Berita Terkini
Trending Tags

DPRD Kota Madiun Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, SILPA Capai Rp154,79 Miliar Jadi Sorotan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
  • visibility 182
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Pertanggungjawaban APBD 2025

Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Nota Keuangan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, Senin (29/6/2026). Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kota Madiun melaporkan realisasi pendapatan daerah melampaui target, namun menyisakan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) sebesar Rp154,79 miliar yang menjadi perhatian DPRD.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menyampaikan realisasi pendapatan daerah tahun 2025 mencapai Rp1.156.898.657.010,39 atau 103,45 persen dari target yang ditetapkan. Capaian tersebut melampaui target sebesar Rp38,61 miliar.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi salah satu penyumbang utama dengan realisasi Rp323,29 miliar atau 109,59 persen. Sementara itu, pendapatan transfer dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi juga terealisasi sesuai bahkan melampaui target pada beberapa pos pendapatan.

Di sisi belanja, realisasi APBD mencapai Rp1.115.363.040.691,65 atau 90,57 persen dari anggaran. Artinya, masih terdapat belanja yang tidak terserap sekitar Rp116,18 miliar.

Beberapa komponen belanja yang penyerapannya belum optimal antara lain belanja pegawai sebesar 88,49 persen akibat adanya pensiun dan mutasi pegawai, belanja modal sebesar 86,47 persen karena efisiensi dari sisa kontrak pekerjaan, serta Belanja Tidak Terduga (BTT) yang hanya terserap 2,57 persen lantaran minimnya kebutuhan penanganan keadaan darurat.

Berdasarkan realisasi pendapatan, belanja, dan pembiayaan, Pemerintah Kota Madiun mencatat SILPA Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154.795.773.048,31.

Besaran SILPA tersebut terbentuk dari pelampauan pendapatan sebesar Rp38,61 miliar, efisiensi belanja operasi sekitar Rp85,53 miliar, sisa belanja modal Rp22,94 miliar, serta sisa Belanja Tidak Terduga sekitar Rp7,69 miliar.

Menanggapi besarnya SILPA, Plt Wali Kota Bagus Panuntun menegaskan bahwa fokus pemerintah ke depan adalah memperbaiki kualitas perencanaan anggaran agar penggunaan APBD semakin efektif dan tepat sasaran.

“Yang paling penting adalah bagaimana ke depan perencanaannya lebih baik, mulai dari RPJMD sampai RKPD. Semua kegiatan harus lebih terstruktur sehingga target anggaran benar-benar berbasis pada perencanaan,” ujarnya usai rapat paripurna.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Madiun telah melakukan sejumlah pembahasan internal untuk mengefisienkan anggaran pada tahun 2026. Menurutnya, belanja daerah akan diarahkan pada program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

“Jadi bagaimana mengefisiensi anggaran itu sesuai dengan kegiatan. Dalam artian bahwa kegiatan ini lebih langsung dapat berdampak, sehingga kita melihat bagaimana kegiatan-kegiatan yang tidak sesuai itu kita arahkan untuk sesuai dengan yang sudah direncanakan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mengatakan laporan pertanggungjawaban APBD 2025 akan dibahas lebih lanjut oleh Badan Anggaran bersama seluruh fraksi DPRD sebelum disampaikan dalam pendapat akhir.

Menurutnya, DPRD akan memberikan berbagai catatan, saran, maupun kritik terhadap pelaksanaan APBD sebagai bahan evaluasi bagi pemerintah daerah.

“Yang pasti SILPA akan menjadi salah satu perhatian. Penyebabnya harus ditindaklanjuti. Jangan sampai SILPA terlalu tinggi karena menyangkut kepentingan masyarakat Kota Madiun,” kata Armaya.

Ia menambahkan, hasil pembahasan tersebut juga akan menjadi dasar dalam penyusunan Perubahan APBD (PAK) 2026. Menurutnya, SILPA dapat dimanfaatkan secara maksimal melalui perubahan anggaran, dengan tetap memperhatikan rekomendasi DPRD kepada pemerintah daerah.

