Berita Terkini
Trending Tags

KAI Daop 7 Madiun Siapkan 13 Titik Perlintasan Sebidang, 52 Petugas Dilatih

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 59
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Calon petugas mengikuti pelatihan PJL. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memperkuat keselamatan di perlintasan sebidang dengan meningkatkan kompetensi petugas serta membangun fasilitas pendukung di sejumlah titik prioritas.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan keselamatan menjadi prioritas utama dalam operasional perjalanan kereta api. Penanganan perlintasan sebidang dilakukan berdasarkan pemetaan kondisi dan tingkat kebutuhan di lapangan.

“Keselamatan merupakan prioritas utama dalam seluruh operasional perkeretaapian. Penanganan perlintasan sebidang dilakukan secara terukur berdasarkan pemetaan kondisi dan tingkat kebutuhan di lapangan,” ujar Tohari, Senin (7/9/2026).

Menurutnya, program peningkatan keselamatan perlintasan sebidang tersebut merupakan bagian dari program nasional KAI yang mencakup 190 titik prioritas di berbagai wilayah operasi pada 2026.

Dari jumlah tersebut, wilayah kerja KAI Daop 7 Madiun mendapatkan alokasi pembangunan fasilitas keselamatan di 13 titik prioritas. Salah satunya berupa pembangunan pos jaga perlintasan sebidang untuk mengoptimalkan pengamanan perjalanan kereta api.

“Karena itu harus disiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan kemampuan sesuai standar keselamatan perkeretaapian,” tegasnya.

KAI Daop 7 Madiun sebelumnya menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) Petugas Jaga Lintasan (PJL) selama tujuh hari. Kegiatan berlangsung pada 26-28 Agustus dan 31 Agustus-3 September 2026.

Sebanyak 52 calon petugas penjaga perlintasan mengikuti pelatihan secara intensif. Materi yang diberikan mencakup aspek keselamatan, prosedur operasional, regulasi, hingga keterampilan teknis yang diperlukan saat bertugas di lapangan.

Image Not Found
Petugas dilatih prosedur keselamatan perlintasan. Foto : Kris-Sinergia

“Pelatihan yang diberikan meliputi materi teori dan regulasi, di antaranya Safety Intermediate yang disampaikan Safety Inspector, peraturan perundang-undangan, peraturan pemerintah, peraturan dinas terkait pintu perlintasan, serta prosedur menghadapi kondisi tidak normal,” jelas Tohari.

Peserta juga mendapatkan pelatihan praktik berupa pengenalan dan penggunaan semboyan kereta api, penggunaan alat keselamatan, prosedur perawatan area penjagaan, serta pengoperasian pintu perlintasan.

Untuk memastikan pemahaman peserta, KAI juga melaksanakan pre-test dan post-test sebagai bagian dari evaluasi pelatihan.

Tohari mengatakan pelatihan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, kedisiplinan, kewaspadaan, serta keterampilan teknis petugas dalam menjalankan tugas.

“Melalui rangkaian diklat ini, diharapkan para peserta memiliki kompetensi, kedisiplinan, kewaspadaan, serta keterampilan teknis yang memadai untuk menjalankan tugas,” katanya.

Di sisi lain, KAI menegaskan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang tidak hanya bergantung pada keberadaan petugas maupun fasilitas keselamatan. Kedisiplinan pengguna jalan juga menjadi faktor penting dalam mencegah kecelakaan.

Tohari mengimbau pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan ketika melintasi perlintasan sebidang.

“Kami juga mengajak dan mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, mematuhi aturan, serta mengutamakan keselamatan saat melintas di perlintasan sebidang,” ujarnya.

Ia meminta pengguna jalan berhenti sebelum melewati perlintasan, melihat ke kanan dan kiri, memastikan kondisi benar-benar aman, serta tidak menerobos palang pintu.

