Berita Terkini
Trending Tags

Canda Siswa SMPN 1 Parang Ingin Menu MBG Diselingi Mie Ayam

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
  • visibility 157
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Siswa SMPN1 Parang menikmati MBG dari Pemerintah, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan mulai menjangkau sekolah-sekolah pinggiran. Salah satunya di Kecamatan Parang, tempat ratusan siswa SMPN 1 Parang ikut merasakan menu sehat yang disediakan pemerintah.

Meski antusias, sebagian siswa berharap variasi menu lebih beragam. Mikaila bersama temannya, Rizal, secara terbuka menyampaikan keinginan agar sesekali ada hidangan populer ala kantin.

“Kalau bisa, sekali-kali ada mie ayam atau spageti,” ucap keduanya sambil menyantap makanan pada Senin (15/9/2025).

Di sekolah tersebut, sebanyak 643 siswa tercatat sebagai penerima manfaat MBG. Menu harian berganti-ganti, namun pembagian susu baru dilakukan sekali di hari pertama program.

Kepala SMPN 1 Parang, Suparno, juga mengungkapkan harapan agar susu dapat hadir lebih rutin. “Kalau bisa seminggu sekali sudah cukup. Tapi kami memahami menu ditentukan dari pusat,” katanya.

Suparno menegaskan, guru memegang peran penting agar siswa terbiasa dengan pola makan sehat.

“Masih ada anak yang menyisakan lauk atau sayur. Tugas guru mendorong mereka agar makanan bergizi bisa habis dimakan,” jelasnya.

Image Not Found
Siswa SMPN1 Parang menikmati MBG dari Pemerintah, Foto : Kusnanto – Sinergia

Menurutnya, MBG berdampak baik. Selain memperkenalkan pola makan sehat, tingkat kehadiran siswa di sekolah juga semakin meningkat.

“Sekarang kalau ada yang absen, biasanya benar-benar karena sakit. Tidak ada laporan mual atau pusing setelah makan,” imbuhnya.

Menanggapi keluhan terkait susu, Asisten Lapangan SPPG Parang, Doni Ardianto, mengatakan pasokan susu memang disesuaikan dengan anggaran. “Minggu depan kami rencanakan ada tambahan distribusi susu,” ungkapnya.

Namun soal usulan mie ayam, burger, dan spageti, ia menegaskan tidak bisa dipenuhi. “Itu tidak masuk daftar menu resmi MBG,” tegas Doni.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Efisiensi Anggaran Pemkab Magetan Capai Rp. 44 Miliar, Untuk Apa Saja Peruntukannya ?

    Efisiensi Anggaran Pemkab Magetan Capai Rp. 44 Miliar, Untuk Apa Saja Peruntukannya ?

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengumumkan hasil efisiensi belanja daerah berhasil menghemat sekitar Rp. 44 miliar. Dana itu langsung dialokasikan ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan porsi terbesar untuk sektor infrastruktur. Pj Sekda Magetan, Muchtar Wahid, menjelaskan bahwa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menerima kucuran dana terbesar, sekitar Rp12 […]

    Bagikan
  • Kemenhaj Kota Madiun Catat 1 Jemaah Haji Meninggal Dunia, 1 Jemaah Dirawat di ICU

    Kemenhaj Kota Madiun Catat 1 Jemaah Haji Meninggal Dunia, 1 Jemaah Dirawat di ICU

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Madiun telah menerima laporan terkait kondisi terkini 227 jemaah haji Kota Madiun. Tercatat, 1 jemaah haji meninggal dunia atas nama Djurianto warga Jalan Pagu Indah, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman pada Sabtu (30/5/2026) di RS King Faisal Makkah, Arab Saudi. Sementara itu, 1 jemaah yakni […]

    Bagikan
  • “September Hitam” Aliansi BEM Madiun, Refleksi Tragedi Kemanusiaan dan Tegakkan Demokrasi

    “September Hitam” Aliansi BEM Madiun, Refleksi Tragedi Kemanusiaan dan Tegakkan Demokrasi

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aliansi BEM Madiun menggelar Aksi Simbolik September Hitam sebagai bentuk gerakan kesadaran terhadap pentingnya menegakkan nilai-nilai demokrasi, hukum, dan hak asasi manusia (HAM) pada Kamis (26/09/2025). Aksi ini menjadi refleksi kolektif mahasiswa atas berbagai tragedi kemanusiaan yang terjadi di Indonesia, sekaligus momentum untuk menegaskan komitmen terhadap keadilan sosial. Momen ini […]

    Bagikan
  • Duduk Di Tanah, Bupati Madiun Bersama 16 Bupati, 9 Walikota Se Indonesia Menjalani Lemhanas

    Duduk Di Tanah, Bupati Madiun Bersama 16 Bupati, 9 Walikota Se Indonesia Menjalani Lemhanas

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia| Jakarta – Bupati Madiun Hari Wuryanto masuk daftar undangan 25 kepala daerah yang lolos seleksi menjadi peserta Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan II Tahun 2025. Kegiatan KPPD diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional ( Lemhanas ) dimulai sejak tanggal 5 November lalu. Pun hari ini Hari Wur sudah menjalani kegiatan bersama 9 Walikota dan 16 […]

    Bagikan
  • KA Dhoho Tabrak Truk Mogok di Perlintasan Blitar, Ini Kronologi Lengkapnya

    KA Dhoho Tabrak Truk Mogok di Perlintasan Blitar, Ini Kronologi Lengkapnya

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Sinergia | Blitar  — Insiden dramatis terjadi di perlintasan sebidang antara Stasiun Blitar–Garum, Selasa malam (28/4/2026), ketika sebuah truk mogok di tengah rel dan tertemper kereta api KA Dhoho. Kejadian ini kembali menyoroti rendahnya disiplin pengguna jalan di perlintasan kereta api. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.35 WIB di JPL 190 Km 120+448. Kereta api […]

    Bagikan
  • Skema Pembiayaan Kreatif Proyek Strategis, Pemkab Madiun Sabet Juara 1 Paling Inovatif Oleh Kemendagri

    Skema Pembiayaan Kreatif Proyek Strategis, Pemkab Madiun Sabet Juara 1 Paling Inovatif Oleh Kemendagri

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Sinergia| Kab Madiun – Bumi kampung pesilat kembali dilirik Pemerintah pusat. Bukan soal pendekarnya. Namun kinerja totalitas terkait anggaran. Pemkab Madiun dinilai sebagai daerah paling inovatif di Indonesia dalam menciptakan terobosan pendanaan pembangunan di luar anggaran konvensional APBD. Keberhasilan ini diraih berkat kemampuan daerah mengoptimalkan sumber daya, mulai dari pengelolaan BUMD, pemanfaatan CSR, digitalisasi keuangan, […]

    Bagikan
expand_less