Berita Terkini
Trending Tags

Nenek 70 Tahun di Ponorogo Tewas Terbakar di Kebun Jati , Luka Bakar 70 Persen

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 21
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga mengevakuasi korban dari lokasi kebakaran. (17/9/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Seorang perempuan lanjut usia, Sudarmi (70), warga Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, meninggal dunia setelah mengalami luka bakar saat kebakaran melanda kebun pohon jati miliknya, Kamis (17/9/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, Sudarmi pergi ke lahan kebun jati di belakang rumah untuk mencari ranting kayu yang akan digunakan sebagai persediaan bahan bakar untuk memasak.

Suami korban, Tumiran (70), yang berada di rumah kemudian melihat asap mengepul dari arah lahan. Khawatir terjadi sesuatu, Tumiran meminta bantuan warga untuk mencari keberadaan istrinya.

Warga yang melakukan pencarian kemudian menemukan Sudarmi dalam kondisi terkepung api. Warga berupaya memadamkan api dan mengevakuasi korban dari lokasi kejadian.

Miftahul Huda, warga setempat, mengatakan korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri. Korban kemudian dievakuasi menuju UGD Puskesmas Sumoroto.

“Keponakanya tidak bisa masuk, korban sudah terkepung api. Masih memadamkan pakai kayu ,” kata Miftahul.

Menurut Miftahul, setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke Puskesmas Sumoroto untuk mendapatkan pertolongan. Namun, korban tidak berhasil diselamatkan.

“Di UGD Puskesmas Sumoroto. Baru nyampek UGD langsung meninggal dunia ,” ujarnya.

Warga lainnya, Robinshon, mengatakan kebakaran terjadi di area kebun jati. Ia menduga korban berusaha memadamkan api sebelum akhirnya terkepung kobaran.

Image Not Found
Kebakaran melanda kebun jati di wilayah Sampung, Ponorogo. Foto : Ega-Sinergia

“Tadi api membakar kebun, kemungkinan korban berusaha memadamkan,” ujar Robinshon.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar pada bagian tangan, kaki, dan wajah. Kapolsek Sampung AKP Agus Supriyanto mengatakan luka bakar yang dialami korban mencapai sekitar 70 persen pada bagian tubuhnya.

“Akibat kebakaran tersebut menimbulkan satu korban jiwa. Masyarakat yang ikut serta terbakar dengan kebakaran kurang lebih 70 persen di sekujur tubuhnya,” kata Agus.

Agus menjelaskan, berdasarkan informasi awal, korban berada di lahan belakang rumah untuk mencari ranting kayu bakar. Suami korban kemudian melihat asap mengepul dari arah lahan dan meminta bantuan warga.

“Yang bersangkutan itu mencari ranting kayu bakar di belakang rumah, dan dilihat oleh suaminya ada asap mengepul. Kemudian suaminya minta tolong kepada warga mencari istrinya, dan didapati istrinya sudah terbakar, terkepung api,” jelasnya.

Korban selanjutnya dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Sementara itu, mengenai penyebab kebakaran, polisi belum dapat memastikan. Agus mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman untuk mengetahui sumber api.

“Terkait dengan hal tersebut kita masih melakukan pendalaman ya, untuk mencari penyebab daripada kebakaran lahan tersebut,” ujarnya.

Agus menegaskan, lahan yang terbakar merupakan lahan milik masyarakat dan bukan lahan pertanian. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap awal mula kebakaran yang menyebabkan Sudarmi meninggal dunia. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerak Cepat Polisi Bekuk Komplotan Pembobol Toko Emas Rp. 1 Miliar Kurang dari 24 Jam

    Gerak Cepat Polisi Bekuk Komplotan Pembobol Toko Emas Rp. 1 Miliar Kurang dari 24 Jam

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jajaran Kepolisian Resor Magetan bergerak cepat mengungkap kasus pembobolan Toko Emas Senna Golden Star di Jalan Raya Bendo, Dusun Dermo, Desa Belotan, Kecamatan Bendo. Dalam waktu kurang dari 24 jam, lima tersangka berhasil ditangkap di sebuah rumah kos wilayah Jiwan, Kabupaten Madiun. Kasus pencurian itu pertama kali terungkap pada Rabu pagi […]

    Bagikan
  • Pertamina Patra Niaga Tambah 1,09 Juta Tabung LPG 3 Kg di Jawa Timur Jelang Imlek dan Ramadan 2026

    Pertamina Patra Niaga Tambah 1,09 Juta Tabung LPG 3 Kg di Jawa Timur Jelang Imlek dan Ramadan 2026

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi di Jawa Timur dalam kondisi aman dan mencukupi selama libur panjang Imlek dan menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Perusahaan menambah lebih dari 1 juta tabung LPG 3 kilogram untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat. Libur panjang berlangsung selama empat hari, mulai Sabtu (14/2/2026) hingga Selasa […]

    Bagikan
  • TMMD ke-126 Resmi Dibuka di Magetan, Fokus Bangun Infrastruktur Pedesaan

    TMMD ke-126 Resmi Dibuka di Magetan, Fokus Bangun Infrastruktur Pedesaan

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun Anggaran 2025 resmi dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Magetan bersama jajaran TNI di Desa Kembangan, Kecamatan Sukomoro, Rabu (08/10/2025). Program lintas sektoral ini menjadi langkah strategis, mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan yang membutuhkan peningkatan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Menurut Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, […]

    Bagikan
  • PWI Madiun Raya Gelar Tasyakuran Jelang HPN 2026, Perkuat Spirit Kebersamaan Wartawan

    PWI Madiun Raya Gelar Tasyakuran Jelang HPN 2026, Perkuat Spirit Kebersamaan Wartawan

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 416
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Menjelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang diperingati setiap 9 Februari, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Madiun Raya menggelar tasyakuran dan doa bersama di Sekretariat PWI Madiun Raya, Jalan Letkol Suwarno No. 6 Blok II, Kota Madiun, Minggu (8/2/2026). Ketua PWI Madiun Raya, Jumali dalam siaran persnya mengatakan kegiatan tasyakuran dan […]

    Bagikan
  • Masalah Pengolahan Limbah, 11 Dapur MBG di Magetan Disuspensi, Lebih dari 22 Ribu Siswa Terdampak

    Masalah Pengolahan Limbah, 11 Dapur MBG di Magetan Disuspensi, Lebih dari 22 Ribu Siswa Terdampak

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan kembali menghadapi kendala serius. Sebanyak 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di wilayah tersebut dihentikan sementara operasionalnya oleh Badan Gizi Nasional (BGN) setelah ditemukan permasalahan pada sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang belum memenuhi standar operasional. Kebijakan suspensi […]

    Bagikan
  • Exit Tol Magetan Masih Tertunda, Skema Pembiayaan Jadi Sorotan

    Exit Tol Magetan Masih Tertunda, Skema Pembiayaan Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepastian pembangunan exit tol di Kabupaten Magetan masih belum jelas. Proyek yang awalnya masuk Program Strategis Nasional (PSN) era Presiden Joko Widodo itu hingga kini tertahan, terutama karena persoalan pendanaan dan hasil analisis kelayakan finansial. Pandemi Covid-19 membuat sejumlah PSN mengalami penundaan (P2), termasuk exit tol Magetan sebagaimana diatur dalam Keputusan […]

    Bagikan
expand_less