Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Petisi Daring Desak APBD Magetan Lebih Pro Rakyat, DPRD Diberi Tenggat 10 Hari

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
  • visibility 21
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dorongan agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Magetan berpihak pada masyarakat kecil semakin nyaring terdengar, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Dorongan agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Magetan berpihak pada masyarakat kecil semakin nyaring terdengar. Sejak 4 September 2025, sebuah petisi daring bertajuk “Kawal Pembahasan Perubahan APBD Magetan untuk Lebih Pro Rakyat” ramai mendapat perhatian publik.

Petisi tersebut digagas oleh Agus Pujiono, anggota Forum Rumah Keterbukaan Informasi dan Transparansi Anggaran (KITA). Dalam petisinya, Agus menyoroti struktur APBD Magetan 2025 yang mencatat pendapatan Rp1,98 triliun dengan belanja Rp2,12 triliun. Dari total belanja itu, lebih dari 73 persen tersedot untuk belanja operasional, sementara belanja modal hanya sekitar 9 persen. Kondisi tersebut menyebabkan defisit hingga Rp135 miliar.

“Anggaran daerah seharusnya diarahkan untuk pembangunan yang benar-benar dirasakan langsung masyarakat, bukan justru habis untuk urusan birokrasi,” tulis Agus dalam petisi yang diunggah di Change.org.

Ia menuntut DPRD dan Pemkab Magetan memangkas anggaran kegiatan seremonial maksimal 5 persen, meningkatkan alokasi program langsung untuk rakyat hingga 40 persen, serta membuka ruang partisipasi publik dalam proses pembahasan anggaran. Agus bahkan memberikan tenggat waktu 10 hari kepada DPRD untuk merespons desakan tersebut.

Dukungan terhadap petisi ini datang dari berbagai kalangan, salah satunya Cak Soleh, aktivis LBH No Viral No Justice. Ia menilai langkah ini penting diperkuat dengan desakan tambahan.

“Saya mendukung, karena anggaran untuk kegiatan seremonial, perjalanan dinas, dan tunjangan itu sudah terlalu besar. Bahkan, menurut saya perlu juga dipertimbangkan penghapusan pokir (pokok-pokok pikiran) DPR agar APBD lebih berpihak pada rakyat,” ujarnya.

Petisi yang terus disebarkan melalui media sosial ini diharapkan semakin banyak ditandatangani warga Magetan. Tekanan publik diyakini dapat mendorong wakil rakyat maupun pemerintah daerah untuk memastikan APBD benar-benar mengutamakan kepentingan masyarakat.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadhan Harga Kebutuhan Pokok Naik, Pemkab Madiun Gencar Operasi Pasar

    Ramadhan Harga Kebutuhan Pokok Naik, Pemkab Madiun Gencar Operasi Pasar

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Pusat meminta ketersediaan pangan dan laju harga jualnya agar tetap stabil selama bulan ramadhan. Melalui rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) secara virtual Pemkab Madiun mengikuti arahan dari Pemerintah Pusat.  Momen ramadhan dan jelang hari raya lebaran ketersediaan bahan pangan sangatlah penting. Pasalnya kebutuhan masyarakat disaat hari besar keagamaan […]

    Bagikan
  • Pemuda Tewas dalam Kecelakaan Berkecepatan Tinggi di Jalan Raya Ngawi–Bringin

    Pemuda Tewas dalam Kecelakaan Berkecepatan Tinggi di Jalan Raya Ngawi–Bringin

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Ngawi–Bringin, Desa Sumberbening, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Minggu (18/1/2026) malam. Seorang pemuda berusia 19 tahun meninggal di lokasi setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan kendaraan lain. Insiden tragis ini terjadi ketika korban tengah melaju dengan kecepatan tinggi. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, menjelaskan […]

    Bagikan
  • Hadapi Cuaca Ekstrem, Pemkot Madiun Perketat Kesiapsiagaan Bencana

    Hadapi Cuaca Ekstrem, Pemkot Madiun Perketat Kesiapsiagaan Bencana

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemkot Madiun menyatakan kesiapsiagaannya dalam menghadapi potensi bencana alam yang diprediksi meningkat pada penghujung tahun 2025. Hal itu ditegaskan Wali Kota Madiun, Maidi dalam apel siaga hidrometeorologi yang digelar di Balai Kota Madiun, Senin (08/12/2025). Maidi mengungkapkan bahwa risiko bencana di wilayahnya cukup tinggi ketika curah hujan meningkat. Selain angin […]

    Bagikan
  • Dindikbud Kabupaten Madiun Gelar Forum Konsultasi Publik, Dorong Peningkatan Layanan Pendidikan

    Dindikbud Kabupaten Madiun Gelar Forum Konsultasi Publik, Dorong Peningkatan Layanan Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Madiun menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) sebagai upaya evaluasi dan peningkatan mutu layanan publik di bidang pendidikan. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Rapat Dwija Hayu, Kamis (31/07/2025). Acara tersebut dihadiri berbagai pihak, mulai dari perwakilan kepala sekolah SD, SMP, dan TK, guru, komite sekolah, […]

    Bagikan
  • Tabung Gas LPG 3 Kilogram Meledak, Dua Lansia Luka Bakar

    Tabung Gas LPG 3 Kilogram Meledak, Dua Lansia Luka Bakar

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan Magetan, digemparkan dengan adanya suara ledakan keras dari sebuah rumah warga pada Selasa (14/10/2025) dini hari. Ledakan yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB itu berasal dari tabung gas LPG 3 kilogram di rumah pasangan suami istri lanjut usia, Ramelan (80) dan Suwarni (75). Akibat ledakan, kedua korban […]

    Bagikan
  • Peternak Sapi Perah Tak Merasakan Dampak PMK, Permintaan Susu Segar Meningkat

    Peternak Sapi Perah Tak Merasakan Dampak PMK, Permintaan Susu Segar Meningkat

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Wabah virus Penyakit Mulut dan Kuku ( PMK) tidak begitu dirasakan dampaknya bagi peternak sapi perah di Kabupaten Madiun. Justru permintaan susu segar saat momen Imlek dan Isra’ Mi’raj meningkat dibanding hari biasanya.  Seperti yang dialami oleh kelompok peternak sapi perah Nedyo Rahayu di Desa Kresek, Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun […]

    Bagikan
expand_less