Tak Main-Main! KAI Daop 7 Blacklist Pelaku Pelecehan Seksual di Kereta
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 39
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun menggandeng komunitas pecinta kereta api RF Pecel +63 Madiun untuk menggelar kampanye dan sosialisasi anti pelecehan seksual di lingkungan stasiun dan kereta api, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya KAI menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan. Hal itu sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kekerasan dan pelecehan seksual di transportasi umum.
Dalam kegiatan itu, anggota komunitas bersama petugas KAI melakukan edukasi langsung kepada pelanggan, membentangkan banner kampanye, serta mengajak masyarakat menandatangani petisi penolakan terhadap segala bentuk kekerasan dan pelecehan seksual.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kolaborasi dengan komunitas pecinta kereta api menjadi sarana melibatkan generasi muda dalam aksi sosial yang positif.
“Melalui kolaborasi dengan RF Pecel +63 Madiun, kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyebarkan pesan positif. Kami mengedukasi pelanggan agar berani bersuara, berani melapor, dan tidak ragu meminta pertolongan apabila mengalami atau menyaksikan indikasi pelecehan seksual,” ujar Tohari.
Ia menegaskan, KAI menerapkan kebijakan nol toleransi terhadap segala bentuk pelecehan seksual, baik di area stasiun maupun di dalam kereta api.
Menurut Tohari, pelaku yang terbukti melakukan tindakan pelecehan akan dikenai sanksi administratif tegas, termasuk dimasukkan dalam daftar hitam (blacklist) sehingga tidak dapat menggunakan layanan kereta api untuk jangka waktu tertentu hingga permanen.
“KAI terus meningkatkan layanan keamanan bagi pelanggan perempuan melalui fitur Female Seat Map pada aplikasi Access by KAI. Fitur itu memungkinkan pelanggan perempuan melihat posisi tempat duduk berdasarkan gender penumpang di sekitarnya,” tegas Tohari.KAI Daop 7 Madiun menyatakan akan terus memperkuat komitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, serta menjunjung perlindungan terhadap seluruh pelanggan. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





