Berita Terkini
Trending Tags

Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Disperta Madiun Perketat Pengawasan Penyaluran

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • visibility 162
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Stok Pupuk Subsidi di Gudang PT Pupuk Indonesia Madiun, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah menetapkan penurunan harga eceran tertinggi (HET) pupuk subsidi hingga 20 persen mulai Oktober 2025. Menyikapi kebijakan tersebut, Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperta) Kabupaten Madiun memperkuat pengawasan distribusi sekaligus mempercepat penyerapan pupuk bersubsidi di tingkat petani.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Disperta Kabupaten Madiun, Zainul Arifin, menjelaskan pihaknya telah menginstruksikan 15 Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di wilayah kecamatan untuk menyosialisasikan perubahan harga tersebut kepada kelompok tani.

Image Not Found
Petani Madiun mulai melakukan Pemupukan di Masa Tanam, Foto : Tova Pradana – Sinergia

“Peran kami di Kabupaten Madiun adalah menyampaikan informasi dan memastikan kebijakan penurunan harga ini benar-benar diketahui petani. Sosialisasi dilakukan melalui petugas lapangan dan Korluh di setiap kecamatan,” ujar Arifin, Selasa (28/10/2025).

Penurunan HET pupuk subsidi itu tertuang dalam Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) No. 1117/Kpts/SR.310/M/10/2025, yang merevisi Kepmentan No. 800/Kpts/SR.310/M/09/2025 tentang Jenis, Harga Eceran Tertinggi, dan Alokasi Pupuk Bersubsidi Tahun Anggaran 2025.

Dalam Surat keputusan terbaru tersebut, harga pupuk Urea turun dari Rp2.250 menjadi Rp1.800 per kilogram, atau dari Rp112.500 menjadi Rp90.000 per sak berisi 50 kg. Sementara pupuk NPK turun dari Rp2.300 menjadi Rp1.840/kg (Rp92.000/sak). Adapun pupuk NPK khusus tanaman kakao mengalami penurunan dari Rp3.300 menjadi Rp2.640/kg (Rp132.000/sak).

Hingga 20 Oktober 2025, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di Kabupaten Madiun telah mencapai 73,77 persen dari total alokasi. Berdasarkan data Disperta, rincian penyerapan tersebut mencakup:

1. Urea sebesar 75,30% dari 27,8 juta kg,

2. NPK sebesar 83,87% dari 22,8 juta kg,

3. NPK Formula Khusus sebesar 31,18% dari 420 ribu kg, dan

4. Pupuk organik sebesar 69,99% dari 13,3 juta kg.

“Penyerapan pupuk bersubsidi tahun ini tergolong luar biasa. Pada Oktober saja sudah mencapai lebih dari 70 persen, dan kami optimistis di akhir tahun bisa mendekati 100 persen,” ujar Arifin.

Menurutnya, saat ini sebagian besar tanaman padi di Kabupaten Madiun tengah memasuki masa pemupukan, sehingga kebutuhan pupuk meningkat. Untuk tahun anggaran 2026, pemerintah daerah juga akan tetap menyesuaikan realokasi pupuk sesuai alokasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Selain memperkuat sosialisasi, Disperta juga berkoordinasi dengan PT Pupuk Indonesia Wilayah Madiun guna memastikan perubahan harga tidak memicu distorsi distribusi di tingkat kios maupun petani.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak PT Pupuk Indonesia agar penyesuaian harga berjalan mulus. Pengawasan dilakukan dari tingkat kabupaten hingga kecamatan,” jelas Arifin.

Dengan kebijakan penurunan HET ini, pemerintah berharap beban biaya produksi petani berkurang tanpa mengganggu kelancaran distribusi pupuk bersubsidi di lapangan.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • 9 SD di Kota Madiun Dapat Anggaran Rehabilitasi Kemendikdasmen, Pemkot Minta Proyek Dikebut

    9 SD di Kota Madiun Dapat Anggaran Rehabilitasi Kemendikdasmen, Pemkot Minta Proyek Dikebut

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sembilan sekolah dasar (SD) di Kota Madiun mendapat anggaran rehabilitasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tahun ini. Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun meminta pelaksana mempercepat pekerjaan agar seluruh proyek rampung sesuai tenggat waktu yang ditentukan. Dari sembilan sekolah tersebut, dua di antaranya telah memulai pekerjaan rehabilitasi, yakni SDN Manguharjo dan […]

    Bagikan
  • Kapolres Madiun Izinkan Balita Temui Ibunya di Sel Tahanan pada Moment Hari Ibu

    Kapolres Madiun Izinkan Balita Temui Ibunya di Sel Tahanan pada Moment Hari Ibu

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Momen Hari Ibu yang diperingati setiap 22 Desember menghadirkan kisah haru dari ruang tahanan Polres Madiun, Jawa Timur. Seorang balita berusia 3,5 tahun diizinkan bertemu langsung dengan ibunya yang tengah menjalani masa tahanan, berkat kebijakan humanis Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (22/12/2025), saat Kapolres Madiun […]

    Bagikan
  • Bus Indorent Tabrak Truk Boks di Tol Ngawi, 34 Orang Luka, Satu Pramugari Tewas

    Bus Indorent Tabrak Truk Boks di Tol Ngawi, 34 Orang Luka, Satu Pramugari Tewas

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 1.353
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan tragis melibatkan Bus Indorent dan sebuah truk boks terjadi di ruas Jalan Tol Solo–Ngawi KM 566 A, tepatnya di Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Insiden ini mengakibatkan satu pramugari bus meninggal dunia dan puluhan penumpang lainnya luka-luka. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana […]

    Bagikan
  • Ratusan Sekolah di Magetan Rusak, Dikpora Prioritaskan Perbaikan Kerusakan Sedang dan Berat

    Ratusan Sekolah di Magetan Rusak, Dikpora Prioritaskan Perbaikan Kerusakan Sedang dan Berat

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa robohnya bangunan gudang di SDN 2 Bendo, Kecamatan Bendo, pada Minggu (12/4/2026) menjadi pengingat serius akan kondisi infrastruktur pendidikan di Kabupaten Magetan yang masih memprihatinkan. Gudang sekolah yang sudah tua itu ambruk usai diguyur hujan deras, meski tidak menimbulkan korban jiwa. Menanggapi kejadian tersebut, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) […]

    Bagikan
  • Seorang Peserta BPJS PBID Merasa Keberatan Dirujuk ke RS Swasta

    Seorang Peserta BPJS PBID Merasa Keberatan Dirujuk ke RS Swasta

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Kab Madiun – Seorang warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur mengaku kesal dengan layanan dari salah satu staff puskesmas Gantrung setempat. Kekecewaan itu bermula saat pasien bernama Sri Ningsih (48) ingin berobat mengunakan fasilitas BPJS di rumah sakit yang dekat dengan rumahnya. Akan tetapi dua orang staff puskesmas yang tidak diketahui namanya […]

    Bagikan
  • Dana RT di Magetan Belum Cair Jelang Lebaran, Pemkab Tunggu Aturan Teknis dari Provinsi

    Dana RT di Magetan Belum Cair Jelang Lebaran, Pemkab Tunggu Aturan Teknis dari Provinsi

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Rencana pencairan bantuan dana untuk rukun tetangga (RT) di Kabupaten Magetan menjelang Hari Raya Idulfitri dipastikan belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan masih menunggu rampungnya regulasi dari pemerintah provinsi sebagai dasar pelaksanaan program tersebut. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Prihasmoro, menyampaikan bahwa hingga kini proses administrasi masih berada […]

    Bagikan
expand_less