Melalui pembahasan laporan pertanggungjawaban APBD ini, DPRD berharap pengelolaan keuangan daerah pada tahun-tahun berikutnya semakin akuntabel, efisien, serta mampu meningkatkan kualitas penyerapan anggaran demi mendukung pelayanan dan pembangunan bagi masyarakat Kota Madiun.(krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Garuda Penghubung Ponorogo-Trenggalek Mulai Dibangun

    Jembatan Garuda Penghubung Ponorogo-Trenggalek Mulai Dibangun

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Tempuran, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, memasuki tahap pengecoran pada Selasa (7/7/2026). Jembatan tersebut diproyeksikan menjadi jalur alternatif strategis yang menghubungkan Kabupaten Ponorogo dengan Kabupaten Trenggalek. Proses pengecoran dilakukan secara gotong royong oleh prajurit Kodim 0802/Ponorogo bersama warga setempat sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah […]

    Bagikan
  • Kokoh “Tangan Kanan” Bupati Ponorogo Turut Terjaring OTT KPK 

    Kokoh “Tangan Kanan” Bupati Ponorogo Turut Terjaring OTT KPK 

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Nasib kurang beruntung menimpa Kokoh Priyo Utomo, sosok yang dikenal sebagai orang kepercayaan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. Belum genap sehari dilantik sebagai direktur di salah satu Perusahaan Umum Daerah (Perumda) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Kokoh justru ikut diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pelantikan Kokoh […]

    Bagikan
  • Aset Mangkrak Senilai Rp 8 Miliar, Kebocoran PAD Kabupaten Madiun Disorot

    Aset Mangkrak Senilai Rp 8 Miliar, Kebocoran PAD Kabupaten Madiun Disorot

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Madiun kian menjadi sorotan. Sejumlah aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang terbengkalai tak hanya kehilangan potensi pemasukan, tetapi juga berisiko menambah beban pemeliharaan tanpa kontribusi nyata bagi kas daerah. Data dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun mencatat, setidaknya ada enam aset […]

    Bagikan
  • IBI Ponorogo Kumpulkan Rp16 Juta untuk Korban Gempa NTT

    IBI Ponorogo Kumpulkan Rp16 Juta untuk Korban Gempa NTT

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kepedulian terhadap korban bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Ponorogo. Organisasi profesi tersebut berhasil mengumpulkan donasi sukarela dari para anggotanya dengan total lebih dari Rp16 juta. Ketua IBI Cabang Ponorogo, Katmiatin, mengatakan penggalangan dana tersebut murni berasal dari sumbangan pribadi para anggota. Dana yang […]

    Bagikan
  • Penyelam Lake Guard Sarangan Bongkar Isi Dasar Telaga, Warganet Terpukau

    Penyelam Lake Guard Sarangan Bongkar Isi Dasar Telaga, Warganet Terpukau

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi para penyelam Lake Guard Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, baru-baru ini ramai diperbincangkan warganet. Pertanyaan masyarakat mengenai apa saja yang tersimpan di dasar telaga perlahan mulai terjawab setelah unggahan akun TikTok @Lakeguard_sarangan menampilkan rekaman penyelaman hingga kedalaman 12 meter. Dalam video tersebut, salah satu penyelam berhasil menemukan berbagai benda berharga milik […]

    Bagikan
  • Akses Dusun Ngukir Madiun Kembali Terbuka Usai Longsor, Gotong Royong TNI dan Warga Jadi Kunci

    Akses Dusun Ngukir Madiun Kembali Terbuka Usai Longsor, Gotong Royong TNI dan Warga Jadi Kunci

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Akses jalan di Dusun Ngukir, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, yang sempat tertutup longsor selama satu hari, kini telah kembali terbuka dan dapat dilalui warga, Rabu (8/4/2026). Jalan tersebut memiliki peran vital bagi masyarakat setempat. Selain menjadi penghubung antarwilayah, akses ini juga merupakan jalur utama untuk aktivitas harian seperti menuju […]

    Bagikan
expand_less