunakan sesuai keperuntukannya, (27/02/2026), Foto : Kusnanto

“Ke depan, kami juga ingin mendorong pemanfaatan AI untuk mendukung pembelajaran. Intinya, teknologi digunakan sesuai peruntukannya,” jelas Cahaya.

Di sisi lain, sejumlah sekolah telah mulai menerapkan sistem pengumpulan ponsel ketika jam belajar. Akses komunikasi darurat tetap dibuka, namun penggunaan internet diatur agar tidak mengganggu proses belajar. Konsep-konsep pengendalian ini masih terus dirumuskan.

“Ibu Bupati menghendaki agar kebijakan ini bisa diterapkan sesuai kebutuhan lokal Magetan. Bagaimana teknologi tetap bisa dimanfaatkan, tetapi akses negatifnya harus ditekan. Ini masih terus dibahas,” tambahnya.

Cahaya menegaskan bahwa hasil rapat dan usulan kebijakan akan segera dilaporkan kepada pimpinan daerah untuk kemudian difinalisasi menjadi keputusan resmi. “Kita tunggu keputusannya setelah laporan disampaikan. Prinsipnya, perlindungan anak dan kualitas pendidikan tetap menjadi acuan utama,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 H Jatuh di Tanggal 1 Maret 2025

    Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 H Jatuh di Tanggal 1 Maret 2025

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Yogyakarta – PP Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadhan 1446 hijriah. Dikutip dari keterangan resmi yang disampaikan Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhammad Sayuti melalui konferensi pers dalam website resmi muhammadiyah.or.id Rabu (12/2/2025). Turut hadir pada acara tersebut, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir serta Ketua PP Muhammadiyah Syamsul Anwar dan Agung Danarto. “Muhammadiyah tetapkan 1 Ramadan […]

    Bagikan
  • Puskesmas Gantrung Bantah Adanya Pengarahan Peserta BPJS PBID Rujukan ke RS Swasta

    Puskesmas Gantrung Bantah Adanya Pengarahan Peserta BPJS PBID Rujukan ke RS Swasta

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 31
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Manajemen Puskesmas Gantrung kecamatan Kebonsari kabupaten Madiun membantah adanya pengarahan rujukan berobat ke rumah sakit swasta di kota Madiun kepada pasien peserta BPJS PBID. Bantahan tersebut disampaikan Kepala puskesmas Gantrung drg. Rucama Tunggul Kuswoyo, ketika ditemui di tempat kerjanya pada hari minggu (5/1/2025) kemarin. “Klarifikasi ini atas berita yang beredar. Berita yang […]

    Bagikan
  • Disperdag Kota Madiun Bakal Perbaiki Kios Pasar Srijaya Yang Terbakar

    Disperdag Kota Madiun Bakal Perbaiki Kios Pasar Srijaya Yang Terbakar

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah kios di Pasar Burung Srijaya atau Pasar Njoyo terbakar pada Senin (26/01/2026) malam. 2 kios ludes dilalap si jago merah, sedangkan 2 lainnya rusak ringan. Namun, banyak burung milik penjual yang mati dampak kebakaran tersebut. Seperti yang dialami oleh Yono, penjual burung di Pasar Srijaya mengaku bahwa kios ditempatinya […]

    Bagikan
  • SPMB 2025, Ini Jawaban Cabdindik Jatim Soal Siswa Belum Tertampung di SMA Negeri

    SPMB 2025, Ini Jawaban Cabdindik Jatim Soal Siswa Belum Tertampung di SMA Negeri

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur wilayah Kota/Kabupaten Madiun Dan Ngawi angkat bicara terkait protes orang tua maupun wali murid terkait proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026. Diketahui, sejumlah orang tua siswa mendatangi kantor Cabdindik di Jalan Pahlawan Kota Madiun pada Senin (30/06/2025) lantaran anak mereka belum […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Tangani 200 Lansia Ngebrok, Berikan Bantuan Sosial Rp. 8 Juta

    Pemkot Madiun Tangani 200 Lansia Ngebrok, Berikan Bantuan Sosial Rp. 8 Juta

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi dan Wakil Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun menyambangi sejumlah lansia ngebrok yang berada di Kelurahan Kanigoro Kecamatan Kartoharjo pada Selasa (4/3/2025). Dalam kesempatan ini, juga diserahkan santunan kepada para lansia. Ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Madiun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang […]

    Bagikan
  • Menteri KKP Targetkan Indonesia Hasilkan 2,25 Juta Ton Garam Pada 2025

    Menteri KKP Targetkan Indonesia Hasilkan 2,25 Juta Ton Garam Pada 2025

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, menargetkan produksi garam nasional mencapai 2,25 juta ton pada 2025. Target ini sejalan dengan program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan sebagai langkah menuju swasembada garam pada 2027. Untuk memastikan distribusi dan ketersediaan garam di pasaran, Menteri KKP melakukan inspeksi mendadak […]

    Bagikan
expand_less