“Kedisiplinan bersama seperti berhenti sebelum melewati perlintasan, melihat ke kanan dan ke kiri, memastikan kondisi aman, serta tidak menerobos palang pintu merupakan kunci utama dalam mencegah risiko kecelakaan,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Kota Madiun Gelar Lelang Barang Rampasan, Hasilkan Rp. 18 Juta untuk Negara

    Kejari Kota Madiun Gelar Lelang Barang Rampasan, Hasilkan Rp. 18 Juta untuk Negara

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun melaksanakan kegiatan pelelangan barang rampasan dari berbagai tindak pidana di wilayah hukumnya. Lelang terbuka ini digelar langsung di kantor Kejari Kota Madiun dan diikuti oleh masyarakat, Senin (29/07/2025). Sebanyak 36 barang rampasan yang terdiri dari 34 unit handphone, 1 unit komputer, dan 1 unit printer […]

    Bagikan
  • CJH Ponorogo Bertolak ke Tanah Suci, 414 Jamaah Diberangkatkan Tahap Pertama

    CJH Ponorogo Bertolak ke Tanah Suci, 414 Jamaah Diberangkatkan Tahap Pertama

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Suasana haru menyelimuti halaman Pendopo Kabupaten Ponorogo, Jumat (16/05/2025), saat ratusan calon jemaah haji (CJH) asal Bumi Reog resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci. Sebanyak 414 jemaah tergabung dalam tiga kelompok terbang (kloter) diberangkatkan menuju Embarkasi Surabaya dengan menggunakan 10 armada bus. Pelepasan diwarnai tangis haru saat para jemaah berpamitan dengan […]

    Bagikan
  • Rem Motor Matic Blong, Pasutri Terjun ke Jurang di Jalur Curam Sarangan

    Rem Motor Matic Blong, Pasutri Terjun ke Jurang di Jalur Curam Sarangan

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur curam kawasan wisata Telaga Sarangan, Rabu (25/06/2025). Sepasang suami istri asal Karanganyar, Jawa Tengah, terjun ke jurang sedalam 4 meter setelah motor matic yang dikendarai mengalami rem blong saat melintasi tikungan tajam di atas Omah Jowo, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Sepeda motor Honda […]

    Bagikan
  • Kapolres Tegaskan Larangan Balon Udara dan Petasan Usai Ledakan Maut di Ponorogo

    Kapolres Tegaskan Larangan Balon Udara dan Petasan Usai Ledakan Maut di Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Pasca insiden ledakan petasan yang menewaskan satu remaja di Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Polres Ponorogo menegaskan larangan keras penerbangan balon udara liar dan penggunaan petasan selama Ramadan. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah pencegahan jauh sebelum bulan Ramadan tiba. Sosialisasi dan imbauan telah digencarkan […]

    Bagikan
  • Belasan Siswi Tumbang Saat Upacara Hardiknas di Madiun, Diduga Akibat Dehidrasi

    Belasan Siswi Tumbang Saat Upacara Hardiknas di Madiun, Diduga Akibat Dehidrasi

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar di Alun-Alun Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat (2/5/2025), diwarnai insiden belasan siswi tumbang akibat kelelahan dan cuaca panas. Sebanyak 12 pelajar tingkat SMP dan SMA yang mengikuti upacara tersebut terlihat lemas, bahkan beberapa di antaranya mengalami kram dan pusing saat prosesi […]

    Bagikan
  • Dua Pemuda Ditangkap Polres Ngawi dengan 905 Butir Pil Berbahaya

    Dua Pemuda Ditangkap Polres Ngawi dengan 905 Butir Pil Berbahaya

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Satuan Reserse Narkoba Polres Ngawi kembali mengungkap kasus peredaran sediaan farmasi tanpa izin edar di wilayah Kabupaten Ngawi. Dalam operasi yang digelar pada Sabtu (1/8/2026), polisi menangkap dua orang pemuda yang diduga terlibat dalam peredaran obat keras berbahaya (okerbaya) dan menyita ratusan butir pil yang diduga akan dipasarkan secara ilegal. Dua […]

    Bagikan
expand_less