Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Magetan Raih Adipura “Menuju Kota Bersih”, Kerja Kolektif di Tengah Darurat Sampah Berbuah Hasil

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 14
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Nanik menerima plakat penghargaan Adipura dari KLH/BPLH RI, (25/2/2026), Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan berhasil mencatat prestasi penting di bidang lingkungan. Daerah ini resmi menerima Penghargaan Adipura Kategori Kota Bersertifikat (Menuju Kota Bersih) dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI. Penghargaan diserahkan dalam Rakornas Pengelolaan Sampah yang sekaligus memperingati Hari Peduli Sampah Nasional di Jakarta, Rabu (25/2/2026), dengan mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah)”.

Adipura tahun ini dinilai melalui standar yang lebih ketat. Dari 345 kabupaten/kota yang dievaluasi secara nasional, tidak satu pun daerah meraih predikat tertinggi Adipura Kencana maupun kategori Adipura Bersih. Hanya 35 daerah (termasuk Magetan) yang berhasil masuk kategori Kota Bersertifikat (Menuju Kota Bersih).

Sementara itu, 253 kabupaten/kota lain berada pada kategori Kota dalam Pembinaan (Kotor), serta 132 kabupaten/kota masuk Kota dalam Pengawasan (Sangat Kotor).

Dengan demikian, capaian Magetan menegaskan bahwa tata kelola persampahan di daerah ini telah memenuhi indikator nasional, meski masih memerlukan penguatan kelembagaan dan dukungan pendanaan.

Keberhasilan ini dinilai istimewa karena diraih saat Kabupaten Magetan masih menghadapi situasi darurat sampah. TPA Milangasri telah penuh, sementara pembangunan TPA baru di Desa Botok masih dalam proses.

Evaluasi nasional mencatat dua faktor yang memengaruhi nilai Magetan. Diantaranya belum adanya UPTD pengelola sampah, sehingga indikator kelembagaan mendapat nilai 0. Porsi anggaran persampahan masih jauh dari rekomendasi minimal 3% APBD.

Kendati demikian, Magetan dinilai berhasil memenuhi syarat teknis, termasuk pengendalian TPS liar dan penerapan metode controlled landfill di TPA.

Pemerintah Kabupaten Magetan menegaskan bahwa raihan Adipura merupakan hasil kerja besar seluruh elemen. Mulai dari yellow force pasukan kuning, KSM, TPS3R, bank sampah, relawan, hingga masyarakat. Petugas kebersihan disebut bekerja sepanjang malam untuk memastikan kota tetap bersih saat aktivitas warga dimulai di pagi hari.

Image Not Found
Bupati Nanik bersama Sekda Magetan

Bupati Magetan, Nanik Sumantri, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Adipura kategori Menuju Kota Bersih ini kita raih di tengah kondisi darurat sampah. Ini bukti kerja keras seluruh jajaran dan dukungan masyarakat. Namun masih ada pekerjaan rumah besar, terutama penguatan kelembagaan dan anggaran. Kami berkomitmen membenahi sistem secara bertahap agar ke depan meningkat ke kategori lebih tinggi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penghargaan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat Gerakan Pilah Sampah dari Rumah yang baru saja ia luncurkan.

“Terima kasih masyarakat Magetan yang sudah peduli kebersihan. Penghargaan ini kami persembahkan untuk warga Magetan,” tambahnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan Magetan, Saif Muchlissun, menyebut penghargaan ini sebagai pengakuan atas kerja nyata seluruh petugas kebersihan.

“Yellow Force, KSM, bank sampah, dan relawan bekerja tanpa kenal waktu. Evaluasi ini menjadi arah perbaikan, terutama pembentukan UPTD dan penguatan pembiayaan. Target kami memperkuat tata kelola, mempercepat solusi TPA, dan meningkatkan kategori pada penilaian berikutnya,” katanya.

