Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Kebut Progres Finishing, Bisakah 18 Sekolah Rakyat Terintegrasi Jatim Beroperasi 31 Juli ?

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 201
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
SRT ditargetkan mulai beroperasi pada 31 Juli 2026. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menargetkan sebanyak 18 Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di wilayahnya dapat resmi beroperasi pada 31 Juli 2026. Proyek strategis ini terus dikebut demi mengejar target pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi para siswa baru.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, mengungkapkan bahwa progres pembangunan fisik di 18 titik SRT menunjukkan tren yang sangat positif. Saat ini, rata-rata capaian pembangunan fisik paling rendah sudah menyentuh angka 91 persen.

“Mudah-mudahan nanti di akhir bulan semuanya bisa rampung sesuai ketentuan. Sekarang posisinya sudah on-process dan sedang dikebut pengerjaannya oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU),” ujar Novi saat memberikan keterangan di Madiun, Rabu (15/7/2026).

Tidak hanya mempercepat konstruksi gedung, pemerintah juga mulai mencicil pemenuhan sarana dan prasarana pendukung belajar mengajar. Fasilitas esensial seperti bangku sekolah, tempat tidur asrama, hingga peralatan makan kini mulai didistribusikan ke lokasi sekolah.

Salah satu tantangan yang dihadapi dalam masa persiapan ini adalah pemenuhan kuota siswa, khususnya pada jenjang Sekolah Rakyat Dasar (SRD). Di beberapa daerah, proses rekrutmen untuk tingkat dasar terpantau lebih lambat dibandingkan jenjang Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) maupun Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) yang justru mengalami kelebihan muatan (overload).

“Untuk rekrutmen calon siswa SD memang belum final karena belum melalui proses pleno. Kota dan Kabupaten Kediri sudah selesai, sementara wilayah lainnya masih terus berjalan,” jelas Novi.

Kendati demikian, Novi menegaskan lambatnya pemenuhan kuota di awal tidak akan menjadi kendala operasional. SRT dirancang dengan kurikulum yang sangat fleksibel melalui prinsip Multi Entry dan Multi Exit, yang memungkinkan siswa untuk masuk atau keluar sekolah kapan saja di tengah tahun ajaran berjalan.

“Artinya operasional sekolah bisa dimulai terlebih dahulu. Komposisi rombongan belajar (rombel) juga sangat dinamis dan bisa disesuaikan nanti. Kita maksimalkan dulu kuota yang ada saat ini,” tambahnya.

Pemprov Jatim memastikan para orang tua tidak perlu cemas terkait biaya. Seluruh kebutuhan pendidikan hingga akomodasi sehari-hari para siswa di SRT akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. SRT juga diintegrasikan sebagai instrumen pengentasan kemiskinan ekstrem. Pemerintah telah menyiapkan bantalan ekonomi bagi keluarga siswa berupa bantuan modal usaha agar mereka bisa mandiri secara finansial. 

Tak hanya itu, Kementerian PU juga akan mengintervensi program ini lewat renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik keluarga siswa.

“Pendidikan anak dijamin di Sekolah Rakyat, sementara orang tuanya kita sentuh dengan pemberdayaan ekonomi bagi yang memiliki usaha. Kita ingin memastikan perlindungan jaminan sosial keluarga ini terpenuhi secara komprehensif,” kata Novi optimistis.

Di tingkat daerah, pembangunan SRT Kabupaten Madiun menjadi salah satu yang menunjukkan deviasi positif. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Madiun, Bobby Saktia Putra Lubis, menyebutkan proyek di wilayahnya kini sudah mencapai 92 persen.

“Tinggal menyisakan sekitar 8 persen lagi. Minggu ini kami fokus menyelesaikan tahap akhir (finishing) untuk gedung sekolah dan ruang belajar,” kata Bobby.

Bobby menambahkan, pada pekan terakhir menjelang target operasional, fokus pekerja akan dialihkan untuk menuntaskan fasilitas penunjang seperti kantin, musala, dan gedung asrama. Ia optimistis seluruh fasilitas dapat difungsikan sepenuhnya sebelum target MPLS dimulai.

