Berita Terkini
Trending Tags

FGD Dinsos Kabupaten Madiun Hasil Monev Program UEP KUBE Fakir Miskin, Dorong Penurunan Angka Kemiskinan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 45
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinsos Kabupaten Madiun menggelar FGD hasil monev Program UEP Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Fakir Miskin di Lembah Wilis

Sinergia | Madiun – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun menggelar Focus Group Discussion (FGD) hasil monitoring dan evaluasi (monev) Program Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Fakir Miskin di Lembah Wilis, Senin (29/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengukur efektivitas program pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus merumuskan langkah pengembangan ke depan.

Program UEP KUBE Fakir Miskin yang diluncurkan pada 2024 lalu telah menjangkau 450 penerima manfaat yang tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Madiun. Masing-masing penerima memperoleh bantuan modal usaha sebesar Rp3 juta untuk mengembangkan usaha produktif.

Sebelum pelaksanaan FGD, Dinas Sosial telah melakukan monitoring dan evaluasi langsung di lapangan dengan melibatkan pilar-pilar sosial, yakni Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Hasil temuan tersebut kemudian dibahas bersama dalam forum diskusi sebagai bahan evaluasi dan penyusunan rekomendasi kebijakan.

Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Tarnu Assidiq, mengatakan FGD merupakan tindak lanjut dari rangkaian monitoring dan evaluasi yang telah dilakukan terhadap pelaksanaan program UEP KUBE Fakir Miskin.

“Agenda hari ini merupakan kegiatan lanjutan untuk mengetahui hasil monitoring dan evaluasi Program UEP Kelompok Usaha Bersama Fakir Miskin yang tersebar di 15 kecamatan. Program ini merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang didukung oleh seluruh pilar sosial Dinas Sosial,” ujarnya.

Image Not Found
Dinsos Kabupaten Madiun menggelar FGD hasil monev Program UEP Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Fakir Miskin di Lembah Wilis

Menurut Tarnu, hasil pembahasan dalam FGD nantinya akan dilaporkan kepada Bupati dan Wakil Bupati Madiun sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan arah pengembangan program.

Ia berharap program UEP KUBE dapat terus berlanjut karena dinilai memiliki kontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung target Pemerintah Kabupaten Madiun dalam menurunkan angka kemiskinan.

“Harapannya, program ini dapat terus berkelanjutan sehingga mampu membantu meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat dan berkontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Madiun maupun di tingkat Jawa Timur,” katanya.

Tarnu menambahkan, berdasarkan hasil monitoring sementara, respons masyarakat terhadap program tersebut cukup positif. Meski demikian, evaluasi menyeluruh melalui FGD tetap diperlukan untuk mengetahui capaian riil di lapangan serta menyusun rekomendasi perbaikan agar pelaksanaan program semakin efektif.

Selain mendukung upaya pengentasan kemiskinan, keberlanjutan Program UEP KUBE juga diharapkan sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Madiun, yakni mewujudkan daerah yang Bersih, Sehat, dan Sejahtera (Bersahaja) melalui penguatan ekonomi masyarakat berbasis pemberdayaan.(krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot-DPRD Kota Madiun Ketok Palu Dua Raperda, Maidi: Jadi Payung Hukum Yang Jelas

    Pemkot-DPRD Kota Madiun Ketok Palu Dua Raperda, Maidi: Jadi Payung Hukum Yang Jelas

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda Pengambilan Keputusan yang diawali dengan Pemandangan Umum dan Pendapat Akhir Fraksi terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Madiun, Senin malam (24/11/2025). Dalam rapat tersebut, DPRD Kota Madiun secara resmi menyetujui dua Raperda, yakni Raperda tentang Perusahaan Perseroan […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Genjot Program SPALDS, Tekan Stunting dan Tingkatkan Sanitasi

    Pemkab Madiun Genjot Program SPALDS, Tekan Stunting dan Tingkatkan Sanitasi

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun terus mengakselerasi upaya peningkatan layanan sanitasi di wilayahnya. Tahun 2025 ini, program Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALDS) kembali digulirkan. Sebanyak 473 titik sanitasi ditargetkan terbangun, tersebar di 10 kecamatan. Bupati Madiun Hari Wuryanto secara simbolis menyerahkan pelaksanaan program tersebut kepada kelompok swadaya masyarakat (KSM) […]

    Bagikan
  • Langgar Aturan, Lapas I Madiun Layar 6 Warga Binaan ke Nusakambangan

    Langgar Aturan, Lapas I Madiun Layar 6 Warga Binaan ke Nusakambangan

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Enam warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun harus menerima konsekuensi atas perbuatannya. Mereka harus dilayar ke Lapas Nusakambangan, Cilacap pada Minggu (9/2/2025), sebagai bentuk sanksi atas tindakan indisipliner selama menjalani masa pembinaan di Lapas I Madiun. Kepala Lapas I Madiun, Andi Wijaya Rivai menjelaskan pemindahan itu merupakan bagian dari […]

    Bagikan
  • Anggaran Raksasa Pengadaan Pick Up 4×4 KDKMP Disorot, DPR RI Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Impor

    Anggaran Raksasa Pengadaan Pick Up 4×4 KDKMP Disorot, DPR RI Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Impor

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kritik atas kebijakan impor kendaraan pick up 4×4 untuk menunjang operasional Koperasi Merah Putih kembali mencuat. Anggota Komisi VI DPR RI Budi Sulistyono, yang dikenal dengan sapaan Kanang, menilai keputusan pemerintah pusat tersebut perlu dikaji ulang karena dinilai tidak tepat sasaran dan berpotensi melemahkan industri otomotif nasional. Pengadaan kendaraan itu dilakukan […]

    Bagikan
  • Satgas Pangan Polres Madiun Pastikan Harga dan Stok Pangan Stabil Jelang Nataru

    Satgas Pangan Polres Madiun Pastikan Harga dan Stok Pangan Stabil Jelang Nataru

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Madiun melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Harga pangan di Kabupaten Madiun terpantau relatif stabil dan stok masih aman. Pengecekan dilakukan pada Rabu (24/12/2025) di dua lokasi, yakni Pasar Sayur Caruban, Kecamatan […]

    Bagikan
  • Kursi Ketua Askot PSSI Kota Madiun Masih Lowong, Persiapan Liga Terancam Tersendat

    Kursi Ketua Askot PSSI Kota Madiun Masih Lowong, Persiapan Liga Terancam Tersendat

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jabatan Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Madiun hingga kini belum terisi setelah ditinggal almarhum Andi Raya Bagus Miko Saputra. Belum adanya figur yang siap memimpin organisasi sepak bola tertinggi di tingkat kota itu dikhawatirkan berdampak pada persiapan liga yang dijadwalkan bergulir 7 Desember mendatang. “Benar, sementara ini kursi ketua […]

    Bagikan
expand_less