Rabu, 4 Nov 2026
Trending Tags

Nenek 70 Tahun di Ponorogo Tewas Terbakar di Kebun Jati , Luka Bakar 70 Persen

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
  • visibility 124
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga mengevakuasi korban dari lokasi kebakaran. (17/9/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Seorang perempuan lanjut usia, Sudarmi (70), warga Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, meninggal dunia setelah mengalami luka bakar saat kebakaran melanda kebun pohon jati miliknya, Kamis (17/9/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, Sudarmi pergi ke lahan kebun jati di belakang rumah untuk mencari ranting kayu yang akan digunakan sebagai persediaan bahan bakar untuk memasak.

Suami korban, Tumiran (70), yang berada di rumah kemudian melihat asap mengepul dari arah lahan. Khawatir terjadi sesuatu, Tumiran meminta bantuan warga untuk mencari keberadaan istrinya.

Warga yang melakukan pencarian kemudian menemukan Sudarmi dalam kondisi terkepung api. Warga berupaya memadamkan api dan mengevakuasi korban dari lokasi kejadian.

Miftahul Huda, warga setempat, mengatakan korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri. Korban kemudian dievakuasi menuju UGD Puskesmas Sumoroto.

“Keponakanya tidak bisa masuk, korban sudah terkepung api. Masih memadamkan pakai kayu ,” kata Miftahul.

Menurut Miftahul, setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke Puskesmas Sumoroto untuk mendapatkan pertolongan. Namun, korban tidak berhasil diselamatkan.

“Di UGD Puskesmas Sumoroto. Baru nyampek UGD langsung meninggal dunia ,” ujarnya.

Warga lainnya, Robinshon, mengatakan kebakaran terjadi di area kebun jati. Ia menduga korban berusaha memadamkan api sebelum akhirnya terkepung kobaran.

Image Not Found
Kebakaran melanda kebun jati di wilayah Sampung, Ponorogo. Foto : Ega-Sinergia

“Tadi api membakar kebun, kemungkinan korban berusaha memadamkan,” ujar Robinshon.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar pada bagian tangan, kaki, dan wajah. Kapolsek Sampung AKP Agus Supriyanto mengatakan luka bakar yang dialami korban mencapai sekitar 70 persen pada bagian tubuhnya.

“Akibat kebakaran tersebut menimbulkan satu korban jiwa. Masyarakat yang ikut serta terbakar dengan kebakaran kurang lebih 70 persen di sekujur tubuhnya,” kata Agus.

Agus menjelaskan, berdasarkan informasi awal, korban berada di lahan belakang rumah untuk mencari ranting kayu bakar. Suami korban kemudian melihat asap mengepul dari arah lahan dan meminta bantuan warga.

“Yang bersangkutan itu mencari ranting kayu bakar di belakang rumah, dan dilihat oleh suaminya ada asap mengepul. Kemudian suaminya minta tolong kepada warga mencari istrinya, dan didapati istrinya sudah terbakar, terkepung api,” jelasnya.

Korban selanjutnya dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Sementara itu, mengenai penyebab kebakaran, polisi belum dapat memastikan. Agus mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman untuk mengetahui sumber api.

“Terkait dengan hal tersebut kita masih melakukan pendalaman ya, untuk mencari penyebab daripada kebakaran lahan tersebut,” ujarnya.

Agus menegaskan, lahan yang terbakar merupakan lahan milik masyarakat dan bukan lahan pertanian. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap awal mula kebakaran yang menyebabkan Sudarmi meninggal dunia. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Olahan Lele Jumbo Disulap Jadi Makanan Kekinian

    Olahan Lele Jumbo Disulap Jadi Makanan Kekinian

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Melimpahnya hasil budidaya ikan lele di Ponorogo, Jawa Timur, kerap tidak sepenuhnya terserap pasar. Terlebih untuk lele ukuran jumbo yang dianggap kurang diminati konsumen. Namun, kondisi ini justru menjadi peluang emas bagi Asri Ananda (40), warga Desa Siman, Kecamatan Siman, Ponorogo. Sejak 2013, ibu tiga anak ini menyulap lele jumbo menjadi […]

    Bagikan
  • SPMB 2025, Ini Jawaban Cabdindik Jatim Soal Siswa Belum Tertampung di SMA Negeri

    SPMB 2025, Ini Jawaban Cabdindik Jatim Soal Siswa Belum Tertampung di SMA Negeri

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur wilayah Kota/Kabupaten Madiun Dan Ngawi angkat bicara terkait protes orang tua maupun wali murid terkait proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026. Diketahui, sejumlah orang tua siswa mendatangi kantor Cabdindik di Jalan Pahlawan Kota Madiun pada Senin (30/06/2025) lantaran anak mereka belum […]

    Bagikan
  • Sikapi Aksi Demo, PSHT Kubu Moerdjoko : Hormati Upaya Hukum di Pengadilan Play Button

    Sikapi Aksi Demo, PSHT Kubu Moerdjoko : Hormati Upaya Hukum di Pengadilan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 821
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun kubu Ketua Umum R. Moerdjoko melalui Lembaga Hukum dan Advokasi (LHA) angkat bicara menyikapi aksi demo dari PSHT kubu Ketua Umum M. Taufiq yang digelar di Alun-Alun Kota Madiun pada Senin (02/02/2026). LHA PSHT Pusat Madiun menilai hak berpendapat diperbolehkan sesuai aturan Undang-Undang. […]

    Bagikan
  • 13 Hari Menanti, Jenazah Taruno Korban KM Virgo Transport 8 Akhirnya Pulang ke Kare Madiun

    13 Hari Menanti, Jenazah Taruno Korban KM Virgo Transport 8 Akhirnya Pulang ke Kare Madiun

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Setelah 13 hari menunggu kabar, keluarga akhirnya bisa memeluk kepulangan Taruno Hidayat (46), meski dalam sebuah peti jenazah. Tangis pecah saat peti jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 itu tiba di kampung halamannya, Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Sabtu (26/9/2026). Peti jenazah yang diangkut menggunakan ambulans tiba di Masjid […]

    Bagikan
  • Stok Ternak Melimpah, DKPP Madiun Waspadai Hewan Kurban Dari Luar Daerah

    Stok Ternak Melimpah, DKPP Madiun Waspadai Hewan Kurban Dari Luar Daerah

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun memperketat pengawasan hewan kurban, terutama ternak yang masuk dari luar daerah. Petugas  melakukan penyemprotan disinfektan di area pasar hewan. Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap fisik hewan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit hewan menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku […]

    Bagikan
  • Uji Kompetensi Eselon II Pemkab Madiun, Seperti Apa Materi Ujian dari Panselda?

    Uji Kompetensi Eselon II Pemkab Madiun, Seperti Apa Materi Ujian dari Panselda?

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Panitia Seleksi Daerah (Panselda) Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar uji kompetensi bagi puluhan pejabat eselon II sebagai bagian dari tahapan rotasi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Sebanyak 27 pejabat turut diundang untuk mengikuti seleksi yang dilaksanakan oleh Panitia Seleksi Daerah (Panselda) di salah satu hotel di Kota Madiun, Rabu (30/07/2025). Uji […]

    Bagikan
expand_less