Berita Terkini
Trending Tags

Kebut Progres Finishing, Bisakah 18 Sekolah Rakyat Terintegrasi Jatim Beroperasi 31 Juli ?

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 129
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
SRT ditargetkan mulai beroperasi pada 31 Juli 2026. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menargetkan sebanyak 18 Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di wilayahnya dapat resmi beroperasi pada 31 Juli 2026. Proyek strategis ini terus dikebut demi mengejar target pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi para siswa baru.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, mengungkapkan bahwa progres pembangunan fisik di 18 titik SRT menunjukkan tren yang sangat positif. Saat ini, rata-rata capaian pembangunan fisik paling rendah sudah menyentuh angka 91 persen.

“Mudah-mudahan nanti di akhir bulan semuanya bisa rampung sesuai ketentuan. Sekarang posisinya sudah on-process dan sedang dikebut pengerjaannya oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU),” ujar Novi saat memberikan keterangan di Madiun, Rabu (15/7/2026).

Tidak hanya mempercepat konstruksi gedung, pemerintah juga mulai mencicil pemenuhan sarana dan prasarana pendukung belajar mengajar. Fasilitas esensial seperti bangku sekolah, tempat tidur asrama, hingga peralatan makan kini mulai didistribusikan ke lokasi sekolah.

Salah satu tantangan yang dihadapi dalam masa persiapan ini adalah pemenuhan kuota siswa, khususnya pada jenjang Sekolah Rakyat Dasar (SRD). Di beberapa daerah, proses rekrutmen untuk tingkat dasar terpantau lebih lambat dibandingkan jenjang Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) maupun Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) yang justru mengalami kelebihan muatan (overload).

“Untuk rekrutmen calon siswa SD memang belum final karena belum melalui proses pleno. Kota dan Kabupaten Kediri sudah selesai, sementara wilayah lainnya masih terus berjalan,” jelas Novi.

Kendati demikian, Novi menegaskan lambatnya pemenuhan kuota di awal tidak akan menjadi kendala operasional. SRT dirancang dengan kurikulum yang sangat fleksibel melalui prinsip Multi Entry dan Multi Exit, yang memungkinkan siswa untuk masuk atau keluar sekolah kapan saja di tengah tahun ajaran berjalan.

“Artinya operasional sekolah bisa dimulai terlebih dahulu. Komposisi rombongan belajar (rombel) juga sangat dinamis dan bisa disesuaikan nanti. Kita maksimalkan dulu kuota yang ada saat ini,” tambahnya.

Pemprov Jatim memastikan para orang tua tidak perlu cemas terkait biaya. Seluruh kebutuhan pendidikan hingga akomodasi sehari-hari para siswa di SRT akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. SRT juga diintegrasikan sebagai instrumen pengentasan kemiskinan ekstrem. Pemerintah telah menyiapkan bantalan ekonomi bagi keluarga siswa berupa bantuan modal usaha agar mereka bisa mandiri secara finansial. 

Tak hanya itu, Kementerian PU juga akan mengintervensi program ini lewat renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik keluarga siswa.

“Pendidikan anak dijamin di Sekolah Rakyat, sementara orang tuanya kita sentuh dengan pemberdayaan ekonomi bagi yang memiliki usaha. Kita ingin memastikan perlindungan jaminan sosial keluarga ini terpenuhi secara komprehensif,” kata Novi optimistis.

Di tingkat daerah, pembangunan SRT Kabupaten Madiun menjadi salah satu yang menunjukkan deviasi positif. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Madiun, Bobby Saktia Putra Lubis, menyebutkan proyek di wilayahnya kini sudah mencapai 92 persen.

“Tinggal menyisakan sekitar 8 persen lagi. Minggu ini kami fokus menyelesaikan tahap akhir (finishing) untuk gedung sekolah dan ruang belajar,” kata Bobby.

Bobby menambahkan, pada pekan terakhir menjelang target operasional, fokus pekerja akan dialihkan untuk menuntaskan fasilitas penunjang seperti kantin, musala, dan gedung asrama. Ia optimistis seluruh fasilitas dapat difungsikan sepenuhnya sebelum target MPLS dimulai.

“Secara fungsional insyaallah tercapai pada 30 Juli, sehingga target operasional tanggal 31 Juli untuk MPLS siap direalisasikan,” tegasnya.