Dengan segala keterbatasan sarana dan tekanan kapasitas TPA, Magetan dinilai mampu mempertahankan operasional sistem pengelolaan sampah secara konsisten. Pemerintah daerah menegaskan komitmen melanjutkan pembenahan guna mendorong Magetan naik kelas dalam penilaian Adipura tahun berikutnya. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meledak, 4 Pelajar di Magetan Alami Luka Bakar saat Meracik Petasan

    Meledak, 4 Pelajar di Magetan Alami Luka Bakar saat Meracik Petasan

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Empat bocah usia SD dan SMP warga Desa Krowe, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan mengalami luka bakar. Hal itu terjadi saat mereka meracik petasan pada Sabtu petang (05/04/2025). Para korban dengan luka bakar parah di sekujur tubuhnya, kini dalam perawatan intensif di RSUD dr. Sayidiman, Magetan. Menurut Hermanto, warga setempat, mulanya […]

    Bagikan
  • Insiden di Perlintasan JPL 121, KAI Daop 7 Madiun Tegaskan Petugas Sudah Sesuai SOP

    Insiden di Perlintasan JPL 121, KAI Daop 7 Madiun Tegaskan Petugas Sudah Sesuai SOP

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memberikan penjelasan resmi terkait peristiwa tertempernya seseorang oleh KA 251B Jayakarta di perlintasan sebidang JPL 121 Km 151+1/9 petak jalan Caruban–Babadan, Kamis (12/2/2026) lalu. Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa seluruh petugas saat kejadian tersebut […]

    Bagikan
  • Miris! Pasutri Di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ibu Kandung Sendiri

    Miris! Pasutri Di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ibu Kandung Sendiri

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan berhasil mengamankan sepasang suami istri dengan status pernikahan siri yang terlibat kasus pencurian sepeda motor milik keluarga sendiri. Mirisnya, korban merupakan ibu kandung dari pelaku laki-laki. Kedua pelaku yakni Irvan Rendy Saputra (23), warga Dusun Grojokan, Desa Duyung, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, dan istrinya Rizqi […]

    Bagikan
  • Ibu Hamil Melahirkan di Trotoar Jalan Suromenggolo

    Ibu Hamil Melahirkan di Trotoar Jalan Suromenggolo

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang ibu hamil melahirkan di trotoar Jalan Suromenggolo, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Ponorogo, Jumat (28/03/2025) siang. Kejadian ini sempat menghebohkan warga sekitar sebelum akhirnya ibu dan bayinya dibawa ke rumah sakit. Saksi mata, Ahmad Safii, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Ia melihat seorang perempuan tiba-tiba tergeletak di trotoar […]

    Bagikan
  • Kisah Hadi Nasirin Tangkar Ayam Hutan Hijau yang Kian Langka

    Kisah Hadi Nasirin Tangkar Ayam Hutan Hijau yang Kian Langka

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Di tengah kekhawatiran akan punahnya populasi ayam hutan hijau (Gallus varius) di alam liar, sebuah kisah inspiratif datang dari Desa Kentangan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Hadi Nasirin (34), yang sehari-hari bekerja sebagai pencari barang bekas, sukses menangkarkan ayam endemik khas Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara tersebut di pekarangan rumahnya. […]

    Bagikan
  • Usai Dilantik, Apel Besar ASN Bakal Dihelat Di Pendopo Ronggo Jumeno

    Usai Dilantik, Apel Besar ASN Bakal Dihelat Di Pendopo Ronggo Jumeno

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemkab Madiun bergerak cepat guna menyikapi proses pelantikan Bupati dan Wabup Madiun terpilih. Hasil rapat internal menyusun sejumlah kegiatan, salah satunya bakal ada gelaran apel besar bersama ASN pada hari Senin (24/02/2025) di halaman Pendopo Ronggo Jumeno, Caruban. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Soedjiono mengatakan, hasil rapat menyimpulkan ada rencana beberapa […]

    Bagikan
expand_less