Berita Terkini
Trending Tags

Cerita Kliwon “Ngasak” Padi Demi Cukupi Kebutuhan Anak

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • visibility 125
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kliwon, seorang kuli bangunan kini telah beralih profesi menjadi tukang ngasak, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Musim panen tiba. Hamparan sawah di Desa Sukowidi, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, berubah ramai. Para buruh panen, lelaki dan perempuan, bergantian mengayunkan sabit. Batang-batang padi rebah, digenggam, lalu diikat menjadi berkas. Teriakan kecil bercampur tawa sesekali pecah di antara derap kerja. Bagi petani, inilah saat menuai hasil jerih payah berbulan-bulan.

Namun, ketika buruh panen beranjak pulang, meninggalkan batang-batang padi yang tak lagi berisi penuh, ada pemandangan lain yang lebih sunyi. Di pematang yang sepi, seorang lelaki paruh baya tampak menunduk sabar, telaten memetik bulir padi yang masih tersisa di batang. Bulir-bulir kecil yang terlewatkan sabit, baginya bukan sisa, melainkan harapan.

Dia adalah Kliwon (43), kuli bangunan asal Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun. Wajahnya legam terbakar matahari. Tangan kasarnya biasa memegang palu dan semen, namun kali itu ia menggenggam tangkai padi, mencabut bulir yang tertinggal satu demi satu.

Bagi sebagian orang, “ngasak” mungkin identik dengan pekerjaan orang yang tak punya. Namun bagi Kliwon, ngasak adalah pilihan terakhir ketika kantong kosong, sementara kebutuhan rumah tangga tak bisa ditunda. Ia memiliki dua anak yang masih kecil, berusia 3 tahun dan 1 tahun. Sang istri tak bisa bekerja, sibuk penuh waktu mengurus balita.

“Terpaksa ngasak ini untuk ngopeni anak. Masih kecil-kecil, minum susu. Kalau enggak begini, ya enggak ada uang buat beli susu,” ucapnya lirih.

Kata-kata itu meluncur pelan, seolah takut terdengar orang lain. Di matanya ada bayangan rasa malu. Tetapi di baliknya, ada tekad seorang bapak yang tak ingin menyerah pada keadaan.

Setiap musim panen, Kliwon berangkat sejak pagi, sekitar pukul delapan bahkan sebelumnya. Ia membawa karung kosong dan sabar menyusuri petak sawah yang baru saja ditinggalkan buruh panen. Tidak ada target pasti kapan pulang. Jika bulir padi sudah banyak, ia bisa pulang siang dengan bawaan penuh. Jika sedikit, ia bertahan hingga sore.

Dalam lima hari ngasak, paling banyak ia bisa mengumpulkan satu karung gabah, sekitar 40 kilogram. Itu pun bergantung pada sisa-sisa panen di sawah. Kadang, ia hanya membawa pulang beberapa genggam, yang bahkan tak cukup untuk digiling jadi beras.

“Kalau kerja bangunan tidak ada, ya ngasak. Paling dapat satu sak dalam lima hari, kadang malah enggak ada,” katanya pasrah.

Namun bagi Kliwon, bulir padi sekecil apa pun tetap rezeki. Bisa disimpan untuk makan, bisa pula dijual untuk membeli susu dan kebutuhan sederhana lain. Bahkan, demi mendapatkan lebih banyak sisa panen, ia rela menempuh perjalanan jauh hingga ke Geger, Madiun.

Kliwon sebenarnya bukan tak punya keahlian. Ia biasa bekerja sebagai kuli bangunan, mengaduk semen, memasang batu bata, atau mengangkat besi. Namun pekerjaan itu tak selalu ada. Proyek bangunan kerap sepi. Kadang tubuhnya pun tak kuat jika sakit. Di saat-saat seperti itu, sawah menjadi tempat berlabuh.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • RPJMD Magetan 2025–2029 Dimatangkan, Lima Janji Besar Nanik-Suyatni

    RPJMD Magetan 2025–2029 Dimatangkan, Lima Janji Besar Nanik-Suyatni

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menggulirkan arah pembangunan lima tahun ke depan melalui Forum Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 yang digelar Selasa (17/06/2025) di Ruang Rapat Ki Mageti. Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti – Suyatni Prihasmoro, memaparkan lima program prioritas yang diklaim menjadi fondasi […]

    Bagikan
  • Kurun Waktu 2 Jam, Kuota 400 Kursi Balik Gratis Sudah Terpenuhi

    Kurun Waktu 2 Jam, Kuota 400 Kursi Balik Gratis Sudah Terpenuhi

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Program balik gratis Lebaran 2025 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mendapatkan respons luar biasa dari masyarakat. Hanya dalam waktu dua jam, seluruh kuota sebanyak 400 kursi telah terisi. Program ini menyediakan dua tujuan utama, yakni Surabaya dan Jakarta, untuk membantu pemudik kembali ke perantauan setelah merayakan Lebaran di kampung […]

    Bagikan
  • Supri Wahyudi Utomo Kembali Nahkodai Universitas PGRI Madiun Masa Jabatan 2026-2030.

    Supri Wahyudi Utomo Kembali Nahkodai Universitas PGRI Madiun Masa Jabatan 2026-2030.

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Hariadi
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Universitas PGRI Madiun resmi mengukuhkan Supri Wahyudi Utomo sebagai Rektor untuk masa bakti 2026–2030 dalam acara pelantikan dan pengukuhan yang digelar khidmat di  Graha Cendekia, Selasa (3/2/2026). Pelantikan ini dihadiri oleh civitas akademika, pengurus PGRI, serta sejumlah undangan dari mitra strategis dan instansi pemerintah. Bagi Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd., pelantikan […]

    Bagikan
  • Warga Serbu Bazar Ramadhan yang Digelar Polres Ponorogo

    Warga Serbu Bazar Ramadhan yang Digelar Polres Ponorogo

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Menyambut bulan suci Ramadhan, Polres Ponorogo bersama Bhayangkari Cabang Ponorogo menggelar bazar sembako murah. Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Ponorogo pada Senin (10/3/2025) ini disambut antusias oleh warga yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Ketua Bhayangkari Cabang Ponorogo, Titut Andin mengungkapkan bazar ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat […]

    Bagikan
  • Peduli Kemanusiaan, Bisma Madiun Berbagai Takjil di Momen Ramadan

    Peduli Kemanusiaan, Bisma Madiun Berbagai Takjil di Momen Ramadan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Prajurit TNI di Madiun yang tergabung dalam abituren Bintara PK II TNI AD Tahun 1995 atau Bisma menggelar giat sosial di momen Ramadan tahun ini. Kegiatan sosial ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 Bisma, sekaligus sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat. Pembagian takjil ini pun […]

    Bagikan
  • Pembelajaran Matematika Jadi Menyenangkan, Guru SD di Madiun Dikenalkan Metode GASING

    Pembelajaran Matematika Jadi Menyenangkan, Guru SD di Madiun Dikenalkan Metode GASING

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Upaya meningkatkan kemampuan numerasi siswa sekolah dasar di Kabupaten Madiun terus dilakukan. Salah satunya melalui penerapan metode GASING yakni Gampang, Asyik, Menyenangkan yang diperkenalkan kepada para guru di Kecamatan Saradan dan Gemarang. Metode pembelajaran yang menekankan langkah berhitung cepat dan logis ini diperkenalkan melalui pelatihan pengimbasan di Gedung Korwil 1 […]

    Bagikan
expand_less