Sebagai informasi, SRT Kabupaten Madiun ini dibangun di atas lahan yang cukup luas, yakni mencapai 5,8 hektare. Mengusung konsep boarding school, kawasan sekolah ini dilengkapi dengan fasilitas komplet mulai dari asrama komunal, kantin modern, gedung serbaguna untuk aktivitas kreativitas siswa, hingga lapangan sepak bola di area belakang. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi Ngalap Berkah, Warga Munggut Berebut Gunungan Saat Peringati Malam Maulid Nabi

    Tradisi Ngalap Berkah, Warga Munggut Berebut Gunungan Saat Peringati Malam Maulid Nabi

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tradisi “Ngalap Berkah” digelar warga Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis malam (04/09/2025). Warga dari berbagai usia tampak bersemangat berebut gunungan setinggi dua meter berisi jajanan pasar hingga perlengkapan rumah tangga. Teriakan riuh kemudian terdengar usai gunungan didoakan. Anak-anak langsung bergegas lari mengincar […]

    Bagikan
  • Belasan Tahun Dikurung, Benarkah Ponorogo Kini Bebas Pasung?

    Belasan Tahun Dikurung, Benarkah Ponorogo Kini Bebas Pasung?

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Evakuasi Suhananto (45) dan Majid (42), dua orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Selasa (3/2/2026), menjadi sorotan tajam berakhirnya praktik pemasungan di Bumi Reog. Selama belasan tahun, keduanya hidup terkurung di rumah keluarga  tanpa akses layanan kesehatan jiwa yang layak  sebelum akhirnya […]

    Bagikan
  • Pelaku Pencabulan Remaja di Madiun Ditangkap, Rekam Aksi untuk Ancaman

    Pelaku Pencabulan Remaja di Madiun Ditangkap, Rekam Aksi untuk Ancaman

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun Kota berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial AY (20), warga Kabupaten Magetan, yang diduga melakukan tindak pencabulan terhadap anak di bawah umur. Korban diketahui berinisial AS (16), seorang pelajar asal Magetan. Kasus ini terbongkar setelah orang tua korban melapor ke pihak kepolisian. Laporan tersebut bermula […]

    Bagikan
  • Trotoar Diperlebar, Disperkim Pindahkan Sementara Tanaman Jalan Pahlawan

    Trotoar Diperlebar, Disperkim Pindahkan Sementara Tanaman Jalan Pahlawan

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya penataan kawasan Jalan Pahlawan, Kota Madiun, kembali berjalan. Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) mulai melakukan perapian taman serta pemangkasan pohon di sisi barat jalan utama tersebut sebagai bagian dari persiapan pelebaran trotoar. Kepala Bidang Prasarana Utilitas Umum, Pertamanan, PJU, dan Pemakaman Disperkim, Andi Anto, menjelaskan bahwa kegiatan penataan dimulai […]

    Bagikan
  • Usai Dilantik, Wali Kota Madiun Langsung Menuju Magelang Jateng Jalani Retreat 

    Usai Dilantik, Wali Kota Madiun Langsung Menuju Magelang Jateng Jalani Retreat 

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 115
    • 0Komentar

     Sinergia | Jakarta – Dr. Maidi dan F Bagus Panuntun telah resmi dilantik sebagai Walikota dan Wakil Wali Kota Madiun. Prosesi pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto serentak kepada 961 kepala dan wakil kepala daerah di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/2/2025). Usai dilantik, Wali Kota Madiun, Maidi tidak langsung kembali ke Kota Pecel.  Maidi akan […]

    Bagikan
  • Bejat! Polisi Ringkus Pria Ngrayun Cabuli Anak di Bawah Umur Selama Tiga Tahun

    Bejat! Polisi Ringkus Pria Ngrayun Cabuli Anak di Bawah Umur Selama Tiga Tahun

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi bejat seorang pria paruh baya asal Kecamatan Ngrayun, Ponorogo, akhirnya terungkap. Pelaku berinisial SR (51) ditangkap polisi atas dugaan mencabuli seorang siswi perempuan selama tiga tahun, sejak 2022 hingga awal 2025. Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengungkapkan, kasus ini terkuak setelah korban mengikuti kegiatan renungan di sekolah. “Korban lalu […]

    Bagikan
expand_less