Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

TKD Dipangkas Rp. 243 Miliar, DPRD Ponorogo Ingatkan Pemkab Tak Salah Prioritas

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
  • visibility 161
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kang Wie, saat pimpin rapat di badan anggaran DPRD Ponorogo. Foto : Humas DPRD – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Pemangkasan Transfer Keuangan Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat mendapat perhatian serius dari DPRD Ponorogo. Dewan meminta eksekutif berhati-hati dalam menyusun skala prioritas anggaran, agar program pembangunan tidak terganggu secara signifikan.

Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno mengatakan, total pemangkasan TKD mencapai Rp. 243,1 miliar. Jumlah tersebut berasal dari berbagai pos, mulai dari Dana Desa (DD) sebesar Rp. 38,1 miliar, Insentif Fiskal Rp. 25 miliar, Dana Bagi Hasil (DBH) Rp. 34,1 miliar, Dana Alokasi Umum (DAU) Rp. 131,1 miliar, hingga Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp. 14,5 miliar.

“Yang paling berdampak tentu pemotongan DAU karena di dalamnya mencakup komponen belanja wajib seperti gaji ASN dan biaya operasional pemerintahan,” ujar Dwi, rabu (15/10).

Dengan adanya pemangkasan tersebut, proyeksi APBD 2026 Ponorogo yang semula mencapai Rp. 2,5 triliun diperkirakan menyusut menjadi sekitar Rp. 2,2 triliun. Dari total pendapatan tersebut, pendapatan transfer tercatat hanya Rp. 1,8 triliun, termasuk di dalamnya alokasi DAU sebesar Rp. 965 miliar setelah dipangkas.

Dwi menjelaskan, hampir 90 persen dana DAU akan terserap untuk belanja wajib. “Hitungan kasar kami, setelah dipakai untuk gaji pegawai, membayar utang, listrik, dan kebutuhan dasar lainnya, hanya tersisa sekitar Rp. 32 miliar yang bisa digunakan untuk kegiatan pembangunan selama satu tahun,” ungkapnya.

Pemangkasan itu diketahui setelah terbitnya Surat Edaran (SE) Kementerian Keuangan Nomor S-62/PK/2025 tentang penyampaian rancangan alokasi transfer ke daerah tahun anggaran 2026. Berdasarkan surat tersebut, seluruh daerah mengalami penyesuaian dana transfer sebagai bagian dari kebijakan nasional pengendalian fiskal.

Menanggapi kondisi tersebut, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Ponorogo segera menggelar rapat khusus. Mereka berencana memanggil pihak eksekutif untuk membahas ulang kebijakan prioritas anggaran.

“Kami akan duduk bersama Pemkab untuk memastikan arah kebijakan anggaran tetap selaras dengan kebutuhan masyarakat. Ini bukan hanya persoalan Ponorogo, tapi dampak dari kebijakan nasional yang berlaku di seluruh daerah,” tegas Dwi.

DPRD menekankan pentingnya efisiensi dan inovasi dalam pengelolaan APBD 2026 agar layanan publik dan pembangunan daerah tidak terhambat meski ruang fiskal semakin sempit.

Ega patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bangun Kesadaran Bencana Sejak Dini, Siswa SDN Purworejo 03 Ikuti Simulasi Damkar photo_camera 2

    Bangun Kesadaran Bencana Sejak Dini, Siswa SDN Purworejo 03 Ikuti Simulasi Damkar

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kesadaran menghadapi bencana perlu ditanamkan sejak usia dini, tidak hanya melalui teori di ruang kelas, tetapi juga melalui praktik langsung. Hal inilah yang dilakukan SDN Purworejo 03, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, dengan menggelar simulasi pemadaman kebakaran bersama tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun. Kepala SDN Purworejo 03, Reni Verawati, mengatakan kegiatan […]

    Bagikan
  • Cegah Perdagangan Anak, Pemkab Madiun Minta Kades Terlibat Pengawasan Prosedur Adopsi

    Cegah Perdagangan Anak, Pemkab Madiun Minta Kades Terlibat Pengawasan Prosedur Adopsi

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Praktik pengangkatan anak secara ilegal menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Madiun. Pemkab mengingatkan proses adopsi tidak boleh dilakukan sembarangan karena celah dalam prosedur dapat dimanfaatkan sebagai kedok perdagangan anak dan eksploitasi manusia. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Madiun meminta kepala desa ikut menjadi tangan panjang pemerintah daerah dalam mengawasi sekaligus memberikan edukasi kepada […]

    Bagikan
  • 339 Calon Jemaah Haji Magetan Diberangkatkan, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

    339 Calon Jemaah Haji Magetan Diberangkatkan, Suasana Haru Iringi Keberangkatan

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan — Sebanyak 339 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang tergabung dalam Kloter 51, resmi diberangkatkan pada Jumat pagi (16/05/2025). Prosesi pelepasan berlangsung di Pendopo Surya Graha dan dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Magetan, Nizhamul, serta disaksikan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Suasana haru menyelimuti pemberangkatan […]

    Bagikan
  • 2 Pelaku Pembuangan Bayi Dibekuk Polisi

    2 Pelaku Pembuangan Bayi Dibekuk Polisi

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tim Resmob Satreskrim Polres Madiun bergerak cepat mengungkap kasus pembuangan bayi di Sungai Sono Desa Tiron Kecamatan/Kabupaten Madiun yang ditemukan pada Kamis (9/1/2025) lalu. Dua orang pelaku ialah VVK (25) warga Desa Sumberejo, Kecamatan/ Kabupaten Madiun, dan EENO (19) warga Desa Mojorayung, Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. Keduanya berhasil dibekuk dirumahnya […]

    Bagikan
  • Program Makan Bergizi, Danrem 081/DSJ : Ini Investasi Jangka Panjang Bangsa Indonesia

    Program Makan Bergizi, Danrem 081/DSJ : Ini Investasi Jangka Panjang Bangsa Indonesia

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Korem 081/DSJ terus mendukung program makan bergizi yang diprakarsai langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengatakan, dari 20 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi di jajarannya, berhasil menjangkau puluhan ribu pelajar. “Hingga saat ini, sebanyak 50.260 pelajar dari tingkat Paud hingga SMA atau […]

    Bagikan
  • Marak Virus Super Flu, Dinkes Madiun Pastikan Belum Ada Temuan Kasus

    Marak Virus Super Flu, Dinkes Madiun Pastikan Belum Ada Temuan Kasus

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun memastikan hingga awal Januari 2026 belum ditemukan kasus super flu atau Influenza A H3N2 di wilayahnya. Otoritas kesehatan menilai situasi masih aman dan terkendali. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Heri Setyana, mengatakan pihaknya belum menerima laporan adanya kasus super flu di masyarakat. “Sampai saat […]

    Bagikan
expand_less