“Secara fungsional insyaallah tercapai pada 30 Juli, sehingga target operasional tanggal 31 Juli untuk MPLS siap direalisasikan,” tegasnya.

Sebagai informasi, SRT Kabupaten Madiun ini dibangun di atas lahan yang cukup luas, yakni mencapai 5,8 hektare. Mengusung konsep boarding school, kawasan sekolah ini dilengkapi dengan fasilitas komplet mulai dari asrama komunal, kantin modern, gedung serbaguna untuk aktivitas kreativitas siswa, hingga lapangan sepak bola di area belakang. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ibu di Madiun Meninggal Mendadak saat Cari Kayu Bakar, Diduga Alami Sakit Jantung

    Ibu di Madiun Meninggal Mendadak saat Cari Kayu Bakar, Diduga Alami Sakit Jantung

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Warga Desa Sirapan, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, digemparkan oleh penemuan jasad seorang perempuan di kawasan hutan milik Perhutani, tepatnya di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bulu, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngadirejo, pada Kamis (29/05/2025) siang. Peristiwa tersebut diketahui setelah seorang anak kecil berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar. […]

    Bagikan
  • Pertamina Patra Niaga Tambah 1,09 Juta Tabung LPG 3 Kg di Jawa Timur Jelang Imlek dan Ramadan 2026

    Pertamina Patra Niaga Tambah 1,09 Juta Tabung LPG 3 Kg di Jawa Timur Jelang Imlek dan Ramadan 2026

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi di Jawa Timur dalam kondisi aman dan mencukupi selama libur panjang Imlek dan menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Perusahaan menambah lebih dari 1 juta tabung LPG 3 kilogram untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat. Libur panjang berlangsung selama empat hari, mulai Sabtu (14/2/2026) hingga Selasa […]

    Bagikan
  • Rumah Makan Padang Terbakar, 3 Orang Alami Luka Bakar

    Rumah Makan Padang Terbakar, 3 Orang Alami Luka Bakar

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kebakaran rumah makan gadis minang 3 di Jalan Kelapa Manis Kelurahan Manisrejo Kecamatan Taman Kota Madiun ini terjadi sekitar pukul 05.15 wib pada Jum’at 20 Desember 2024. Api dengan cepat membesar dan terdengar suara letupan. Dalam peristiwa ini, 2 unit mobil pemadam kebakaran Satpol PP dan Damkar Kota Madiun serta […]

    Bagikan
  • 5 Calon Ketua DPC PKB Kota Madiun Muncul di Muscab, Siapa yang Paling Berpeluang?

    5 Calon Ketua DPC PKB Kota Madiun Muncul di Muscab, Siapa yang Paling Berpeluang?

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Madiun menghasilkan lima nama calon sementara Ketua Tanfidz DPC PKB Kota Madiun untuk periode 2026–2031. Muscab tersebut dipimpin langsung oleh Rivqy Abdul Halim, Ketua Umum DKP Panji Bangsa pada Minggu malam (5/4/2026) di Gedung Diklat Kota Mafiun. Dari forum tersebut, muncul lima […]

    Bagikan
  • Perayaan Natal Jemaat GKJW di Madiun Lebih Awal, Tunjukkan Toleransi Beragama dan Solidaritas Sosial

    Perayaan Natal Jemaat GKJW di Madiun Lebih Awal, Tunjukkan Toleransi Beragama dan Solidaritas Sosial

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Puluhan jemaat Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Pepanthan Golang, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, merayakan Natal lebih awal pada Sabtu (20/12/2025). Perayaan yang mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” ini berlangsung penuh khidmat, dengan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk mereka yang berasal dari latar belakang agama […]

    Bagikan
  • Bentrok Dua Kelompok Silat di Madiun, 11 Remaja Diamankan Polisi

    Bentrok Dua Kelompok Silat di Madiun, 11 Remaja Diamankan Polisi

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Bentrokan antar dua kelompok perguruan pencak silat pecah di Dusun Bandungan, Desa Klangon, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu malam (9/7/2025). Tidak ada korban jiwa, namun sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Polisi telah mengamankan 11 remaja yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Kericuhan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, ketika […]

    Bagikan
expand_less