Berita Terkini
Trending Tags

40 KK di Madiun Terisolir dan 1 Bangunan Rumah Tertimpa Material Longsor

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 173
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Longsor rumpun bambu di Dusun Tegir Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun menutup akses jalan, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Sebanyak 40 kepala keluarga (KK) di Dusun Tegir, Desa Padas, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terisolir akibat longsor yang menutup akses jalan utama desa, Rabu (29/10/2025). Longsor dipicu hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak dua hari terakhir.

Material longsor berupa rumpun bambu dan tanah menimpa jalan serta mengenai bangunan rumah warga. Salah satu rumah milik Edi Sujoko mengalami kerusakan parah di bagian dapur dan kamar mandi akibat tertimpa longsoran dari tebing setinggi empat meter.

Image Not Found
Material longsor berupa rumpun bambu dan tanah mengenai bangunan rumah warga, Foto : Tova Pradana – Sinergia

“Siang itu hujan, lalu sekitar pukul 18.30 terjadi longsor. Awalnya terdengar suara gemuruh, dan sekitar pukul 20.00 saya baru tahu tembok dapur sudah roboh. Tidak ada korban jiwa,” ujar Edi Sujoko, pemilik rumah terdampak, saat ditemui di lokasi.

Ketua RT setempat, Suyono, mengatakan longsor juga membuat jalan penghubung antardusun tertutup total. Akibatnya, warga kesulitan menuju sekolah, pasar, dan tempat kerja. Sebagian warga terpaksa menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh dan licin.

“Sekitar jam 19.30 hujan deras sekali. Tebing di belakang rumah Pak Edi longsor, dan malam berikutnya jalan dusun juga tertutup longsor. Satu RT tidak bisa keluar sama sekali. Rabu pagi warga baru bisa mulai kerja bakti bersama relawan,” jelasnya.

Hingga Rabu siang, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Madiun, TNI, Polri, Tagana dan warga masih berjibaku membersihkan material longsor secara manual. Kondisi tanah yang labil membuat alat berat belum bisa diturunkan ke lokasi.

“Longsor menutup jalan menuju Dusun Tegir dan membuat satu RT sekitar 40 KK terisolir. Penanganan dilakukan manual karena medan curam dan berisiko. Satu rumah terdampak longsor di bagian belakang, tapi tidak ada korban jiwa,” ujar Dodik Andika, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Madiun.

BPBD mengimbau warga di wilayah lereng Gunung Wilis untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan. Intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir membuat kondisi tanah gembur dan rawan bergerak.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Sukorejo Lakukan Pemeriksaan Kendaraan Dinas

    Polsek Sukorejo Lakukan Pemeriksaan Kendaraan Dinas

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polsek Sukorejo menggelar pemeriksaan kendaraan dinas roda empat (Randis R4) yang dilaksanakan di halaman Mapolsek Sukorejo pada Selasa (15/04/202), pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh kendaraan dinas dalam kondisi prima dan siap digunakan dalam menunjang operasional kepolisian. Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kapolsek Sukorejo, IPTU Agus Tri Cahya didampingi […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Tunjuk Kepala BPPKAD Sebagai Plh Sekda Ponorogo

    Pemprov Jatim Tunjuk Kepala BPPKAD Sebagai Plh Sekda Ponorogo

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pasca penetapan Sekretaris Daerah Ponorogo, Agus Pramono, sebagai tersangka dalam kasus dugaan jual beli jabatan di lingkungan RSUD dr. Harjono, kursi Sekda mengalami kekosongan. Kondisi ini membuat sejumlah agenda strategis, terutama yang berkaitan dengan pembahasan anggaran daerah, ikut tersendat. Sebab, posisi Sekda memiliki peran krusial sebagai pimpinan Tim Anggaran Pemerintah Daerah […]

    Bagikan
  • DPRD Ngawi Bahas LKPJ 2025, Realisasi APBD Nyaris Tercapai 100 Persen, PAD Melonjak Signifikan

    DPRD Ngawi Bahas LKPJ 2025, Realisasi APBD Nyaris Tercapai 100 Persen, PAD Melonjak Signifikan

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ngawi digelar dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Ngawi Tahun Anggaran 2025, Selasa (31/3/2026). Agenda ini menjadi momentum evaluasi kinerja pemerintah daerah, terutama dalam pengelolaan keuangan selama satu tahun terakhir. Dalam laporan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ngawi mencatat realisasi anggaran pendapatan daerah […]

    Bagikan
  • Permudah Akses Antar Desa, TNI AD Bangun 4 Jembatan Di Ponorogo

    Permudah Akses Antar Desa, TNI AD Bangun 4 Jembatan Di Ponorogo

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Upaya meningkatkan aksesibilitas masyarakat pedesaan terus dilakukan. TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0802 Ponorogo mulai membangun empat jembatan di sejumlah wilayah, guna mempermudah mobilitas warga antar desa, Senin (30/3/2026). Salah satu lokasi pembangunan berada di Desa Belang, Kecamatan Bungkal. Selama ini, warga setempat harus menyeberangi sungai untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi […]

    Bagikan
  • Peserta KB MOW Curhat Kepada Bupati Madiun, Capek Punya Anak 4

    Peserta KB MOW Curhat Kepada Bupati Madiun, Capek Punya Anak 4

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Seorang ibu rumah tangga bernama Dewi Triawati warga Desa Kare Kec Kare Kab Madiun mencurahkan uneg uneg kepada Bupati Madiun, Hari Wuryanto. Wanita berumur 42 tahun ini mengaku capek sudah memiliki 4 anak dan berniat mengikuti KB. “Saya sudah punya anak 4 Bapak. Sudah Capek,” ujar Dewi Triawati tersenyum malu. […]

    Bagikan
  • Harga Jual Anjlok, Petani Bawang Merah di Magetan Makin Merana Akibat Serangan Hama

    Harga Jual Anjlok, Petani Bawang Merah di Magetan Makin Merana Akibat Serangan Hama

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Petani bawang merah di Kabupaten Magetan menghadapi tantangan berat pada musim tanam kali ini. Selain ancaman hama, anjloknya harga jual di pasaran turut menambah beban petani. Suratin (50), Petani Bawang Merah asal Desa Panekan, mengungkapkan bahwa serangan ulat menjadi kendala paling serius saat ini. Menurutnya, hama tersebut sangat sulit dikendalikan, terutama […]

    Bagikan
expand_less