Berita Terkini
Trending Tags

Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Warung Bypass Saradan, Diduga Korban Pembunuhan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • visibility 183
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim Inafis Polres Madiun tengah lakukan olah TKP Pembunuhan, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Seorang wanita ditemukan tewas mengenaskan di sebuah warung di jalur bypass, Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Kamis (16/10/2025). Korban diketahui bernama Sundari (55), warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun.

Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan bersimbah darah, dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya. Polisi menduga korban meninggal akibat dibunuh. “Dari hasil olah TKP, kami menemukan beberapa luka tusukan di badan korban. Dugaan sementara korban meninggal dibunuh” ujar Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Agus Andi Anto, Kamis (16/10/2025).

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Penemuan jasad Sundari sontak menghebohkan warga sekitar yang memadati area warung tersebut. Salah satu saksi, Ensiana, mengaku terkejut menemukan temannya dalam kondisi tak bernyawa. Ia mengatakan korban dikenal sebagai sosok pendiam dan tertutup.

“Tadi siang saya dan teman-teman curiga karena rumahnya tidak buka seperti biasa. Pas saya buka pintu, ternyata mbak’e sudah meninggal. Saya lihat ada darah di lantai dan luka di dada,” tutur Ensiana.

Usai olah TKP, jasad korban dievakuasi ke RSUD Caruban untuk kepentingan autopsi. Polisi juga mengamankan sejumlah barang dari lokasi, seperti sprei, sandal, dan beberapa barang pribadi milik korban. “Kami sudah mengamankan beberapa barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa ini dan masih terus kami dalami,” imbuh AKP Agus.

Image Not Found
Tim inafis Polres Madiun mengevakuasi mayat untuk dilakukan visum, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Hingga kini, enam orang saksi telah dimintai keterangan untuk mengungkap kasus dugaan pembunuhan tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban diketahui tinggal seorang diri di warungnya. Selain berjualan, korban juga diduga melayani praktik prostitusi bagi pelanggan yang datang. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif dan pelaku di balik kematian Sundari.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD dan Pemkab Ponorogo Tetapkan KUA-PPAS 2026, Fokus pada Kenaikan PAD Tanpa Membebani Rakyat

    DPRD dan Pemkab Ponorogo Tetapkan KUA-PPAS 2026, Fokus pada Kenaikan PAD Tanpa Membebani Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – DPRD bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2026. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota bersama dalam rapat paripurna di ruang rapat DPRD, Jumat (22/08/2025). Rapat dipimpin Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, serta dihadiri Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita. Penandatanganan […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Buka Seleksi Terbuka Jabatan Sekda, Minimal Pendaftar 4 Orang

    Pemkab Madiun Buka Seleksi Terbuka Jabatan Sekda, Minimal Pendaftar 4 Orang

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun resmi membuka seleksi terbuka dan kompetitif untuk pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda). Seleksi ini diumumkan melalui Pengumuman Nomor: 051/402.201/PANSEL/2026 dan dibuka sejak 13 Januari hingga 28 Januari 2026. Seleksi tersebut digelar sebagai upaya Pemkab Madiun untuk mengisi jabatan strategis Sekretaris Daerah secara […]

    Bagikan
  • KPK Geledah Kantor Uler Raya, Diduga Terkait Kasus Korupsi Fee Proyek dan CSR

    KPK Geledah Kantor Uler Raya, Diduga Terkait Kasus Korupsi Fee Proyek dan CSR

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 1.340
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan rangkaian penggeledahan di wilayah Kota dan Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin (6/4/2026). Selain menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Madiun, Noor Aflah, tim penyidik juga menyasar kantor kontraktor PT Uler Raya Indonesia yang berlokasi di Desa Sambirejo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Tekankan Sertifikasi Wajib bagi Pengelola Dapur MBG

    Bupati Madiun Tekankan Sertifikasi Wajib bagi Pengelola Dapur MBG

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan pentingnya kelengkapan sertifikasi bagi pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program makan bergizi gratis (MBG) di wilayahnya. Penekanan ini muncul setelah sebagian besar dapur MBG diketahui belum memenuhi standar administrasi yang ditetapkan. Dari puluhan SPPG yang telah beroperasi di Kabupaten Madiun, baru sekitar empat […]

    Bagikan
  • Dua Anak Tewas di Galian C Tulung Saradan, Ini Sikap Tegas Pemkab Madiun

    Dua Anak Tewas di Galian C Tulung Saradan, Ini Sikap Tegas Pemkab Madiun

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun akhirnya angkat bicara terkait polemik tambang galian C di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, yang kembali memakan korban jiwa. Dua anak dilaporkan meninggal dunia akibat lokasi bekas tambang yang belum direklamasi dan dinilai membahayakan. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa […]

    Bagikan
  • Ini Tanggapan DPRD Magetan  Soal Aksi Massa Terkait Persoalan Pokir

    Ini Tanggapan DPRD Magetan  Soal Aksi Massa Terkait Persoalan Pokir

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — DPRD Kabupaten Magetan membeberkan sejumlah tuntutan utama yang disampaikan massa aksi saat audiensi, yang berfokus pada transparansi, akuntabilitas, serta komitmen lembaga legislatif dalam mendukung proses hukum dugaan korupsi Pokir. Wakil Ketua DPRD Magetan, Puthut Pujiono, menyebut massa menuntut agar seluruh proses pengelolaan Pokir dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dan tidak diskriminatif. […]

    Bagikan
expand_less